Masyarakat Diimbau Tak Sembarangan Cetak Sertifikat Vaksin COVID-19

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat cermat menyimpan data digital dari sertifikat vaksinasi COVID-19. Supaya tidak terjadi kebocoran data, maka masyarakat diminta memperhatikan jasa cetak sertifikat vaksin COVID-19.

Meski hingga saat ini Kementerian Kominfo tidak mengatur ketentuan khusus untuk cetak sertifikat vaksin COVID-19 dalam bentuk fisik. Namun masyarakat harus secara aktif melindungi data pribadi yang terdapat dalam bentuk QR Code di dalam sertifikat vaksin itu.

“Pemilik sertifikat vaksinasi COVID-19 perlu menyadari bahwa sertifikat tersebut menyimpan data pribadi seperti nomor KTP, dan QR code yang berisi data pribadi lainnya. Kami mengimbau agar pemilik sertifikat vaksinasi COVID-19 dapat menjaga dengan baik data-data yang tersimpan di dalamnya,” kata juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi, Selasa (13/7/2021).

Baca juga:

Cara Mudah Download Sertifikat Vaksin COVID-19

Jaga Data Pribadi

Ilustrasi smartphone Indosat IM3 Ooredoo Propaid 1Tindakan preventif dengan menjaga data pribadi itu tentunya diberikan kepada masyarakat agar tidak terjadi kasus kebocoran data akibat kelalaian masyarakat menjaga data pribadinya.

Di lain sisi, Kementerian Kominfo juga menegaskan kepada para pebisnis yang menyediakan jasa cetak sertifikat vaksin COVID-19 dalam bentuk kartu. Mereka diimbau agar bisa menjaga kepercayaan konsumennya dengan tidak menyalahgunakan bentuk digital dari sertifikat vaksin COVID-19 itu.

“Kepada pihak yang dipercaya oleh pemilik data pribadi untuk mencetak sertifikat vaksinasi COVID-19 milik pihak lain, kami peringatkan agar data pribadi yang telah terkumpul tidak disalahgunakan,” kata Dedy.

Kominfo menegaskan jika ditemukan pelanggaran terkait pemanfaatan data pribadi masyarakat, Pemerintah akan menindak tegas pelaku pelanggaran tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku. Mengingat RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) baru bisa diselesaikan di 2021.

Dedy pun mengimbau masyarakat bisa mengajukan aduan jika ternyata menemukan pelanggaran ketentuan data pribadi. “Kepada masyarakat dan publik yang menemukan pelanggaran ketentuan data pribadi dapat melaporkan kepada Kementerian Kominfo melalui situs aduankonten.id atau kanal-kanal aduan lain yang kami sediakan,” tutupnya.

Cetak Sertifikat Vaksin Covid-19

Cetak sertifikat vaksin Covid-19
Cetak sertifikat vaksin Covid-19 (Foto: intiprint)

Jasa cetak sertifikat vaksin COVID-19 dalam bentuk fisik berupa kartu saat ini tengah meningkat, layanan ini banyak bermunculan di media sosial dan juga marketplace dengan harga yang ditawarkan beragam tersedia mulai dari harga Rp15.000.

Peningkatan permintaan cetak sertifikat vaksin COVID-19 dalam bentu kartu fisik terjadi karena Pemerintah telah menjadikannya sebagai salah satu syarat bagi masyarakat melakukan perjalanan.

Masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi COVID-19 bakal mendapatkan sertifikat vaksin. Melalui situs atau aplikasi PeduliLindungi sertifikat vaksin ke-1 dan ke-2 bisa di-download dan dicetak bila dibutuhkan.

Mengingat sertifikat vaksin COVID-19 saat ini menjadi salah satu syarat wajib bagi masyarakat yang hendak beperjalanan menggunakan angkutan umum. Syarat tersebut berlaku selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

Untuk mendapatkannya, sertifikat vaksin bisa di-download melalui situs dengan mengunjungi PeduliLindungi.id maupun aplikasinya. Aplikasi PeduliLindungi bisa di-instal melalui Play Store atau App Store.

Cara download sertifikat vaksin lewat situs PeduliLindungi

  • Buka situs PeduliLindungi.id, lalu akan muncul menu Login/Register di kanan atas layar.
  • Buat akun terlebih dulu bila belum terdaftar di laman itu. Jika sudah memiliki akun, masuk ke akun kamu dan pilih menu Login Sekarang.
  • Masukkan nomor ponsel dan tekan Login Sekarang. Setelah itu, akan masuk langsung ke akun yang terdaftar.
  • Tekan nama akun, akan ada pilihan Akun Anda, Kotak Masuk, serta Sertifikat. Jika ingin mengecek dan mendownload sertifikat, pilih Sertifikat Vaksin.
  • Nantinya, akan terlihat sertifikat vaksin tergantung sudah berapa kali kamu mendapatkan suntikan vaksin COVID-19. Jika baru satu kali, maka hanya akan muncul Sertifikat Vaksin Pertama. Bila sudah divaksin penuh, akan tersedia dua sertifikat.
  • Klik Sertifikat itu dan muncul pilihan Unduh Sertifikat dan tekan tombol itu. Sertifikat akan terunduh ke dalam perangkat.
Tampilan situs resmi PeduliLindungi.id
Tampilan situs resmi PeduliLindungi.id

Cara download sertifikat lewat aplikasi

  • Untuk mengunduh sertifikat lewat aplikasi, pastikan kamu sudah menginstal aplikasi PeduliLindungi di ponsel.
  • Setelah itu, pilih Login bila sudah punya akun. Jika belum tekan tombol Register.
  • Nantinya, akan diminta untuk memasukkan informasi yang diminta, seperti nama lengkap, NIK, dan nomor ponsel. Selanjutnya, akan masuk ke SMS enam digit kode OTP.
  • Selanjutnya, klik Paspor Digital dan pilih nama untuk memunculkan sertifikat vaksin. Tekan unduh untuk menyimpan PeduliLindungi sertifikat vaksin ke-1 dan ke-2.
  • Jika sudah, secara otomatis PeduliLindungi sertifikat vaksin ke-1 atau ke-2 akan tersimpan di ponsel.
Tinggalkan komen