Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ilmuwan MIT Kembangkan Chip Nano yang Bisa Bikin Drone Lebih Kecil, Terbang Lebih Lama

Drone sudah terdengar seperti lebah tetapi peneliti pada Massachusetts Institute Technology/MIT, AS, menyebut bisa membuat drone sekecil lebah. Chip nano drone akan bisa membuat teknologi ini tak hanya lebih mini tetapi bisa bergerak lebih jauh lagi.

Sebuah tim pada Departemen Mesin Elektronik dan Ilmu Komputer MIT telah merancang sebuah chip komputer bernama Navion, yang berukuran 20 milimeter persegi dan menghabiskan hanya 24 miliwatt. Menggarap chip nano pada drone merupakan upaya kedua.

Sebelumnya, mereka mendesain pula sebuah chip tahun lalu. Meski ukurannya juga sudah kecil, chip pertama ini mengkonsumsi daya dua watt. Lalu tim ini pun membuat lagi chip nano pada drone dari awal, bukan mengubah desain yang pertama.

Berdasarkan MIT News, chip nano pada drone ini bisa memproses gambar pada kamera hingga 171 frame per detik lalu menghitung ukuran inersia secara real time, lalu memakai informasi dari keduanya untuk mengetahui lokasi.

Selain nantinya chip nano drone ini sanggup membuat daya pemrosesan mengesankan, tim ini merancang sang chip untuk bisa meminimalisir data yang tersimpan kapan pun sembari mengoptimalkan cara data mengalir melintasi chip nano drone.

Related Posts
1 daripada 17
Ilustrasi nano chip drone. Foto oleh dronedj.com

“Gambar apa pun yang tersimpan pada chip secara temporer, sesungguhnya kami melakukan compress sehingga memerlukan memori yang lebih sedikit,” kata Vivienne Sze, salah satu yang memimpin pada proyek Navion ini sebagaimana ditulis oleh techradar.com.

Cara lain tim ini bisa mengurangi penggunaan daya adalah dengan memangkas kalkulasi matematika yang diperlukan nano pada drone ini agar bisa bekerja. Sebagai contoh, menghilangkan komputasi yang melibatkan nol sebab jawabannya akan selalu nol.

Chip nano drone baru ini, kata peneliti, bisa digunakan dalam “nanodrone” yang “sekecil kuku jari” dan membantu dalam menavigasi drone, terutama pada daerah terpencil dimana sinyal GPS sulit bekerja.

Namun demikian, teknologi chip nano drone ini belum bisa akan kita saksikan pada drone komersial dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan para ilmuwan masih akan harus mengetes konsep ini dalam sebuah miniatur lomba mobil, yang akan mengangkut kamera on-board agar bisa melakukan tayangan video secara langsung. Barulah mengintegrasikan nano pada drone akan dilakukan setelahnya.

Baca juga: DJI Zenmuse XT2, Drone Cerdas dengan Teknologi Pencitraan Mutakhir