Mirrorless Nikon Z fc Bawa Desain Retro dengan Fitur Modern

Meski kamera smartphone kian canggih, kebutuhan akan kamera consumer seperti DSLR atau mirrorless nyatanya masih cukup tinggi. Karena smartphone memiliki batasan fisik terutama ukuran sensor kamera, yang pasti pengaruhi hasil tangkapan. Nikon baru saja rilis Nikon Z fc, sebuah mirrorless bergaya retro.

Ya, tampak luar dari kamera mirrorless Nikon ini terlihat familiar, karena memang terinspirasi dari bodi kamera film Nikon FM dan FE. Mungkin Nikon ingin memainkan kartu nostalgia pada produk terbarunya ini. Namun jangan khawatir, satu-satunya yang lawas pada Nikon Z fc hanyalah desainnya saja. Ada banyak fitur modern di dalamnya.

Di Indonesia sendiri, Nikon secara resmi telah pamit sejak Oktober 2020 lalu. Keputusan tersebut diambil setelah adanya pandemi COVID-19 yang melanda bisnisnya. Saat ini, kegiatan penjualan dan purnajual dialihkan ke PT. Alta Nikindo, sehingga pengguna kamera Nikon di Tanah Air tak dilepas begitu saja.

Baca juga: Resmi Pamit, Inilah Alasan Nikon Indonesia Menutup Bisnisnya

Desain Premium Nikon Z fc dengan Dial Khusus

Nikon Z fc

Kembali ke kamera bergaya retro yang baru saja diperkenalkan oleh perusahaan multinasional asal Jepang ini. Meski terlihat premium, sejatinya bodi dari Nikon Z fc terbuat dari material plastik. Dengan sentuhan material kulit pada bagian depan, bagian atas kamera dekat viewfinder, serta tombol-tombol berbahan aluminium. Bagian atas bodi terlihat cukup ramai.

Karena Nikon berikan tingkat kendali yang tinggi pada kamera ini. Pengguna bakal bisa menemukan dial khusus untuk mengatur ISO, kecepatan rana, hingga exposure compensation tanpa perlu masuk ke menu di layar. Bahkan disematkan layar kecil di atas untuk pertunjukkan diafragma.

Pada dial ISO dan kecepatan rana serta tombol shutter, diberikan sliding switch untuk atur mode foto/video, mode pengambilan dan tentunya on/off. Nikon Z fc juga dilengkapi tombol rekam khusus di sebelah shutter, tunjukkan bila kamera ini juga dirancang untuk kebutuhan video.

Pada bagian belakang, terdapat layar sentuh yang bisa dibuka ke samping dan diputar untuk berikan fleksibilitas sangat tinggi. Dimensi layarnya 3 inci dengan resolusi 1040k. Sementara electronic viewfinder di atas beresolusi 2360k dot dengan bahan OLED.

Gunakan Sensor Milik Nikon Z50

Nikon Z fc

Untuk kemampuan foto serta fitur-fitur yang dibawa, Nikon Z fc bisa dibilang hampir sama dengan Nikon Z50 yang sudah diluncurkan. Kamera ini gunakan sensor CMOS 20,9MP dengan prosesor Expeed 6. Plus mount Z lens untuk fleksibilitas lensa yang tinggi.

Sensor tersebut mampu mengambil foto hingga 11fps dalam mode autofokus, atau 9fps RAW 14-bit. Teknologi hybrid AF 209 titik juga berikan kemampuan eye autofocus baik untuk subyek manusia dan hewan, bisa bekerja pada mode foto dan video sekaligus.

Kemampuan perekaman videonya mendukung hingga resolusi 4K, baik video standar maupun timelapse. Untuk gerak lambat, bisa sampai 120p pada resolusi full HD. Nikon Z fc punya fleksibilitas untuk ambil foto di kondisi gelap, dengan ISO maksimum 51,200 yang bisa diekspansi sampai 204,800, hanya lewat dial khusus di atas bodi.

Nikon Z fc Mendukung Konektivitas Modern

Nikon Z fc

Baterai dari Nikon Z fc diklaim bisa digunakan untuk ambil 300 foto sekali pakai. Yang cukup menyenangkan, port USB-C yang diusungnya juga bisa menerima input daya, supaya kamera bisa digunakan terus menerus. Termasuk saat dijadikan webcam lewat program Nikon Webcam Utility.

Fitur modern lainnya adalah dukungan lewat aplikasi Nikon SnapBridge, di mana foto dan video yang baru saja diambil bisa otomatis terpindah ke smartphone atau tablet. Bahkan pembaruan perangkat lunak kamera bisa dilakukan dari smartphone, tak perlu sambungan ke komputer.

Nikon Z fc akan mulai tersedia pada akhir Juli 2021 mendatang. Harga yang direkomendasikan adalah USD960 untuk body-only. Juga tersedia dalam kit bersama dengan lensa baru F2.8 (SE) di harga USD1200.

Nantinya, Nikon Z fc juga bakal dijual dalam enam warna alternatif yang menarik, namun secara terbatas dan eksklusif dari situs resmi Nikon, dengan harga yang sama seperti harga kit. Apakah distributor Nikon di Indonesia akan memasukkan mirrorless bergaya klasik ini? Kita nantikan bersama ya.

Tinggalkan komen