Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

MacBook Pro 13 Diperbarui dengan Prosesor Apple M1

1 1.617

Tengah malam tadi (11/11), Apple baru saja mengadakan sebuah acara daring ketiganya di tahun 2020. Ini adalah pertama kalinya dalam satu tahun, setelah sebelum-sebelumnya hanya dua acara. Adanya pandemi membuat Apple tak perlu repot-repot menghadirkan banyak peserta, sehingga lebih ringkas dan fokus membahas produknya.

Kali ini, mereka perbarui lini perangkat Mac dengan sebuah cip baru bernama Apple M1. Ya, dengan ini, Apple mulai perlahan meninggalkan Intel dan hadirkan MacBook Pro 13, MacBook Air serta Mac mini dengan chipset bikinan sendiri. Keuntungannya? Dengan kombinasi hardware dan software yang dibuat sendiri dalam satu atap, tentu membawa peningkatan performa sampai daya tahan baterai.

Dari seluruh varian MacBook Pro yang ada, Apple putuskan untuk perbarui MacBook Pro 13 terlebih dahulu. Apple M1 sendiri miliki CPU octa-core plus GPU octa-core, dan Apple sudah sertakan beberapa data peningkatan yang dibawa jika digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi populer.
Baca juga: Layanan Apple One Hadir di Indonesia, Berikut Benefit & Harganya

Tawarkan Performa Kencang dan Baterai 2x Lipat Lebih Lama

MacBook Pro 13 M1

Untuk membangun kode di aplikasi Xcode, M1 hasilkan performa 2,8 kali lebih singkat jika dibandingkan varian Intel. Sementara untuk render judul 3D kompleks di Final Cut Pro bisa 5,9 kali lebih cepat, termasuk memutar video 8K ProPres di DaVinci Resolve tanpa ada frame drop sama sekali.

Namun memang, Apple tak menyebutkan apakah yang mereka gunakan sebagai komparasi, adalah MacBook Pro 13 varian Intel dengan quad-core atau dual-core, yang punya kemampuan GPU sangat berbeda. Dan memang, MacBook Pro 13 terbaru ini bakal berbagai chipset yang sama dengan MacBook Air. Namun performanya tetap jauh berbeda, karena adanya sistem pendingin kipas pada laptop terbaru Apple tersebut.

Yang cukup menarik, meski sensor kameranya sama, kualitas foto maupun video untuk konferensi virtual diklaim lebih tinggi berkat ISP yang ditingkatkan. Selain Touch ID untuk buka kunci layar, juga dilengkapi “studio quality mics” untuk kualitas perekaman sangat tinggi. Layar 13,3 inci Retina display-nya sudah punya standar P3 wide color gamut, untuk akurasi terbaik.

Apple bakal berikan opsi memori RAM hingga 16GB, dengan penyimpanan SSD hingga 2TB. Sementara bagi mereka yang hobi untuk bekerja secara mobile, sektor baterai juga bisa dijadikan highlight peningkatan paling tinggi. Meningkat dua kali dari varian Intel, MacBook Pro 13 dengan M1 janjikan waktu browsing hingga 17 jam, bahkan 20 jam untuk streaming video di Apple TV.

Harga MacBook Pro 13 dengan Chipset M1

MacBook Pro 13

Pemesanan MacBook Pro 13 sudah dimulai di stus resminya. Harga paling murah mencapai USD1,299 atau Rp18 jutaan untuk varian 8/256, dan USD1,499 (Rp21 jutaan) untuk 8/512. Ya, varian M1 ini hadir untuk mengganti dua varian termurah yang gunakan prosesor Intel. Dan perlu diingat, kelengkapan port USB-C (Thunderbolt 3)-nya hanya dua saja, bukan empat seperti varian lainnya.

Dan untuk Gizmo friends yang baru saja membeli perangkat Mac dengan cip Intel, tak perlu khawatir. Karena Apple akan terus mendukung perangkatnya hingga beberapa tahun ke depan. Semua aplikasi yang dirancang oleh pengembang lewat Universal App binary akan bisa dijalankan di kedua platform (Apple Silicon dan Intel).