Jakarta, Gizmologi – iQOO tampaknya sudah mulai menyiapkan generasi penerus lini Neo untuk pasar China. Meski peluncurannya diperkirakan masih beberapa bulan lagi, bocoran awal mengenai iQOO Neo 12 mulai bermunculan di internet.
Informasi terbaru datang dari tipster Smart Pikachu di Weibo yang menyebut bahwa iQOO Neo 12 masih berada dalam tahap pengujian internal. Menariknya, iQOO Neo 12 disebut akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, sebuah SoC flagship generasi baru dari Qualcomm.
Selain itu, perangkat iQOO Neo 12 juga dikabarkan bakal hadir dengan layar beresolusi 2K. Jika rumor tersebut akurat, Neo12 berpotensi menjadi salah satu smartphone performa tinggi yang tetap mempertahankan fokus gaming dan multimedia, sesuatu yang memang cukup identik dengan seri Neo selama beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Resmi di Indonesia, Harga vivo X300 Ultra Mencapai Rp20 Jutaan!
iQOO Mulai Pertimbangkan Active Cooling

Salah satu detail paling menarik dari bocoran kali ini adalah soal sistem pendingin. Menurut sumber yang sama, iQOO sedang menguji dua pendekatan berbeda untuk Neo12, yakni passive cooling dan active cooling.
Active cooling di smartphone biasanya identik dengan kipas internal atau dukungan aksesori pendingin eksternal. Fitur seperti ini memang cukup umum di smartphone gaming, namun masih jarang ditemukan di lini flagship performa seperti seri Neo. Jika benar diimplementasikan, langkah ini bisa membantu menjaga performa tetap stabil saat bermain game berat atau menjalankan emulasi dalam waktu lama.
Di sisi lain, penggunaan active cooling juga punya tantangan tersendiri. Selain menambah kompleksitas desain, sistem seperti ini berpotensi membuat bodi lebih tebal atau memengaruhi konsumsi daya. Karena itu, menarik untuk melihat bagaimana iQOO menyeimbangkan performa dan efisiensi di perangkat final nanti.
iQOO Neo12 Berpotensi Jadi Upgrade Signifikan
Sebagai perbandingan, iQOO Neo 11 yang meluncur tahun lalu hadir dengan Snapdragon 8 Elite, layar LTPO AMOLED 6,82 inci, dan baterai 7.500mAh tanpa sistem pendingin aktif. Artinya, Neo12 kemungkinan akan membawa lompatan cukup besar, setidaknya dari sisi performa dan thermal management.
Strategi iQOO sendiri cukup menarik karena seri Neo selama ini berada di posisi “semi-flagship”, menawarkan performa mendekati flagship gaming dengan harga yang biasanya lebih kompetitif. Namun pasar smartphone performa tinggi saat ini juga semakin padat, terutama dengan banyak brand mulai membawa baterai besar dan refresh rate tinggi ke segmen yang lebih terjangkau.
Karena itu, fitur pendingin tambahan dan chipset generasi baru bisa menjadi pembeda penting bagi Neo12 nantinya, terutama untuk pengguna yang memang mencari smartphone dengan performa stabil untuk gaming jangka panjang.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



