Surface Pro 8 Tinggalkan USB-A Demi Thunderbolt 4, Punya Layar 120Hz

Jakarta, Gizmologi – Sadarkah Gizmo friends kalau umur dari lini perangkat portabel terbaik dari Microsoft yaitu Surface sudah eksis selama 9 tahun? Ya, waktu yang cukup lama bagi mereka untuk rilis pembaruan tiap tahunnya. Mencapai penghujung 2021, diperkenalkan Surface Pro 8 bersama total 7 perangkat lainnya.

Peluncuran kali ini bisa dibilang cukup all out alias totalitas. Pasalnya, hampir semua seri perangkat rilisan perusahaan multinasional yang berpusat di Redmond ini diperbarui. Tentunya bersamaan dengan penggunaan sistem operasi Windows 11 di beberapa serinya, yang bakal diresmikan sekitar akhir tahun ini. Surface Pro 8 pun tentu jadi salah satunya, sudah jalankan OS terbaru sejak awal.

Jadi perangkat 2-in-1 paling powerful dari Microsoft, ada banyak sekali peningkatan yang diberikan pada sisi hardware. Tak seperti tahun lalu, kali ini desainnya dibuat sedikit berbeda, lebih modern sesuai tablet powerful kekinian. Hadir dengan opsi warna baru, plus sudah masuk standar platform Intel Evo.

Baca juga: Surface Duo 2 Mendukung 5G, Kini dengan Tiga Kamera Utama

Layar Surface Pro 8 Lebih Nyaman Untuk Penggunaan Stylus

Microsoft Surface Pro 8

Seperti yang terlihat pada foto di atas, Surface Pro 8 kini hadir dengan opsi warna hitam. Keempat bezelnya dibuat lebih tipis, begitu pula dengan keyboard cover yang dirancang lebih ringan. Sembari tetap membawa tombol-tombol penting termasuk touchpad dengan dukungan gestur lebih dari satu jari.

Dimensi layarnya meningkat 11% menjadi 13 inci, 12,5% lebih cerah, serta 11% lebih banyak jumlah pikselnya. Disebut “PixelSense Flow Display”, tak hanya mendukung stylus, layar Surface Pro 8 juga punya refresh rate 120Hz, mendukung konten Dolby Vision, serta teknologi Adaptive Color untuk menyesuaikan suhu layar sesuai pencahayaan sekitar—mirip True Tone pada iPad Pro.

Microsoft Surface Pro 8

Refresh rate tinggi bakal membuat tablet Windows canggih satu ini lebih nyaman untuk penggunaan stylus, di mana Microsoft juga luncurkan Surface Slim Pen 2. Punya dimensi lebih tipis, stylus ini bisa tersimpan ke area khusus pada cover, sehingga tak perlu dibawa secara terpisah.

Meski lebih tipis, Microsoft bisa menyematkan teknologi menarik berupa haptic motor, berfungsi untuk mereplikasi rasa ketika menulis di atas kertas. Oh ya, tak ada lagi port USB-A pada bagian samping Surface Pro 8. Melainkan kini disematkan dua port yang jauh lebih modern dan universal saat ini.

Performa Surface Pro 8 Signifikan Lebih Kencang

Microsoft Surface Pro 8

Kedua port tersebut adalah USB-C yang mendukung standar Thunderbolt 4, di mana pengguna bisa sambungkan Surface Pro 8 mereka dengan GPU eksternal atau monitor eksternal beresolusi tinggi. Sementara pengisian dayanya masih bisa melalui Surface Connect yang pakai mekanisme magnetik.

Konsumen bakal diberikan opsi untuk memilih chipset Intel Core i5 atau i7, masing-masing punya arsitektur quad-core generasi ke-11. Varian paling rendah bakal punya RAM 8GB dengan penyimpanan 128GB, diklaim 40% lebih kencang dan 74% meningkat dalam hal kemampuan olah grafis.

Tentunya, dengan prosesor yang lebih efisien, masa pakainya juga jadi jauh lebih lama. Klaim dari Microsoft sendiri cukup tinggi, hingga 16 jam pemakaian. Namun bila sudah mengantongi sertifikasi Intel Evo, setidaknya bisa dipakai sampai 10 jam lebih. Pemesanan Surface Pro 8 dibuka mulai awal Oktober, dengan harga mulai USD1,099 (Rp15,6 jutaan).

Tinggalkan komen