Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Terus Berinovasi, Tokopedia Bantu UMKM Adaptasi Selama Pandemi

1 249

Adanya pandemi membuat banyak dari masyarakat, terutama pengusaha beradaptasi dengan teknologi. Terutama bagi mereka yang masih menggantungkan penjualan secara luring, harus bermigrasi gunakan teknologi daring, seperti menjual produk-produknya lewat e-commerce lokal. Hal ini bertujuan agar produknya tetap mudah dicari, meski tidak perlu bertatap muka secara langsung.

Dibalik suksesnya pelaku bisnis maupun UMKM yang menjual dagangannya secara daring di e-commerce, tentu termasuk peran dari orang-orang yang mengelola situs dagang itu sendiri. Di Tokopedia, salah satu yang berperan penting untuk memastikan hal tersebut adalah Head of Product (Physical Goods), yaitu Puput Hidayat.

Dalam jabatannya, Puput fokus membantu kemajuan pegiat usaha, khususnya UMKM, melalui pemanfaatan teknologi. Ia telah bergabung dengan Tokopedia sejak Juni 2019, dan saat ini, Puput sudah memimpi sekitar 15 Nakama (sebutan karyawan Tokopedia) di tim produk Tokopedia.

Baca juga: Program “Rabu Nabung” Tokopedia Dorong Masyarakat untuk Berinvestasi

Tokopedia Telah Rilis Berbagai Fitur Selama Pandemi

Tokopedia

“Teknologi punya peran besar dalam membantu masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian Indonesia. Hal ini tentun harus didukung oleh kesiapan masyarakat dalam mengadopsi teknologi, salah satunya menjalankan bisnis,” terang Puput. Bersama tim, ia menghadirkan berbagai inovasi menarik agar para pelaku usaha dapat jalankan bisnisnya dengan lebih mudah.

Dalam sebuah kesempatan wawancara secara daring (30/9), Puput menjelaskan apa-apa saja yang ia lakukan dengan tim untuk berikan inovasi terbaik bagi penjual di Tokopedia. Salah satunya adalah fitur untuk personalisasi toko penjual. Selain itu, mereka juga bisa memanfaatkan fitur kampanye, produk unggulan, serta promo tertentu di tokonya.

Dari sisi produk, penjual kini bisa menambahkan atau menyunting produk yang diunggah pada toko dengan lebih mudah. Lalu juga ada program seperti Kejar Diskon, Flash Sale, voucher diskon serta peluncuran produk khusus. Hal-hal ini dilakukan oleh Tokopedia demi membantu para penjual untuk tingkatkan produktivitasnya.

Tokopedia juga hadirkan berbagai kampanye yang salah satu fokusnya untuk bantu akselerasi adopsi digital para pelaku usaha, seperti #JagaEkonomiIndonesia. Untuk tim yang dikelola oleh Puput, mereka berinovasi dalam hal membantu penjual bertransisi dari luring ke daring dengan lebih mudah.

Serta memastikan platform Tokpedia bisa menerima sebanyak-banyaknya penjual baru. “Selain itu, kami juga memberikan kemudahan bagi para penjual untuk mengunggah produk dalam waktu singkat,” tambah Puput. Baginya, kebutuhan pengguna adalah acuan dalam menciptakan inovasi.

Lebih Dari 2 Juta Penjual Bergabung Selama Pandemi

Head of Product, Tokopedia, Puput Hidayat
Head of Product (PG) Tokopedia, Puput Hidayat.

“Pengalaman masyarakat dalam menggunakan produk, kegunaan produk serta dampak produk terhadap bisnis para penjual merupakan beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah produk.” Ia menambahkan, timnya juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi untuk mengatasi setiap permasalahan.

Menurut Puput, kemampuan untuk dapat berpikir kritis serta mengedepankan rasa empati sangat diperlukan, agar setiap produk yang dikembangkan sesuai dengan kebtuuhan para penjualnya. Ia berharap, apa yang telah dilakukan bersama tim dapat membantu menjawab tantangan yang dihadapi para pegiat UMKM di Indonesia saat ini.

Per Agustus 2020, terdapat lebih dari 9 juta penjual di Tokopedia, dimana 94%-nya adalah penjual berskala ultra mikro. Tokopedia mencatat adanya penambahan lebih dari 2 juta penjual sejak sebelum pandemi, Januari 2020 lalu. Ini membuktikan bila inovasi yang diberikan berhasil mendorong antusiasme masyarakat untuk mulai ciptakan peluang bisnis.