Jakarta, Gizmologi – Santa Monica Studio dan Playtation resmi umumkan God of War Laufey. Singkatnya, ini merupakan petualangan baru dalam GoW Santa Monica Universe dan juga sekaligus spin-off dari cerita utamanya. Nah, pada game ini menceritakan petualangan Faye yang merupakan istri dari Kratos dan ibu dari Atreus.
Mengingat, Faye merupakan karakter yang cukup misterius karena dalam garapan Santa Monica di God of War pertama mereka memperlihatkan Faye yang sudah meninggal, dan banyak pemain yang bingung tentang Faye. Maka dari itu, pihak studio dan Playstation mengumumkan game ini dan bisa menjawab semua rasa penasaran para penggemar.
Kehadiran Faye sebagai protagonis tentu menjadi langkah yang cukup berani. Selama saga Nordik berlangsung, karakter ini lebih sering hadir melalui kilas balik dan cerita dari karakter lain. Kini Santa Monica Studio mencoba mengeksplorasi sosok Faye secara lebih mendalam, sekaligus membuka babak baru bagi semesta God of War setelah berakhirnya Ragnarök.
Baca Juga: COD Modern Warfare 4 Dapatkan Tanggal Rilis, Angkat Konflik di Semenanjung Korea!
Menjelajahi Dunia Baru di Luar Sembilan Realm

Dalam God of War Laufey, pemain akan menjelajahi Everywhen, sebuah dimensi yang digambarkan sebagai asal dan tujuan akhir seluruh sihir. Tempat ini menjadi rumah bagi berbagai dewa dan makhluk dari beragam mitologi yang hidup berdampingan, meski tidak selalu dalam keadaan damai.
Beberapa karakter baru yang diperlihatkan antara lain Sekhmet dan Begtse, dua dewa yang tampaknya akan menjadi ancaman bagi Faye. Selain itu, Faye juga akan ditemani oleh dua karakter pendukung, yakni Phranque dan Rue. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Santa Monica Studio masih mempertahankan pendekatan cerita berbasis hubungan antar karakter yang menjadi salah satu kekuatan God of War modern.
Gameplay Lebih Cepat dengan Sentuhan Era Yunani

Dari sisi gameplay, Santa Monica Studio mengatakan bahwa God of War Laufey menggabungkan elemen pertarungan era Yunani yang lebih cepat dengan pendekatan eksplorasi dan narasi dari saga Nordik. Hasilnya adalah sistem pertarungan yang disebut lebih agresif dan memiliki mobilitas lebih tinggi dibandingkan gaya bermain Kratos.
Sebagai mantan pemilik Leviathan Axe dan pelindung kaum Jötnar, Faye juga memiliki kemampuan unik berupa manipulasi jiwa. Pemain dapat memisahkan jiwa musuh dari tubuhnya untuk kemudian digunakan dalam berbagai kombinasi serangan.
Meski terdengar menjanjikan, tantangan terbesar Santa Monica Studio adalah meyakinkan penggemar bahwa God of War tetap menarik tanpa Kratos sebagai karakter utama. Namun dari materi perdana yang diperlihatkan, God of War Laufey setidaknya menawarkan arah baru yang cukup menarik untuk diikuti.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



