Jakarta, Gizmologi – Xiaomi resmi memulai debutnya pada ajang IFA 2026 di Berlin dengan membangun area pameran mandiri terbesar di luar negeri seluas lebih dari 3.300 meter persegi. Perusahaan teknologi raksasa ini secara masif memamerkan lebih dari 380 produk unggulan yang terintegrasi dalam ekosistem pintar bernama “Human × Car × Home”. Pameran berskala global ini menjadi bukti nyata bagaimana kecerdasan buatan mampu menghubungkan perangkat pribadi, rumah, hingga kendaraan mobilitas secara terpadu dan intuitif.
CMO Xiaomi, Xu Fei, menegaskan bahwa partisipasi besar di IFA tahun ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan ekspansi global perusahaannya. “Selama bertahun-tahun, bisnis kami telah berkembang dari sekadar smartphone ke lini smart home hingga kendaraan listrik pintar, sembari terus berinvestasi besar-besaran pada teknologi fondasi seperti AI, sistem operasi, chipset, dan manufaktur pintar,” ujarnya.
Kematangan ekosistem pintar ini didukung oleh pencapaian impresif perusahaan yang sukses mempertahankan posisi tiga besar pengiriman ponsel pintar global selama 24 kuartal berturut-turut. Pada sektor mobilitas otomotif, Xiaomi Auto mencatatkan rekor fantastis dengan memproduksi sekaligus mengapalkan lebih dari 700.000 unit kendaraan di daratan Tiongkok hanya dalam waktu dua tahun. Kesuksesan bisnis ini juga tercermin dari platform AIoT konsumen milik Xiaomi yang kini telah menghubungkan lebih dari 1,1 miliar perangkat dan melayani sekitar 175 juta pengguna di seluruh dunia.
Kemulusan integrasi seluruh perangkat dalam ekosistem tersebut bertumpu pada pemanfaatan sistem operasi cerdas Xiaomi HyperOS serta teknologi kecerdasan buatan yang proaktif. Transisi pengalaman pintar kini tidak lagi sekadar menuruti perintah suara di layar, melainkan mampu memahami konteks lingkungan dunia nyata untuk merespons kebutuhan secara otomatis. Sebagai contoh praktisnya, sistem mampu memanfaatkan data cuaca dan lokasi pengguna yang sedang dalam perjalanan pulang untuk menyalakan penyejuk ruangan di rumah tanpa perlu diinstruksikan.
Baca juga: Xiaomi 18 Fold Pamer Desain di IFA 2026, Warna Burgundy Curi Perhatian
Ekspansi Mobilitas Pintar dan Portofolio Smart Home dari Xiaomi

Sektor mobilitas yang menjadi daya tarik utama pameran menampilkan konsep mobil hypercar futuristik Xiaomi Vision Gran Turismo dengan desain kokpit menyerupai tetesan air. Pengunjung juga dapat melihat langsung wujud Xiaomi SU7 Ultra, varian mobil balap berkinerja tinggi yang sebelumnya sukses memecahkan rekor kecepatan resmi di sirkuit legendaris Nürburgring Nordschleife. Sebagai langkah ekspansi yang sangat agresif di benua Eropa, Xiaomi Auto bahkan telah menandatangani nota kesepahaman dengan delapan grup dealer otomotif terkemuka di Jerman menjelang rencana rilisnya pada tahun 2027.
Bersamaan dengan pameran otomotif tersebut, Xiaomi resmi mengumumkan perluasan pasar besar-besaran untuk lini merek smart home Mijia ke seluruh penjuru Eropa. Merek yang mengusung filosofi desain “Alive” ini menawarkan lebih dari 2.000 varian produk dari 130 kategori berbeda yang sepenuhnya terhubung melalui platform terpadu aplikasi Xiaomi Home. Ekspansi strategis ini dirancang untuk menyuntikkan kecerdasan buatan ke dalam peralatan rumah tangga konvensional agar rutinitas keseharian konsumen Eropa menjadi lebih praktis dan andal.
Inovasi perangkat keras mutakhir turut ditunjukkan melalui peluncuran gawai lipat Xiaomi 18 Fold yang ditenagai oleh chipset komputasi canggih generasi terbaru bernama XRING O3. Kehadiran cip semikonduktor mandiri ini diklaim mampu mendongkrak kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan langsung di dalam perangkat seluler dengan efisiensi daya yang sangat maksimal. Panggung pameran juga terasa semakin hidup dengan aksi interaktif robot humanoid Xiaomi CyberOne yang secara langsung memamerkan kemampuannya merespons pengunjung menggunakan gestur tangan real-time.
Demi menopang keberlanjutan seluruh inovasi global ini, perusahaan memproyeksikan total alokasi dana riset dan pengembangannya bakal menembus angka 24 miliar Euro atau sekitar Rp494,3 triliun pada periode 2026 hingga 2030. Anggaran fantastis tersebut secara khusus akan didedikasikan untuk memperkuat pondasi teknologi inti pada fabrikasi semikonduktor mandiri, robotika, pengembangan sistem operasi, hingga sektor manufaktur pintar. Melalui investasi jangka panjang yang masif ini, perusahaan berkomitmen kuat menghadirkan teknologi cerdas sebagai bagian alami yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat di seluruh dunia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

