Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Hands-on OPPO A9 2020: Smartphone Idaman dengan Baterai Besar & 4 Kamera

OPPO mendefinisikan ulang seri A dengan kemampuan lebih mumpuni. Punya empat kamera dan baterai besar 5000 mAh di segmen harga Rp3 jutaan, ponsel ini menjadi paling layak dipilih.

Ingin membuat seri A naik kelas. Itu yang dilakukan OPPO dengan merilis produk terbarunya yang dirilis bulan ini. Smartphone tersebut adalah OPPO A9 2020 yang merupakan tipe tertinggi sekaligus paling canggih dari A series.

Seri A sendiri adalah kontributor terbesar penjualan smartphone OPPO di Indonesia. Bahkan, salah satu variannya yaitu OPPO A5s meraih rekor sebagai yang terlaris di tingkat Asia Tenggara

Apa smartphone paling laris di Asia Tenggara? Ternyata bukan dari smartphone flagship, melainkan dari ponsel midrange. Produk itu adalah OPPO A5s yang terjual sebanyak 2,6 juta unit yang beredar dipasaran. Jauh mengungguli kompetitornya seperti Galaxy A10 yang terjual 2,2 juta unit dan Redmi Note 7 yang laku 2,1 juta unit.
Baca juga: Inilah Daftar 5 Smartphone Terlaris di Asia Tenggara

Nah, OPPO A9 2020 berupaya mendefinisikan ulang tentang ponsel seri A yang kini sudah berusia 10 tahun. Masa hidup sampai satu dekade tentu tidaklah sebentar. Maka Oppo seolah hendak membawa seri A naik ke segmentasi lebih tinggi. Di antaranya dengan menjejalkan fitur lebih baik dan pantas bersaing dengan ponsel di segmentasinya.

Nah, seperti apa penampakan OPPO A9 2020? Gizmologi sempat mencoba secara singkat perangkat ini sebelum diluncurkan secara resmi tanggal 17 September nanti. Berikut ini kesan pertama ketika melakukan hands-on OPPO A9 2020.

Desain

OPPO A9 2020 Untuk beberapa saat lamanya, saya hampir tidak menyadari bahwa produk yang saya pegang ini adalah seri A. Ya, OPPO A9 2020 tampil begitu berkelas seperti saudaranya di segmen yang lebih tinggi seperti Reno series. Lebih tepatnya, ponsel ini memiliki desain bagian belakang yang mirip dengan OPPO Find X.

Gradasi warna di body bagian belakangnya kalem dengan pilihan warna Marine green dan space purple. Di bagian casing belakang, jelas terasa signature dari Oppo seri A. Letak kamera berurutan pada bagian tengah. Disusul dengan logo Oppo di bagian bawahnya. Di antaranya, kamu bisa menemukan pemindai sidik jari yang agak pipih. Pemindai tersebut terlihat jelas karena dibalut dengan bezel tipis.

Sementara untuk sisi-sisi ponsel bisa ditemukan fungsi tombol navigasi standar. Seperti tombol power, dan volume. Pada sisi bawahnya kamu bisa mendapati speaker, maupun port USB dan audio. Untuk jenis USB, OPPO A9 2020 sudah mengalami peningkatan berkat penggunaan jenis Type-C. Lebih cepat untuk mengisi daya baterai 5000 mAh di ponsel ini.

Display

Related Posts
1 daripada 218

OPPO A9 2020 Ponsel ini dibekali dengan layar sebesar 6,5 inci. Ukurang yang cukup besar untuk ponsel di kelasnya yang bakal memuaskan dipakai menonton video. Layarnya memakan rasio 82,5% ke bodi ponselnya sendiri. Menyisakan sedikit ruang untuk bezel di empat sisi ponsel. Sehingga walau ukuran layar besar, tetapi bodinya tetap nyaman di genggaman.

Layarnya masih menganut konsep waterdrop dengan panel IPS LCD capacitive touchscreen resolusi HD.  Yang menarik, Oppo juga melengkapi dengan setidaknya tiga fitur perlindungan layar. Pertama, sunlight screen yang memberi kenyamanan saat penggunaan luar ruang, terutama untuk mencegah pantulan sinar matahari. Kedua, blue shield yang memberi kenyamanan saat ponsel dipakai untuk membaca dengan mereduksi sorotan sinar biru terutama saat dipakai di malam hari. Terakhir, panel Corning Gorilla Glass yang melindungi layar dari goresan.

