Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Honor 30 Pro+, Flagship dengan Spesifikasi Mirip Huawei P40 Pro

1 26.054

Baru saja pada akhir bulan Maret lalu, Honor merilis smartphone kelas menengah yang mendukung 5G, Honor 30S. Kali ini sub-brand milik Huawei tersebut memperkenalkan sang flagship, Honor 30 Pro+ yang secara spesifikasi bahkan bisa bersaing dengan Huawei P40 series.

Kedua produk ini memang lahir dari rahim yang sama, yakni Huawei. Bedanya, Honor dipisah menjadi sub-brand yang bergerak secara mandiri untuk mengembangkan produknya. Namun teknologi intinya masih tetap mengadopsi Huawei. Baca: Resmi, Inilah Harga Huawei P40 Pro di Indonesia!

Hal serupa terjadi pada realme yang merupakan sub-brand dari OPPO. Tentu saja, strategi ini untuk memperluas pasar yang mungkin tidak diambil oleh induknya. Meski dalam beberapa hal kadang justru bersaing. Tapi tak masalah, toh akhirnya uang dari pintu mana saja, tetap masuk dalam kas perusahaan.

Kembali lagi ke Honor yang sebenarnya nasib di Indonesia masih terkatung-katung, namun di negara asalnya masih cukup punya taji. Honor 30 Pro+ adalah ponsel flagship yang akan menjadi andalan perusahaan untuk bersaing di pasar. Mungkin karena saking bangganya terhadap Honor 30 Pro+, sampai-sampai logonya ditampilkan secara besar pada back cover bodi smartphone ini, menggunakan finishing frosted glass.

Spesifikasi Honor 30 Pro+

Honor 30 Pro series

Selain logo besar pada bodi belakang, Honor 30 Pro+ didesain sangat cantik seperti flagship dari Huawei sendiri. Pertama kalinya Honor mengusung desain layar lengkung 70 derajat di kedua sisi kiri dan kanan smartphone ini. Layarnya berdimensi 6,57 inci, sudah menggunakan panel AMOLED dengan refresh rate 90Hz serta touch sampling rate 180Hz. Sensor sidik jari sudah dibenamkan di balik layar, serta kamera depannya mengadopsi desain dual punch-hole.

Kamera depannya tak selebar milik P40 Pro series, mengingat Honor hanya menyematkan dua sensor, yaitu 32MP sensor utama dan 8MP ultra wide-angle. Di sisi belakang, bingkai kamera yang terlihat familiar membawa tiga sensor kamera berspesifikasi tinggi.

Perbedaan mencolok Huawei P40 Pro dengan Honor 30 Pro+ adalah pada sektor kamera. Huawei memakai teknologi kamera Leica, sedangkan Honor tidak. Meski demikian, bukan berarti jelek. Karena buktinya, Honor 30 Pro+ dalam pengujian DXO Mark meraih posisi runner up, persis di bawah Huawei P40 Pro hanya selisih tiga poin saja.

Selain besar dalam resolusi, kamera 50MP Sony IMX700 yang dimiliki Honor 30 Pro+ berdimensi 1/1,28 inci. Di sebelahnya, terdapat kamera ultra wide-angle 16MP yang juga berfungsi sebagai kamera makro. Lalu ada kamera periskop 8MP dengan kemampuan 5x optical zoom dan 50x hybrid zoom.

Honor membenamkan fitur baru bernama AI RAW, dimana ketika Honor 30 Pro+ digunakan untuk mengambil foto long exposure, kameranya juga akan otomatis menangkap beberapa gambar berformat RAW dan menggabungkannya menjadi satu, untuk kebutuhan editing yang lebih fleksibel. Smartphone ini juga tentunya sanggup rekam video hingga 4K 60fps.

Chipset yang digunakan tentu yang terbaik dari Huawei, apalagi kalau bukan Kirin 990 5G, dipasangkan dengan memori penyimpanan 256GB serta pilihan RAM 8/12GB. Baterai berkapasitas 4.000 mAh yang dimilikinya mendukung 40W charger dan 27W wireless charger.

Satu catatan yang perlu diperhatikan bila tertarik dengan perangkat ini, Honor 30 Pro+ tidak dilengkapi dengan Google Mobile Services (GMS) yang di dalamnya terdapat Play Store dan lainnya. Sebagai gantinya, sebagaimana keluarga Huawei, ponsel ini dibekali dengan Huawei Mobile Services (HMS).

Harga Honor 30 Pro+

Honor 30 Pro+

Selain 30 Pro+, produsen ponsel ini juga merilis Honor 30 Pro (tanpa Plus). Ponsel hadir dengan spesifikasi serupa, kecuali tanpa dukungan wireless charging, pilihan RAM 12GB, refresh rate tinggi serta sensor kamera utama yang sedikit turun yaitu 40MP Sony IMX600. Keduanya sama-sama punya speaker stereo serta teknologi liquid cooling untuk menjaga suhu saat digunakan secara intensif.

Meski spesifikasi yang ditawarkan cukup tinggi, harga smartphone Honor selalu lebih murah dari milik Huawei. Honor 30 Pro varian 8+128 & 8+256GB masing-masing dijual seharga CNY 3999 & CNY 4399 (atau sekitar Rp8,8 jutaan & Rp9,7 jutaan). Sementara Honor 30 Pro+ dengan memori 12+256GB dibanderol CNY 5499 (Rp12 jutaan). Smartphone ini dapat mulai dipesan per hari ini di China, dengan penjualan resmi menyusul pada tanggal 21 April mendatang.

Apakah Honor 30 Pro+ akan tersedia di pasar Indonesia? Saat ini belum ada informasi resmi dari pihak Honor Indonesia. Seperti yang sudah kami singgung di atas, nasib brand ini di Indonesia masing terkatung-katung. Sempat populer ketika tahun pertama kehadirannya tahun 2018, namun melempem di tahun selanjutnya.

Setahun (12 bulan) terakhir, mereka bahkan tidak merilis smartphone. Honor terakhir merilis produknya pada Februari 2019 lewat duo Honor 8A dan Honor 10 Lite. Setelah itu vakum dan muncul lagi pada Januari 2020, tetapi bukan merilis ponsel, melainkan smartwatch Honor MagicWatch 2. 


Beli perangkat Honor di:

Lazada Shopee JD.ID