Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

DOKU Hadirkan Sistem E-Retribusi di PD Pasar Singaraja Bali

0 287

Pandemi COVID-19 telah mengubah cara masyarakat untuk bepergian, hingga berinteraksi ke sesama. Untuk melakukan transaksi, kini metode non-sentuh atau touchless lebih diminati karena meminimalisir terpapar virus.

Metode transaksi tersebut harus digalakkan di seluruh pusat perbelanjaan. Tak hanya mall saja, namun juga pasar rakyat yang menjadi pusat niaga daerah serta pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat. Seperti inisiatif yang dilakukan oleh DOKU bekerja sama dengan Bank Mandiri dan MKP Mobile Semarang. Mereka meluncurkan sistem e-retribusi.

Sistem transaksi baru tersebut kini digelar di PD. Pasar Singaraja, dihadirkan untuk membuat transaksi di pasar rakyat menjadi lebih baik. Hal tersebut sejalan dengan pemahaman Made Agus Yudi Arsana S.H, Direktur Utama PD. Pasar Singaraja, menyebutkan bila digitalisasi transaksi penting dalam menopang dan mendorong laju perdagangan.

Baca juga: 90% Bisnis Online di Bali Sudah Pakai Layanan Doku

E-Retribusi Dapat Mengurangi Kontak Fisik di Area Pasar

Doku - Sistem e-retribusi

Made menambahkan, “PD. Pasar memprioritaskan penerapan sistem e-retribusi untuk menjaga agar transaksi di pasar rakyat tetap nyaman, muda dan minim interaksi fisik. Harapannya, segala upaya yang kami lakukan ini dapat membuat sektor perdagangan terus bergairah di tengah pandemi yang sedang melanda.”

Menjadi mitra perbankan dari PD. Singaraja, Bank mandiri Singaraja bakal hadir sebagai fasilitator kegiatan terkait keuangan antara PD. Pasar Singaraja, pasar-pasar di bawah naungannya, dan juga pedagang yang berjualan di pasar tersebut. Bank Mandiri terus mendorong pedagang di pasar rakyat Banjar dan pasar Seririt untuk lakukan transaksi dengan mengedepankan protokol keseharan serta mengurangi kontak fisik.

Demi mewujdukan penerapan sistem e-retribusi sebagai solusi kedua pasar tersebut, MKP Mobile Semarang hadir sebagai rekan untuk sediakan mesin POS digital. Kemudian juga didukung oleh DOKU, sebagai aggregator berbagai metode pembayar sekaligus penyelenggara QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), yang memegang lisensi Bank Indonesia.

Permudah Proses Pembayaran Secara Non-Tunai

Menurut Luh Putu Yuni Hartini, Branch Manager Bank Mandiri Singaraja, pasar bisa menjadi potensi penambah pendapatan PD. Pasar Singaraja lewat digitalisasi. Mereka bisa membayar retribusi dengan sistem, sehingga pencatatan rapi dan dapat lebih dipertanggungjawabkan.

“Agar identitas setiap pedagang tidak terkompromi, kode QRIS statis yang dikeluarkan oleh DOKU untuk setiap pedagang bersifat unik, walaupun secara kasat mata Nampak sama,” tambah Luh. Dengan sistem e-retribusi, para pedagang pasar bisa bayarkan iuran bulanan secara non-tunai.

Sementara itu, Rama Prahara, Chief Product Digital Services Officer, DOKU sampaikan rasa antusiasmenya akan kerjasama ini. “Penerapan sistem e-retribusi di kedua pasar ini menandai babak baru bagi perjalanan inovasi produk DOKU, di mana sistem pembayaran benar-benar digunakan oleh publik, di luar koridor bisnis Fintech dan korporat.”

Hal tersebut sejalan dengan misi DOKU untuk memeratakan akses keuangan. Yaitu dengan terus menyediakan opsi pembayaran yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan komen