Kamera

Nah, fitur yang paling diandalkan di OPPO A9 2020 adalah di sektor kamera. Tak tanggung-tanggung, OPPO menyuguhkan empat kamera belakang sekaligus di ponsel kelas midrange seri A. Sungguh godaan dunia.

Quad-camera atau empat kamera belakang tentu memperluas variasi fotografi. Kita bisa memotret apapun dengan pilihan atau angle yang lebih bervariasi. Jauh, dekat, diberi efek, dibuat indah, dan lain sebagainya. Itu didapat dari empat kamera belakang ponsel. Menariknya kita bisa terkecoh saat melihat deretan kamera yang ternyata hanya tiga. Itu karena satu lensa kamera lain terpasang tak simetris, tepat di bawah lampu flash.

Kamera utamanya berkemampuan 48 MP (untuk hasil foto wide). Kemudian disusul dengan kamera lain, yakni 8Mp (ultrawide), 2 MP (mono-lens), 2MP (in-depth sensor alias bokeh). Tentu saja semua, memilih kelebihan dan kekurangannya. Hanya saja ada ciri kamera dengan AI (Artificial Intellegence) ala Oppo, yakni hasil foto sudah dipoles dan lebih terlihat cantik.

Kemudian ada lensa 8MP untuk menghasilkan foto ultrawide 13mm dengan aperture f/2.3. Hasil fotonya memang cenderung kurang tajam dan detail. Meski cakupan area yang didapat lebih luas dengan pendekatan visual memanjang jauh ke depan. Bila kamu kreatif, lensa semacam ini bisa menghasilkan efek dramatis dalam hasil fotonya.

Sementara dua lensa lainnya, sama-sama berkemampuan 2MP. Hanya saja yang satu merupakan mono lens, ditempatkan untuk fungsi makro. Hasil foto dalam jarak dekat dengan fokus yang tajam jadi andalan. Satu lagi adalah fungsi foto bokeh, memberi kesan buram pada latar. Kamera belakang semarak seperti ini, bisa membuat kita sibuk mengeksplorasi ragam hasil foto.

Bila kamera belakang ponsel sedemikian ramainya. Itu tak berlaku dengan kamera depan yang masih setia dengan satu buah lensa untuk selfie berkemampuan 16 MP. Dan seperti yang sudah-sudah, kemampuan tersebut didukung pula dengan AI untuk memoles wajahmu bak model.

Sedangkan fungsi video pada kameranya juga sudah mendukung daya rekam 4K pada 30 fps. Masih dilengkapi dengan pengaturan gyro-EIS, sehingga hasil gambarnya bisa tetap stabil meski merekam dalam keadaan bergerak. Hasilnya sebuah video yang bisa dinikmati dengan baik, Video 4K dan EIS di seri A adalah sebuah pencapain baru. Karena ini biasanya hanya ditemukan di ponsel dengan spesifikasi tinggi.

Soal fitur pendukung pada kamera jelas tak perlu diragukan lagi. Oppo termasuk produsen yang tepat guna dalam menyajikan mode pada kameranya. Sederhan dalam pengaturan, namun tetap bisa menghasilkan foto setara fotografer handal.

Kesimpulan

Kita diajak untuk menikmati limpahan teknologi pada ponsel kelas menengah. OPPO mengadopsi sejumlah teknologi inovatif di ponsel flagship-nya ke seri yang lebih terjangkau seperti di seri A9 2020 ini. Sehingga lebih banyak lagi yang bisa menikmati inovasi tersebut. Tentu ini sangat menguntungkan konsumen.

Oppo A9 (2020) jelas memiliki potensi untuk muncul sebagai salah satu yang terbaik di kelas menengah. Lupakan desain yang monoton. Fitur kamera dan performa menjanjikan merupakan andalan utama dari ponsel ini. Pengguna diajak untuk mengeksplorasi teknik foto yang lebih kaya dan bervariasi. Bahkan kemampuan rekam hingga 4K, tentu menjadi keseruan tersendiri buat kamu yang hendak membuat video blog.

Maka, dengan kemampuan empat kamera dan baterai berkapasitas besar 5000 mAh di segmen harga Rp3 jutaan, ponsel ini menjadi salah satu yang paling layak dipilih.