Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Flagship Huawei Mate 40 & Mate 40 Pro Resmi Diluncurkan

1 3.737

Setelah membawa jajaran perangkat audio nirkabel premiumnya ke Tanah Air, pada hari yang sama, Huawei adakan acara perilisan produk flagship terbarunya. Serupa dengan Samsung, pabrikan elektronik yang berpusat di Shenzhen, China ini merilis dua smartphone terbaiknya setiap tahun—P series di semester pertama, kemudian Mate series di semester kedua.

Kali ini, Huawei Mate 40 series diresmikan dalam tiga varian. Secara keseluruhan Huawei Mate 40 Pro & Pro+ miliki spesifikasi yang serupa, dengan sedikit perbedaan pada material dan kamera. Sementara Huawei Mate 40 hadir paling ‘sederhana’, meski spesifikasinya juga tak kalah tinggi dengan chipset 5nm baru.

Mengusung bahasa desain yang serupa dengan seri sebelumnya, desain kamera sirkular “Space Ring Design” di belakangnya dibuat sedikit berbeda, di mana sensor kameranya berada dalam bingkai hitam sementara bagian dalamnya sewarna bodi. Baik Huawei Mate 40 & Mate 40 Pro bakal hadir dalam opsi warna hitam, putih, warna gradasi Mystic Silver dan opsi material vegan leather.

Baca juga: Huawei Bawa FreeLace Pro, FreeBuds Pro & Studio Resmi ke Indonesia

Keunggulan Huawei Mate 40 Pro Series

Huawei Mate 40 Pro

Huawei Mate 40 Pro+ bakal gunakan material yang sama seperti P40 Pro+, yaitu keramik dengan opsi warna hitam dan putih. Di bagian depan, Huawei Mate 40 Pro series punya desain layar lengkung hingga 88 derajat. Lengkungannya cukup ekstrim, membuatnya terlihat lebih premium.

Huawei sematkan algoritma khusus supaya tidak sengaja tersentuh permukaan tangan. Selain tombol volume virtual, Mate 40 Pro series masih dilengkapi tombol volume dan power secara fisik. Dimensi layarnya sedikit membesar, menjadi 6,76 inci dengan panel OLED beresolusi tinggi di 1344p. Memiliki refresh rate 90Hz dengan touch sampling rate 240Hz.

Fitur kunci yang dibawa, tentu saja ada pada kamera yang diusungnya. Ketiga seri Huawei Mate 40 menggunakan sensor utama 50MP berdimensi fisik 1/1,28 inci, meningkat secara jumlah megapiksel dibandingkan P40 Pro series sebelumnya. Spesifikasi lainnya masih sama, dengan bukaan f/1.9, OIS, laser autofocus dan Full Pixel Octa PD autofocus.

Sensor utamanya dapat merekam video hingga resolusi 4K 60fps, dan slow-motion mencapai 3,840fps di resolusi 720p. Yang juga diunggulkan dari smartphone flagship Huawei adalah sensor ultra-wide, Cine Camera. Di Mate 40 Pro series, dihadirkan sensor baru 20MP f/1.8 dengan desain ‘free-form’, diklaim dapat mengurangi distorsi yang umumnya ada pada sensor ultra-wide.

Huawei Mate 40 Pro+
Huawei Mate 40 Pro+ punya tambahan sensor periskop.

Untuk Mate 40 Pro, Huawei sematkan sensor periskop 12MP f/3.4 125mm dengan 5x optical zoom. Sementara di Mate 40 Pro+ sedikit berbeda; ada dua sensor periskop dengan kemampuan berbeda. Satu sensor 12MP 3x optical zoom, serta 8MP f/4.4 dengan 10x optical zoom, maksimum hasilkan 100x digital zoom. Seluruhnya dilengkapi dengan OIS, selain sensor 50MP utamanya sendiri.

Di sisi depan Huawei Mate 40 Pro series, terdapat setup dua kamera punch-hole, masing-masing 13MP dan sebuah depth sensor. Lewat flagship terbarunya ini, Huawei hadirkan Smart Gesture Control, di mana kita bisa melakukan navigasi pada beragam aplikasi hanya dengan gerakan tangan di depan kamera.

Baterai 4,400 mAh di keduanya bisa diisi secara cepat lewat kabel hingga 66W, serta secara nirkabel hingga 50W. Chipset Kirin 9000 yang diusungnya sudah gunakan fabrikasi 5nm layaknya A14 Bionic di iPhone 12, punya clock-speed CPU tinggi hingga 3,13GHz.

Huawei Mate 40 Lebih Sederhana dengan Kirin 9000E

Huawei Mate 40

Bila tidak memerlukan spesifikasi yang terlampau tinggi, Huawei juga menyiapkan varian yang paling sederhana, yaitu Huawei Mate 40. Bahasanya desainnya kurang lebih sama, dengan desain kamera belakang sama persis, serta layar lengkung di depan. Namun ada beberapa perbedaan kecil, termasuk dimensinya yang lebih kecil.

Di bagian depan, Mate 40 miliki layar 6,5 inci dengan resolusi FHD+. Lengkung layarnya tak se-ekstrim dua saudaranya di 68 derajat, sementara kamera depannya juga hanya satu, tanpa dukungan fitur gestur. Punya tiga sensor kamera belakang, konfigurasi dua sensornya juga berbeda.

Selain sensor utama 50MP f/1.9, Huawei Mate 40 miliki sensor ultra-wide 16MP f/2.2, plus satu sensor telefoto 8MP f/2.4 denga 3x optical zoom. Chipset Kirin 9000E juga sedikit berbeda, dengan jumlah GPU dan NPU lebih sedikit. Baterai 4,200 mAh yang diusungnya tak mendukung wireless charging, sementara arus tertinggi lewat kabel mencapai 40W.

Harga Huawei Mate 40, Mate 40 Pro & Pro+

Untuk ketersediaan, Huawei Mate 40 Pro hanya hadir dalam satu konfigurasi memori saja, yaitu 8+256GB. Harganya sendiri mencapai 1200 Euro, atau sekitar. Dan tentunya, Mate 40 Pro+ lebih mahal di 1400 Euro. Jika tak ingin merogoh kocek terlalu dalam, Huawei Mate 40 hadir dengan harga 899 Euro.

Sebenarnya, secara desain dan spesifikasi, tiga varian smartphone flagship baru dari Huawei ini sangat menjanjikan. Hanya saja, hingga kini Huawei tak menyematkan layanan Google di sistem operasi EMUI11-nya. Walaupun Huawei cukup cepat mengembangkan AppGallery, masih banyak aplikasi yang belum tersedia, atau aplikasi yang tak bisa dijalankan tanpa Google Services.