Jakarta, Gizmologi – Rumor mengenai iPhone Ultra kembali mencuat. Meski perangkat tersebut diperkirakan masih beberapa bulan lagi dari peluncuran resminya, sejumlah bocoran mulai memberikan gambaran lebih jelas mengenai teknologi yang akan dibawanya.
Kali ini, informasi terbaru datang dari seorang tipster di platform Weibo yang mengungkap bahwa perangkat yang sementara dikenal sebagai iPhone Ultra bakal dibekali sistem pendingin vapor chamber. Teknologi tersebut selama ini lebih umum ditemukan pada smartphone Android kelas flagship yang mengandalkan performa tinggi.
Jika bocoran ini akurat, maka Apple tampaknya mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap manajemen suhu perangkat. Apalagi, smartphone layar lipat memiliki tantangan tersendiri karena ruang internal yang lebih terbatas dibanding ponsel konvensional.
Baca Juga: Unboxing iPhone 17e: Smartphone Apple Terbaru dan Termurah di Tahun 2026
Apple Disebut Berhasil Menanamkan Vapor Chamber di Bodi Tipis

Menurut bocoran yang beredar, Apple berhasil menghadirkan sistem pendingin vapor chamber meski iPhone Ultra dikabarkan akan memiliki desain yang sangat tipis saat dibuka. Kehadiran teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi pembuangan panas ketika perangkat digunakan untuk menjalankan aplikasi berat maupun fitur berbasis AI.
Langkah ini cukup menarik mengingat Apple baru mulai mengadopsi vapor chamber pada seri iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Jika benar diterapkan pada perangkat lipat pertamanya, Apple tampaknya tidak ingin mengambil risiko terkait performa dan suhu kerja perangkat yang berpotensi menjadi sorotan pengguna.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi mengenai ukuran vapor chamber yang digunakan maupun seberapa besar peningkatan performa yang ditawarkan. Karena masih berupa rumor, detail tersebut kemungkinan baru akan terungkap mendekati peluncuran resmi.
Engsel Liquid Metal Jadi Sorotan Lain
Selain sistem pendingin, tipster yang sama juga menyebut bahwa iPhone Ultra akan menggunakan engsel berbahan liquid metal. Material ini dikenal memiliki tingkat ketahanan yang tinggi dan sering digunakan pada komponen yang membutuhkan daya tahan ekstra terhadap tekanan maupun keausan.
Pemilihan material tersebut bisa menjadi langkah penting bagi Apple. Salah satu tantangan terbesar smartphone lipat selama beberapa tahun terakhir adalah durabilitas engsel yang menjadi komponen utama dalam mekanisme buka-tutup perangkat. Dengan menggunakan material yang lebih kuat, Apple berpotensi menawarkan umur pakai yang lebih panjang dibanding generasi awal perangkat lipat di pasaran.
Meski begitu, semua informasi ini masih sebatas rumor. Apple sendiri belum memberikan petunjuk resmi terkait keberadaan iPhone Ultra. Namun jika berbagai bocoran tersebut terbukti benar, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu peluncuran produk Apple yang paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama di tengah persaingan pasar smartphone lipat yang semakin ramai.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



