Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Inilah Tampilan Antarmuka Windows 10X, Sang Pesaing Chrome OS

0 756

Hampir satu tahun pandemi COVID-19 berjalan, masyarakat lebih banyak melakukan sistem work from home (WFH). Dari yang awalnya bekerja di kantor menggunakan perangkat komputer yang disediakan, jadi konsiderasi untuk membeli perangkat sendiri. Microsoft, berusaha bersaing dengan Chrome OS, bakal rilis Windows 10X untuk keperluan ini.

Ya, sekarang ini lebih banyak konsumen yang membutuhkan perangkat komputer maupun laptop terjangkau yang mumpuni untuk dipakai bekerja atau kebutuhan lain seperti pembelajaran jarak jauh. Untuk itu, sistem operasi Windows 10X kini sedang disiapkan, dengan versi yang sudah hampir final dan sebentar lagi bakal siap diresmikan.

The Verge dan Windows Central telah berhasil mendapatkan varian Windows yang paling ringan tersebut, memberi gambaran tampilannya yang dibuat jauh lebih sederhana. Untuk rilis sistem operasi tersebut, Microsoft harus menghapus proyek yang sebelumnya direncanakan secara total, menggantinya dengan yang menurut Microsoft lebih esensial untuk kebutuhan saat ini.
Baca juga: Microsoft Surface Pro 7 Plus, Tablet Windows Khusus Bisnis & Edukasi

Tampilan Antarmuka Windows 10X Lebih Minimalis

Seperti yang dapat dilihat pada video di atas, tampilan Windows 10X terlihat jauh lebih sederhana. Mulai dari taskbar yang ikon aplikasinya terletak di tengah (centered), tab notifikasi yang sedikit diubah, serta efek transisi antar menu yang dibuat lebih manis. Begitu pula dengan daftar aplikasinya. Tanpa Live Tiles seperti di Windows 10.

Menu Start di Windows 10X lebih mirip seperti launcher pada kebanyakan smartphone, tampilkan daftar aplikasi dan dokumen yang baru saja dibuka dengan lebih ringkas. Tampilannya juga dibuat optimal untuk jalankan dua aplikasi sekaligus, yang sepertinya juga dirancang untuk perangkat tablet.

Tidak akan ditemukan ikon-ikon sistem yang biasanya ada di bawah kanan Windows 10, melainkan seluruh pintasan dan pemberitahuan bakal muncul di Action Center milik Windows 10X, mulai dari tombol power, aktivasi VPN, atur volume dan lainnya. Mengutamakan cloud, pengguna juga bisa menjalankan dan memasang Progressive Web Apps (PWA), dan meletakkannya ke dalam taskbar.

Preview di atas merupakan versi hampir final dari Windows 10X yang bakal hadir di perangkat baru pada tahun ini. Perlu diingat, Windows 10X tidak akan datang sebagai pembaruan bagi pengguna Windows 10. Alias hanya tersedia di perangkat baru dengan harga yang lebih terjangkau, atau spesifikasi lebih minimalis. Untuk fungsi yang lebih lengkap, Windows 10 versi biasa masih lebih superior.

Windows 10X Hadir Untuk Saingi Chrome OS

Windows 10X
Rancangan resmi Windows 10X pada perangkat dua layar. (Sumber: Microsoft)

Seperti yang disampaikan pada bulan Mei 2020 lalu, Microsoft awalnya berencana untuk rilis Windows 10X sebagai sistem operasi khusus perangkat dengan dua layar. Salah satu perangkat yang dimaksud adalah Surface Neo, sampai saat ini belum mencapai titik terang kapan bakal rilis. Panos Panay, Chief Product Officer untuk Windows & Devices, Microsoft langsung mengubah fokus perusahaan.

Menurutnya, konsumen saat ini lebih membutuhkan pemanfaatan teknologi cloud. Maka dari itu, diubahlah tujuan kehadiran Windows 10X, yang kini fokus untuk perangkat satu layar dan dirancang sebagai kompetitor dari Chrome OS. Sistem operasi sederhana yang bisa berjalan optimal pada perangkat dengan hardware minimum.FIle Explorer Windows 10X

Dengan begitu, Windows 10X memiliki beberapa keterbatasan. File Explorer, misalnya, hanya bisa mengakses file dari OneDrive maupun penyimpanan eksternal. Dan tentunya, tidak bisa menjalankan aplikasi desktop biasa yang umumnya tersedia untuk Windows 10. Akankah mampu berkompetisi dengan Chrome OS, yang kini bisa jalankan aplikasi dari Google Play? Kita nantikan saja kehadiran resminya ya.