Jakarta, Gizmologi – Dalam ajang yang berlangsung di Taipei, HP memperkenalkan sejumlah perangkat dan solusi baru yang ditujukan untuk pengembang AI, kreator konten, hingga pengguna profesional. Portofolio tersebut mencakup laptop, desktop mini, hingga workstation yang dirancang untuk menjalankan beban kerja AI secara lokal.
Setelah NVIDIA memperkenalkan platform RTX Spark yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman AI lokal pada perangkat Windows, kini HP menjadi salah satu produsen pertama yang mengumumkan dukungannya terhadap platform tersebut.
Menariknya, mereka tidak hanya fokus pada perangkat keras. Perusahaan juga mulai menawarkan lingkungan pengembangan yang telah dikonfigurasi sebelumnya, lengkap dengan tool AI dan framework open-source agar proses pengembangan aplikasi berbasis AI bisa berjalan lebih cepat.
Baca Juga: MediaTek Pamer Teknologi AI hingga Wi-Fi 8, Fokus ke Era Agentic AI
OmniBook Jadi Salah Satu Laptop Pertama dengan RTX Spark

HP mengonfirmasi bahwa lini OmniBook Ultra 16 dan OmniBook X 14 akan menjadi perangkat pertama mereka yang menggunakan platform NVIDIA RTX Spark. Chip ini dirancang untuk menggabungkan kemampuan AI, produktivitas, dan gaming dalam satu platform berbasis Windows on Arm.
Menurut HP, kedua laptop tersebut akan hadir dengan desain tipis serta daya tahan baterai yang mampu menemani penggunaan sepanjang hari. Selain itu, perusahaan juga berencana menghadirkan desktop kompak berbasis RTX Spark untuk kreator dan pengembang yang membutuhkan performa AI dalam ukuran perangkat yang lebih ringkas.
Meski terdengar menjanjikan, RTX Spark masih menghadapi tantangan yang sama seperti platform Windows on Arm lainnya, yakni kompatibilitas aplikasi. Keberhasilannya akan sangat bergantung pada seberapa cepat pengembang perangkat lunak mengoptimalkan aplikasi mereka untuk arsitektur baru tersebut.
HP Siapkan Workstation dan Mini PC untuk Pengembang AI
Selain perangkat berbasis RTX Spark, HP juga memperkenalkan beberapa solusi AI lainnya. Salah satunya adalah HP ZGX Nano yang dirancang untuk lingkungan dengan kebutuhan keamanan tinggi. Sistem ini dibuat untuk meminimalkan akses eksternal dan mendukung pemrosesan AI secara lokal tanpa ketergantungan pada layanan cloud.
HP juga memperkenalkan OmniDesk Mini Desktop PC yang ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3. Perangkat ini menawarkan desain ringkas, dukungan hingga empat monitor 4K, serta fitur Thunderbolt Share yang memungkinkan pengguna mengontrol dua PC menggunakan satu keyboard dan mouse.
Di sisi workstation, HP turut menghadirkan Z2 Mini G1a yang menggunakan prosesor AMD Ryzen AI PRO 400 Series. Perangkat tersebut sudah dibekali berbagai framework AI dan software pengembangan sejak awal sehingga pengguna dapat langsung menjalankan proyek AI tanpa harus melakukan konfigurasi yang rumit. Langkah ini menunjukkan bahwa HP ingin menjangkau spektrum pengguna AI yang lebih luas, mulai dari developer independen hingga perusahaan yang membutuhkan infrastruktur komputasi AI yang lebih serius.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



