Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Google Gratiskan Layanan Video Meeting Premium, Google Meet

1 8.824

Kompetisi layanan konferensi video semakin sengit. Para raksasa teknologi seolah tidak rela jika Zoom menguasai pasar yang tiba-tiba seksi di tengah pandemi ini. Microsoft mempunyai Teams dan Skype, Facebook merilis Messenger Rooms. Tak ketinggalan Google yang memiliki layanan premium Google Meet. 

Bebeda dengan Hangouts yang gratis, Google Meet adalah layanan panggilan video dan video meeting premium dengan beragam fitur unggulan. Layanan ini hanya tersedia untuk konsumen yang berlangganan Google Suite. Hingga kemarin (29/4), Google memutuskan untuk menggratiskan layanan tersebut hingga kurun waktu tertentu.

Google Meet adalah layanan video conference yang dibangun dengan mengutamakan keamanan. Layanan ini telah digunakan dalam berbagai keperluan penting seperti informasi kesehatan antar dokter, informasi finansial antara konsultan dengan klien dan sebagainya.

Javier Soeltoro, VP & GM G Suite Google mengungkapkan sejak Januari lalu, pengguna Google Meet melonjak 30 kali lebih banyak. Sementara pada bulan April sendiri, aplikasi ini mencapai 3 miliar menit durasi video meeting serta 3 juta pengguna baru setiap harinya.

Pekan lalu, pengguna harian Google Meet telah mencapai lebih dari 100 juta orang. Google boleh berbangga dengan angka ini, walau sebenarnya tak seberapa jika dibandingkan dengan Zoom. Pada Desember 2019, jumlah pengguna Zoom masih 10 juta. Kemudian melonjak signifikan menjadi 200 juta pengguna harian pada awal April 2020. Ini yang mungkin bikin kompetitor ketar-ketir sehingga meluncurkan berbagai strategi untuk bersaing, termasuk menyoroti isu keamanan data.

Fitur Google Meet

Google Meet
Live Caption, salah satu keunggulan yang dimiliki Google Meet.

Dalam waktu dekat, sayangnya tidak diinformasi secara spesifik waktunya, semua dapat menggunakan Google Meet untuk video conference secara gratis, yang penting memiliki akun Google. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan, baik grup, organisasi, pendidikan hingga secara individu, terutama pada situasi saat ini yang tidak memungkinkan untuk bertatap muka langsung secara ramai.

Google Meet dapat diakses lewat peramban langsung maupun aplikasi mobile, tersedia untuk iOS dan Android. Kalau kamu pengguna layanan Gmail dan Google Calendar, sesi video dapat dimulai secara langsung dengan mudah. Pemilik akun Google bisa langsung sign-in untuk menikmati Google Meet. Jika belum punya, akan ada opsi untuk sign-up dengan email personal maupun kantor.

Privasi dan keamanan diklaim menjadi prioritas utama Google Meet. “Pendekatan kami terhadap keamanan sederhana: membuat produk aman secara default. Kami merancang Meet untuk beroperasi di atas dasar yang aman, memberikan perlindungan yang diperlukan untuk menjaga keamanan pengguna kami, data mereka aman, dan informasinya pribadi,” tulis Javier di laman blog Google.

Untuk alasan keamanan itu pula, seluruh partisipan harus memiliki akun Google agar dapat memanfaatkan layanan Google Meet. Layanan ini juga tidak memerlukan plugin tambahan dan bisa diakses dari Google Chrome maupun peramban modern lainnya. Fitur lainnya serupa dengan Zoom, seperti host yang dapat mengontrol partisipan dan mengatur mikrofon selama video conference berjalan. Dipastikan data yang diterima tidak dijual kepada pengiklan maupun pihak ketiga.

Ketentuan Akses Gratis Google Meet

Pembaruan ini akan dirilis secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang. Lewat meet.google.com, bila fitur ini belum tersedia, akan ada opsi untuk memberitahukan kepada pengguna ketika nantinya sudah dapat diakses. Mulai bulan Mei mendatang, semua dapat mendaftarkan email mereka untuk menikmati Google Meet tanpa perlu membayar atau berlangganan G Suite.

Layanan Google Meet tidak digratiskan untuk selamanya. Karena bagaimanapun Google ingin meraup untung dari layanan premium ini. Hingga 30 September mendatang, panggilan video meeting tak akan dibatasi limit waktu 60 menit. Limit sesungguhnya adalah jumlah partisipan yang tak bisa melebihi 100 orang. Sementara semua fitur yang ada bisa dimanfaatkan juga secara gratis, seperti screen sharing, tampilan tile baru dan live captions yang juga hadir di Android 10, otomatis memberikan caption secara real-time dari partisipan video.