Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Alibaba Hadirkan Aplikasi DingTalk Lite untuk Kolaborasi Bisnis

0 2.166

Jika Facebook memiliki WhatsApp, maka Alibaba punya DingTalk. Bedanya, aplikasi besutan Alibaba tersebut alih-alih sekadar untuk instant messaging, mengarahkan sebagai platform komunikasi dan kolaborasi untuk korporasi. Hari ini, raksasa teknologi asal China tersebut memperkenalkan versi ringan aplikasi Dingtalk Lite yang bisa diunduh di App Store maupun Play Store.

Aplikasi Dingtalk Lite dihadirkan untuk mendukung kerja dan belajar jarak jauh bagi bisnis dan sekolah setempat yang sekarang ini menghadapi tantangan akibat pandemi COVID-19. “Dengan meningkatnya permintaan akan bekerja dan belajar jarak jauh akibat pandemi Covid-19, kami berharap dapat memanfaatkan teknologi terkemuka Alibaba untuk mendukung sebanyak mungkin bisnis dan sekolah agar dapat terus beroperasi,” kata CTO DingTalk Hugo Zhu.

Hugo Zhu menambahkan bahwa perusahaan menerima permintaan tinggi akan konferensi video untuk bisnis dan live-broadcast untuk kelas online di Asia. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah kota yang menerapkan isolasi diri, pembatasan sosial skala besar dan lockdown.

Aplikasi Dingtalk Lite

aplikasi dingtalk liteAplikasi komunikasi yang dapat diunduh secara gratis ini mendukung konferensi video untuk digunakan lebih dari 300 orang secara bersamaan. Dingtalk Lite juga mendukung fungsi live-broadcast (siaran langsung satu arah) yang dapat diikuti oleh seribu orang dengan kualitas yang tinggi. Kemampuan berbagi foto dan video, serta komunikasi personal seperti mengirim pesan tentu sudah menjadi fitur dasar.

Meski merupakan versi ringan, aplikasi Dingtalk lite ini tetap kaya fitur. Antarmuknya mendukung bahasa Jepang, Inggris, dan Cina Tradisional, serta fitur penerjemah berbasis AI dari dan ke 14 bahasa. Sehingga memudahkan pengguna di Indonesia, dan berbagai wilayah di Asia lainnya.

Dengan memanfaatkan infrastruktur global Alibaba Cloud yan merupakan tulang punggung data intelijen dari Alibaba Group, DingTalk mampu menghadirkan konferensi video berdefinisi tinggi dan live-broadcast dengan latensi rendah.

Saat ini aplikasi DingTalk diklaim telah dipakai 10 juta perusahaan di Tiongkok untuk bekerja jarak jauh. Selain itu, lebih dari 120 juta siswa di seluruh Tiongkok menghadiri kelas online melalui DingTalk selama wabah virus corona. Setelah menguasai kampung halamannya, tak heran jika Alibaba pun berambisi untuk memperluas pasarnya pada skala global, termasuk ke Indonesia.

Dari Kopi Kenangan Hingga Petugas Medis Covid-19

Di Indonesia, aplikasi Dingtalk telah dipakai oleh Kopi Kenangan. Bisnis kopi lokal yang berkembang pesat di Indonesia iini telah menggunakan fitur konferensi video dan obrolan grup yang ada pada aplikasi tersebut. Mereka memakai aplikasi DingTalk untuk mengoordinasikan sekitar 900 karyawannya yang sebagian besar sudah mengikuti arahan untuk bekerja dari rumah sejak 25 Maret 2020.

Fengping Zeng, CTO Kopi Kenangan, mengatakan, fitur video DingTalk yang mudah digunakan dan stabil memungkinkan timnya untuk berkomunikasi seperti biasa secara cepat dengan para staf. “Kopi Kenangan percaya pelanggan selalu menjadi yang pertama, kedua adalah karyawan dan investor di nomor tiga. Ketika dua faktor pertama bahagia, maka pemegang saham juga akan bahagia. Dengan DingTalk, kami dapat mencapai tujuan kami tersebut,” ujarnya.

Alibaba juga menyebut bahwa aplikasi DingTalk juga dipakai oleh tenaga medis. Aplikasi ini menawarkan fungsi live streaming (siaran langsung interaktif) dan obrolan grup untuk mendukung Platform Komunikasi Ahli Medis Internasional. Aplikasi ini dirancang agar para pakar medis di seluruh dunia dapat berkomunikasi secara lancar satu sama lain dan berbagi pengalaman berharga mereka dalam memerangi COVID-19.

UNESCO bahkan telah mengakui keberadaan DingTalk sebagai fasilitasi pembelajaran jarak jauh selama wabah koronavirus.

Fitur utama aplikasi DingTalk Lite 

  • Dapat megundang 1.000 peserta ke dalam satu grup live-broadcast, namun bukan live streaming yang bisa diakses melalui YouTube atau platform lainnya. Siaran tersebut hanya bisa ditonton di aplikasi DingTalk yang juga dapat dibagikan ke beberapa grup yang berbeda secara bersamaan untuk memaksimalkan jumlah penonton yang menyaksikan siaran langsung;
  • Mengadakan konferensi video dengan partisipan hingga 302 orang di berbagai wilayah geografis. Mode ini juga dilengkapi oleh fitur berbagi layar dan file, fitur “mode beautify” untuk menghaluskan tekstur kulit wajah dan fungsi merekam untuk dapat diputar kembali kemudian;
  • Obrolan grup dapat diikuti hingga 1.000 anggota, mengirim notifikasi ke semua atau peserta yang dipilih dan berkomunikasi secara bebas melalui pesan yang diterjemahkan dengan dukungan AI yang tersedia dari dan ke 14 bahasa termasuk Indonesia, Cina, Jepang, dan Inggris;
  • Dapat mengelompokkan dan menampilkan pengguna berdasarkan bagan organisasi perusahaan dan dengan mudah mencari nama kolega dalam suatu organisasi.
  • Mendukung beberapa sistem operasi termasuk iOS, Android, Mac dan Windows.