Jakarta, Gizmologi – Marvel’s Wolverine akan rilis pada 15 September 2026, eksklusif di PS5, dengan harga Standard Edition USD69,99 dan Digital Deluxe Edition USD79,99. Sony sudah mengkonfirmasi tidak akan ada versi PC, menjadikan PS5 satu-satunya cara untuk memainkan game ini. Pre-order sudah dibuka sejak State of Play Juni 2026, dengan bonus Classic Brown Suit, Reflective Claws, satu Technique Point, dan empat PS Avatar yang bisa langsung digunakan saat game rilis.
Fakta 1: Insomniac Bangun Trilogi X-Men, Bukan Game Tunggal
Marvel’s Wolverine menjadi game pertama dalam trilogi X-Men yang direncanakan Insomniac Games, diperkuat oleh perjanjian lisensi eksklusif antara Insomniac, Sony, dan Marvel yang melarang publisher lain merilis game X-Men di konsol, PC, maupun cloud streaming selama perjanjian ini berlaku.
Game ini pertama kali diumumkan pada September 2021 bersama Marvel’s Spider-Man 2, menjadikan perjalanannya dari pengumuman ke rilis lebih dari lima tahun. Di tengah proses itu, kantor Insomniac diserang ransomware pada Desember 2023 yang membocorkan aset development dan data pribadi karyawan, sebuah kejadian yang disebut studio sebagai ‘extremely distressing‘ tapi tidak menghambat produksi.
Fakta 2: Villain Berlapis dengan Trask, Reavers, Omega Red, dan Sabretooth
Antagonis utama cerita adalah Bolivar Trask, seorang miliuner industri yang terobsesi dengan superioritas manusia dan mengorkestrasi perburuan mutan secara sistematis. Eksekutornya adalah Reavers, milisi siborg bayaran yang dipersenjatai teknologi canggih dengan implan sibernetik, siap menghadapi Wolverine dengan cara apapun. Di luar Trask dan Reavers, trailer juga memperlihatkan sekilas Omega Red dan Mystique sebagai karakter yang akan ditemui Logan, sementara Sabretooth digoda sebagai kemunculan yang kemungkinan besar jadi konfrontasi besar dalam game.
Fakta 3: Sistem Tempur Brutal yang Akurat Secara Komik
Berbeda dari Marvel’s Spider-Man yang bertumpu pada mobilitas udara dan gadget, Wolverine bertarung di jarak dekat dengan agresi tak henti, darah menempel di badan Logan setelah setiap pertarungan, dan beberapa finishing move jauh lebih grafis dari apapun yang pernah dibuat Insomniac sebelumnya.
Sistem tempur mencakup gerakan khusus bernama Techniques seperti Tornado Spin dan Bull Rush, Critical Strikes yang bisa dilakukan bersama karakter lain seperti Jean Grey, serta fitur Last Stand yang memungkinkan Logan bangkit dari kondisi hampir mati dengan menyalurkan amarah. Faktor regenerasi Wolverine juga terlihat secara visual dalam gameplay, luka yang diterima Logan tampak sembuh secara real-time selama pertarungan, sesuai dengan kemampuan penyembuhan ikoniknya di komik.
Baca juga: CEO Epic Games Kritik Kebijakan AI Steam, Sebut Bisa Hambat Kesuksesan Game
Fakta Lain Marvel’s Wolverine: Lokasi Global dan Koneksi ke Semesta Insomniac

Fakta 4: Tiga Lokasi Global yang Langsung dari Komik
Cerita Wolverine membawa Logan menelusuri tiga lokasi berbeda: belantara bersalju di Kanada, jalanan sempit Tokyo di Jepang, dan Madripoor, pulau bangsa fiksi Marvel yang dalam komik dikenal sebagai surga bagi penjahat dan bajak laut. Ketiganya bukan sekadar latar visual, mereka adalah bagian dari perjalanan Logan bersama Team X untuk menghentikan operasi penculikan mutan yang dijalankan Trask secara global. Struktur lokasi ini memunculkan pertanyaan soal apakah game ini open-world seperti Spider-Man atau lebih linear per bab, sesuatu yang belum dikonfirmasi Insomniac hingga saat ini.
Fakta 5: Standalone di Semesta Spider-Man, Jean Grey Jadi Karakter Pendamping Utama
Marvel’s Wolverine berada dalam semesta yang sama dengan seri Marvel’s Spider-Man milik Insomniac, tapi ceritanya berdiri sendiri tanpa kemunculan Peter Parker maupun Miles Morales. Jean Grey hadir sebagai karakter pendamping utama yang aktif dalam pertarungan, menggunakan kemampuan telekinetik untuk menghancurkan musuh dan membuka peluang Critical Strikes bagi Wolverine. Kehadiran Jean Grey langsung dari awal mengindikasikan bahwa Insomniac memang serius membangun fondasi X-Men yang lebih luas, bukan sekadar solo adventure Logan semata.
Digital Deluxe Edition seharga USD79,99 menyertakan suit eksklusif, skin cakar, dan tambahan Technique Points agar pemain bisa langsung membuka lebih banyak kemampuan sejak awal game. Insomniac juga mengkonfirmasi daftar fitur aksesibilitas komprehensif saat rilis, mencakup opsi visual, audio, kognitif, dan motorik agar game ini bisa dinikmati lebih banyak kalangan. Dengan GTA VI yang dijadwalkan November 2026, Insomniac memilih 15 September sebagai momentum yang tepat agar Wolverine punya ruang cukup sebelum raksasa Rockstar itu datang.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

