Jakarta, Gizmologi – Apple telah mengembangkan sistem operasi terbarunya yakni iOS 15 sejak beberapa bulan sebelum akhirnya diresmikan saat peluncuran iPhone 13 series. Kini mendekati akhir tahun, dirilis iOS 15.2 yang menghadirkan beberapa perbaikan sekaligus memberikan fitur tambahan demi berikan kenyamanan lebih terhadap penggunanya.
Ketika pertama kali iOS 15 hadir, cukup banyak fitur-fitur yang bisa dibilang menjanjikan. Mulai dari kemampuan untuk copy teks dari gambar, Focus mode yang kini lebih variatif, hingga SharePlay yang memungkinkan antar pengguna mendengarkan musik atau menonton serial televisi secara bersamaan. Lewat aplikasi pihak ketiga seperti Apple TV maupun Spotify.
Lepas satu bulan berikutnya, iOS 15.1 hadir untuk membawa lebih banyak perbaikan bug. Dan kini iOS 15.2 juga dirilis untuk tujuan yang sama, selain juga menambahkan fitur yang bermanfaat ke depannya. Karena salah satu fitur baru yang dihadirkan adalah kemampuan untuk akses perangkat kita ketika nantinya sudah meninggal dunia. Seperti apa cara kerjanya?
Baca juga: Program Apple Self Service Repair Mungkinkan Pemilik iPhone Ganti Baterai Sendiri
Digital Legacy Akhirnya Hadir di iOS 15.2

Ya, lewat iOS 15.2 (dan iPadOS 15.2 tentunya), Apple membawa sebuah fitur baru yang bernama Digital Legacy. Sebelumnya, syarat dan ketentuan dari iCloud mengatakan bila semua data oleh pemilik yang sudah meninggal akan dipegang oleh mereka secara penuh. Bahkan anggota keluarga harus mengajukan perintah pengadilan untuk mendapatkan akses.
Proses tersebut nantinya bakal jauh lebih simpel lewat program Digital Legacy yang dibawa iOS 15.2, di mana pemilik data bisa beri akses kepada lima orang tepercaya. Caranya adalah dengan mengakses menu Settings – Password & Security, lalu cari Legacy Contact. Nanti kunci akses akan otomatis dikirimkan ke hingga lima orang yang sudah ditentukan.
Namun orang yang ingin mengakses data tersebut juga masih perlu menunjukkan sertifikat kematian nantinya. Fitur lain yang juga masih terkait dengan keamanan adalah App Privacy Report, menampilkan data apa saja yang selama ini diakses oleh aplikasi pihak ketiga, lengkap hingga penggunaan akses hardware seperti kamera dan lainnya.
Dan bagi kamu pemilik iPhone atau yang hendak mencari iPhone bekas, pembaruan iOS 15.2 juga membawa menu baru di mana pada iPhone XR ke atas, akan terlihat bila perangkat tersebut sudah pernah diganti baterai atau belum (plus pendeteksian penggantian layar di iPhone 11, atau kamera di iPhone 12 ke atas).
Bawa Dukungan Apple Music Voice Plan

Selain keamanan, iOS 15.2 juga mendukung layanan berlangganan baru untuk Apple Music yakni Voice Plan. Ini adalah paket khusus di mana pengguna bisa mengakses semua lagu, playlist dan lainnya hanya dengan perintah suara dari Siri. Termasuk mempelajari histori musik yang sudah pernah diputar sebelumnya. Plus, cara lebih mudah untuk aktifkan mode makro di iPhone 13 Pro.
Dari semua seri iPhone 13 yang diluncurkan kemarin, hanya iPhone 13 Pro series saja yang bisa ambil foto jarak dekat, berkat sensor ultra wide-angle yang kini mendukung autofokus. Namun hal ini menimbulkan masalah tersendiri: ketika objek dirasa cukup dekat, sensor otomatis pindah dari wide ke ultra-wide, yang otomatis akan menurunkan kualitas foto dalam pencahayaan tertentu.
Supaya tidak otomatis berubah, iOS 15.2 memberikan tambahan tombol baru pada viewfinder. Saat mode potret, kamu bisa menemukan logo bunga di bawah kiri layar viewfinder, untuk mengaktifkan mode makro otomatis. Lebih simpel dari metode sebelumnya di mana kamu harus masuk ke menu Settings – Camera.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




