Wajib Punya, Ini Cara Buat STRP Secara Daring untuk Keluar Masuk Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) bagi masyarakat dan pekerja selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berlangsung. Lantas apa itu STRP? Bagaimana cara buat STRP Jakarta?

Sesuai namanya, STRP ini menunjukkan status seseorang yang melakukan perjalanan selama periode PPKM Darurat. Aturan surat ini berlaku sejak tanggal 5 Juli 2021, mewajibkan masyarakat umum (non-lembaga) maupun karyawan di sektor esensial dan kritikal setiap kali keluar-masuk Jakarta.

Penggunaan STRP mulai diberlakukan terhitung hari ini Senin (12/7)  hingga periode PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli. STRP diberlakukan sebagai pengendalian mobilitas penduduk ketika keluar-masuk wilayah DKI Jakarta.

Ada dua jenis STRP yang bisa diajukan sebelum melakukan perjalanan keluar-masuk DKI Jakarta. Untuk masyarakat umum, pembuatan STRP jika dalam kondisi mendesak seperti kunjungan sakit, kunjungan duka, hamil dan bersalin, serta pendampingan ibu bersalin atau hamil.

“Masyarakat umum bisa mengajukan STRP secara individu, sedangkan untuk pekerja, pengajuan dilakukan secara kolektif oleh penanggung jawab di perusahaan masing-masing,” tulis aturan STRP.

STRP sendiri hanya bisa dibuat dan diajukan secara online melalui situs JakEVO yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta. Melansir dari akun Instagram resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta ada beberapa kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengajukan pembuatan STRP melalui situs JakEVO.

Syarat Membuat STRP Jakarta

iphone laptop

Pemprov DKI Jakarta menyebut penerbitan STRP hanya butuh waktu lima jam setelah mengisi formulir permohonan secara online. Nantinya saat melakukan perjalanan, pemohon tiinggal menunjukkan STRP kepada petugas. Petugas akan melakukan otentifikasi STRP dengan scan QR code menggunakan perangkat elektronik.

  1. Perorangan
    KTP pemohon
    Sertfikat vaksin (masa transisi 1 minggu dari saat diumumkan) atau surat pernyataan bersedia mengikuti program vaksinasi COVID-19 dalam waktu dekat
    Foto ukuran 4 x 6 berwarna
    Surat pengantar RT/RW, khsusu untuk pemohon perorangan dengan kebutuhan mendesak
  2. Perusahaan
    KTP pemohon/penanggung jawab
    Surat tugas dari perusahaan (jika kolektif wajib dilampirkan nama, NIK, KTP, foto, alamat tempat tinggal dan alamat yang dituju)
    Sertifikat vaksin (masa transisi 1 minggu sejak diumumkan)/surat pernyataan bersedia mengikuti program vaksinasi COVID-19 dalam waktu dekat
    Foto ukuran 4×6 (jika kolektif wajib dilampirkan pada lampiran surat tugas)
    Nomor induk perusahaan bagi perusahaan swasta.

Adapun cara buat STRP adalah secara online melalui aplikasi JakEVO melalui website jakevo.jakarta.go.id. Pemohon nantinya akan diminta mengisi formulir permohonan, meng-upload dokumen persyaratan, dan submit pengajuan STRP.

Cara buat STRP tak cuma dibutuhkan untuk melakukan perjalanan keluar/masuk Jakarta. Mulai hari ini komuterline dan TranJakarta juga mewajibkan penggunanya menunjukkan surat tersebut.

Cara buat STRP Jakarta PPKM Darurat

Cara Buat STRP

  • Buka situs JakEVO, pada link berikut ini https://jakevo.jakarta.go.id/
  • Login jika sudah memiliki akun. Jika belum silakan melakukan pendaftaran sesuai cara yang ditetapkan
  • Setelah berhasil masuk/login, isi formulir permohonan STRP pada menu yang sudah disediakan
  • Sertakan/upoad dokumen-dokumen yang diwajibkan. Dokumen tersebut adalah KTP, foto berwarna, sertifikat vaksin atau surat pernyataan bersedia divaksin, surat pengantar dan surat tugas dari perusahaan.
  • Klik tombol submit setelah semua dilakukan Permohonan akan diproses oleh PMPTSP (Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kelurahan dan dapat persetujuan dari PMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

Perlu dicatat, satu akun hanya bisa membuat satu Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP). STRP akan diterbitkan maksimal 5 jam setelah pengajuan persyaratan dinyatakan lengkap.

Jika pengajuan STRP disetujui, Anda bisa mendownloadnya terlebih dahulu, baru mencetak STRP tersebut dengan printer pribadi, atau membawanya ke penyedia jasa print, seperti warnet atau fotocopy.

Saat pengecekan di lapangan, Anda bisa menunjukkan STRP tersebut kepada petugas. STRP ini juga dilengkapi dengan QR Code untuk keperluan validasi.

Adapun kriteria pekerja dan masyarakat yang harus membuat STRP antara lain:
1. Pekerja sektor esensial Komunikasi dan IT keuangan dan Perbankan Pasar Modal Sistem Pembayaran Perhotelan non-penanganan karantina Covid-19 Industri orientasi ekspor
2. Pekerja sektor kritikal Energi Kesehatan Keamanan Logistik dan Transportasi Industri makanan, minuman, dan penunjangnya Petrokimia Semen Objek vital nasional Penanganan bencana Proyek strategis nasional Konstruksi Utilitas dasar (listrik dan air) Industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat
3. Perorangan dengan kebutuhan mendesak Kunjungan sakit Kunjungan duka atau antar jenazah Hamil atau bersalin Pedampingan ibu bersalin atau hamil

Itulah syarat dan tahapan-tahapan penerbitan STRP yang perlu dipahami. Pastikan Anda registrasi STRP jika terpaksa harus menjalankan aktivitas di luar rumah selama PPKM Darurat.

Tinggalkan komen