Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Telkomcel Luncurkan Aplikasi Transportasi Online MyTimor

0 2.558

Sebagaimana Indonesia, terkait pandemi COVID-19 pemerintah Timor-leste mengeluarkan putusan “State Emergency”. Semua kegiatan belajar dan bekerja dilakukan dari rumah sehingga pergerakan masyarakat menjadi sangat terbatas. Menanggapi situasi ini Telkomcel berinovasi mengeluarkan produk digital MyTimor.

Telkomcel sendiri adalah anak perusahaan Telkom Group Indonesia yang beroperasi di kawasan Timor Leste. Nah, MyTimor sendiri adalah aplikasi motor dan taksi online, yang mirip Grab atau GoJek di Indonesia, untuk mengantar orang serta mengirimkan barang/paket pertama di negara Timor-Leste.

Menurut Yogi Rizkian Bahar, CEO Telkomcel, aplikasi ini adalah produk inovatif karya anak Indonesia dari tim Telkomcel agar masyarakat Timor-Leste  tetap  bisa  melakukan aktivitas secara produktif dengan aman dan mudah di  masa  pandemi  COVID-19.

MyTimor, Aplikasi Transportasi Online Pertama di Timor Leste

Aplikasi MyTimorTelkomcel melihat bahwa Timor-leste merupakan Negara yang sudah semakin berkembang dan memiliki generasi milenial aktif dalam memanfaatkan teknologi digital. Nama aplikasi MyTimor diambil dari kata “Hau Nia Timor” dalam bahasa tetum, bahasa lokal Timor-Leste yang berarti ‘milik’.

MyTimor bisa menjadi sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk masyarakat Timor-Leste dalam masa State Emergency untuk tetap produktif melakukan kegiatan dengan aman dan praktis. Seperti melakukan perjalanan, dan pengiriman barang/paket dalam kota Dili.

MyTimor merupakan aplikasi transportasi online yang pertama ada di Timor-Leste, dengan antarmuka dan pengalaman pengguna yang cukup baik. Dalam menjalankan aplikasi ini, Telkomcel bekerjasama dengan Corrotrans, perusahaan lokal Timor Leste yang memiliki bidang usaha taksi.

Baca juga: BigBox, Jurus Telkom Tawarkan Layanan Big Data 

Fitur MyTimor Ada Kemiripan dengan Grab atau Gojek

Sepintas aplikasi ini memiliki aspek yang sama dengan Grab atau Gojek, mulai dari proses pendaftaran driver hingga beberapa layanannya. Aplikasi MyTimor menjamin kestabilan jaringan yang lebih baik dalam melakukan proses pemesanan dan pelacakan lokasi hingga keamanan karena lokasi server-nya berada di Timor-Leste. Selain itu kelebihan dari MyTimor dapat digunakan oleh semua nomor operator telekomunikasi yang beroperasi di Timor Leste.

MyTimor diresmikan pada tanggal 4 desember 2020 yang dihadiri oleh Duta Besar Indonesia di Timor-Leste HE. Sahat Sitorus. Juga dihadiri oleh Menteri Telekomunikasi dan Transportasi Timor-Leste HE. Jose Agustino dan beberapa pejabat kementerian yang terkait.

Yogi menambahkan, Telkomcel berharap dengan adanya aplikasi tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan ataupun berbelanja melalui aplikasi online, melakukan pengiriman barang/paket dengan lebih mudah, nyaman, aman.

“Di samping itu kehadiran aplikasi MyTimor yang akan mendampingi dan mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari ini selaras dengan tujuan dari keberadaan team Telkomcel yang mampu bekerja dengan meaning and purpose. Yang mempunyai tujuan akhir menjadikan Telkomcel menjadi Perusahaan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan inklusif dan berkelanjutan untuk Negara Timor Leste,” pungkas Yogi yang merupakan lulusan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).