vivo S10 Series 5G Diluncurkan di China, Punya Dua Kamera Depan 44MP

China, Gizmologi – Setelah menghadirkan opsi smartphone kelas menengah 5G dengan kamera depan mutakhir, vendor yang masih satu induk dengan OPPO dan OnePlus, vivo baru saja luncurkan lini seri lainnya di China. Sama-sama unggulkan kemampuan swafoto, vivo S10 & S10 Pro hadir mengusung lima sensor kamera.

Ya, vivo memang memiliki lini seri S, namun di Indonesia, yang terakhir dihadirkan adalah vivo S1 Pro pada akhir 2019 lalu. Sejak itu, seri menengahnya hanya diisi dengan V series saja, dengan vivo V21 & V21 5G hadir sebagai opsi terbarunya, punya selisih harga cukup jauh.

Meski secara desain tergolong mirip, vivo S10 & S10 Pro membawa teknik pewarnaan bodi belakang yang unik. Disebut dengan “Photochromic”, warnanya dapat berubah secara ekstrim saat mendapat sumber cahaya terang, bisa berubah dari warna biru es menjadi gelap layaknya biru dongker.

Baca juga: vivo Y53s 4G Rilis dengan Helio G80, Siap Masuk Indonesia?

Ada empat opsi warna yang dihadirkan oleh vivo, dan semuanya masih memiliki dimensi sangat tipis—hanya 7,29mm dengan bobot 173 gram saja. Kalau tampak belakang mirip vivo X60 Pro, maka tampak depannya justru terlihat sedikit jadul berkat poninya yang lebar. Meski ada alasan tersendiri.

vivo S10 Pro 5G Hadir dengan Sensor 108MP

vivo S10 Pro 5G

Baik layar vivo S10 & S10 Pro sama-sama punya dimensi 6,44 inci dengan bezel tipis, panel Super AMOLED serta dukungan refresh rate 90Hz. Sensor sidik jari tentunya sudah hadir di balik kaca layar, sementara pada bagian atas disematkan dua lampu kilat untuk membantu pencerahan saat swafoto dalam kondisi gelap.

Lantas mengapa ukuran notch di depan dibuat lebar? Karena ada dua sensor di dalamnya. Sensor utama beresolusi 44MP, mendukung autofocus, mampu rekam hingga resolusi 4K dan juga bisa tangkap konten HDR. Selain mode potret, vivo hadirkan efek blur secara real-time saat merekam video.

vivo S10

Sementara sensor keduanya adalah ultra wide-angle 8MP, tentunya untuk menangkap bidang lebih luas, atau cocok untuk foto beramai-ramai. Lalu yang jadi pembeda antara keduanya adalah setup kamera belakang. vivo S10 membawa sensor utama 64MP, 8MP ultra-wide serta 2MP makro, bisa dibilang cukup standar.

Varian Pro dibuat lebih spesial, dengan sensor utama 108MP Samsung ISOCELL HM2 yang setara seperti realme 8 Pro. Sensor tersebut punya dimensi besar, dan mendukung teknologi pixel binning 9-in-1. Untuk tingkatkan kemampuan fotografi, diberikan opsi menangkap gambar dalam format RAW + HDR sekaligus.

Gunakan Chipset MediaTek, Harga Mulai Rp6 Jutaan

vivo S10 Pro

Spesifikasi lainnya dibuat sama persis. Mulai dari chipset MediaTek Dimensity 1100 yang bertenaga dan sudah mendukung 5G, opsi kapasitas RAM hingga 12GB serta penyimpanan internal sampai 256GB. Kapasitas baterainya tergolong kecil di 4,000 mAh, meski pengisiannya bakal sangat cepat dengan dukungan fast charging 44W.

Karena dirilis di China, baik vivo S10 & S10 Pro sudah menjalankan OriginOS berbasis Android 11. Di Indonesia sendiri, beberapa seri terbaru masih gunakan FunTouchOS. Meski sudah jauh lebih clean dari sebelumnya, OriginOS punya tampilan yang berbeda dan segar.

Mengingat spesifikasinya lebih mentereng dari vivo V21 Series, kedua smartphone selfie ini punya harga sedikit lebih mahal. Varian paling murah dari vivo S10 dengan memori 8/128GB dibanderol CNY2,799, atau sekitar Rp6,2 jutaan. Sementara vivo S10 Pro di CNY3,399 (Rp7,6 jutaan).

Tinggalkan komen