Beats Fit Pro Dirilis dengan Cip H1, Lebih Baik dari AirPods Pro?

Jakarta, Gizmologi – Setelah lama absen rilis versi baru dari earphone TWS sejuta umat, Apple akhirnya memperkenalkan AirPods 3 dalam acara peluncuran terakhir yang diadakan Oktober lalu. Tanpa pembaruan untuk AirPods Pro, kini hadir sebuah perangkat baru yakni Beats Fit Pro, digadang-gadang beri kualitas lebih baik.

Ya, sebelumnya Beats (yang kini sudah menjadi milik Apple) memang telah rilis earphone nirkabel terjangkau, yakni Beats Studio Buds. Namun penawaran kali ini berbeda; harga lebih mahal, fitur lebih lengkap, dan membawa beragam keunggulan dari AirPods Pro. Hadir dalam dimensi yang sangat kompak, jauh lebih kecil terutama bila dibandingkan dengan Powerbeats Pro.

Meski Beats sendiri memosisikan Beats Fit Pro untuk mengisi gap di antara kedua seri tersebut. Aksesori audio populer yang dikenal dengan opsi warna cerah serta logo yang ikonik ini menjadi pilihan masyarakat hingga selebritis berkat pandangan mereknya yang memang bernilai. Bisa dianggap sebagai aksesori penunjang gengsi.

Baca juga: Apple Perkenalkan AirPods 3, Bawa Desain Baru & Fitur Spatial Audio

Beats Fit Pro Mendukung Spatial Audio

Beats Fit Pro

Namun tak sepenuhnya begitu. Dengan banderol harga yang justru lebih murah dari AirPods Pro, Beats Fit Pro justru punya beberapa keunggulan. Bisa dilihat dari desainnya yang lebih minimalis, tanpa stem dan dilengkapi wingtip. Uniknya, wingtip tersebut tak bisa dilepas, meski bahan karetnya diklaim sudah sangat kuat. Berbeda dengan milik Galaxy Buds yang bisa lepas pasang.

Beats sendiri mengaku telah gunakan ribuan cetakan model telinga untuk buat wingtip yang pas bagi semua orang, sementara eartip-nya tetap bisa digonta-ganti. Tombol di masing-masing sisi luar Beats Fit Pro juga bisa digunakan untuk beragam pintasan, dapat disesuaikan lewat aplikasi di smartphone.

Beats Fit Pro

Karena dirancang untuk pengguna aktif, Beats Fit Pro sudah kantongi sertifikasi IPX4. Sementara untuk berikan kualitas audio terbaik, diberikan driver 9,5mm pada masing-masing earbud. Dukungan Spatial Audio dan dynamic head tracking juga tersedia untuk pengalaman mendengarkan musik atau nonton video dengan lebih imersif.

Active noise cancellation (ANC) pada Beats Fit Pro juga diklaim sama persis dengan AirPods Pro, termasuk mode transparan yang bisa dianggap sebagai standar emas TWS terbaik saat ini. Dan dengan cip H1 (yang absen di Studio Buds), perangkat ini bisa dipasangkan dengan mudah.

Baterai Beats Fit Pro Lebih Tahan Lama

Beats Fit Pro

Fitur wear detection (atau yang Apple sebut dengan skin detect sensor) bisa otomatis hentikan dan lanjutkan lagu ketika perangkat diambil. Fitur lainnya yang juga diturunkan adalah Adaptive EQ. Secara otomatis mengoptimalkan suara berdasarkan sensor yang mendeteksi jenis lubang telinga masing-masin pengguna.

Secara total, terdapat hingga enam mikrofon yang terbagi di kedua eartip Beats Fit Pro. Sehingga diberikan jaminan kualitas panggilan terbaik, lengkap dengan pereduksi suara angin. Nah, meski hadir tanpa stem alias lebih kompak, daya tahan baterainya justru lebih lama.

Sekali dengar secara non-stop, Beats Fit Pro bisa memutar lagu sampai 6 jam menggunakan fitur ANC (dan 7 jam tanpa ANC). Sementara case-nya yang cukup kecil bisa berikan tambahan daya sampai 21 jam. Penyederhanaan dari AirPods Pro ada pada pengisian dayanya. Sudah pakai USB-C, namun tanpa wireless charging.

Hadir dalam empat warna (Stone Purple, Sage Gray, White & Black), Beats Fit Pro sudah mulai dijual secara daring di Amerika Serikat, dengan banderol harga USD199,99 atau sekitar Rp2,8 jutaan. Belum ada informasi terkait ketersediaannya di Tanah Air.

Tinggalkan komen