Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

JSCHive, Coworking Space Kolaborasi Pemrov DKI & EV Hive untuk Dorong Tumbuhnya Startup Digital di Jakarta

Pemrov DKI Jakarta berkolaborasi dengan EV Hive Meluncurkan JSCHive coworking space.

0 1.633

Bagi pengusaha muda yang masih dalam tahap membangun perusahaan rintisan (startup), keberadaan coworking space sangat membantu. Karena selain harganya yang lebih terjangkau dibanding sewa kantor dan langsung siap digunakan, coworking space memudahkan untuk membangun jaringan, berkolaborasi, menemukan investor. Salah satu alternatif baru coworking space yang lokasinya terbilang sangat strategis dengan harga terjangkau adalah JSCHive (Jakarta Smart City Hive).

Ruang kantor bersama ini merupakan hasil dari kerjasama antara Pemerintah Provisin DKI Jakarta melalui Jakarta Smart City (JSC) dengan EV Hive. JSCHive diklaim sebagai coworking space pertama di Indonesia yang menghubungkan para startup dengan pemerintah daerah untuk menyederhanakan proses bisnis bagi para pemula.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat meresmikan JSCHive di Jalan Dr. Satrio No. 7, Jakarta Selatan (22/6).  Dalam sambutannya, Djarot mengatakan, coworking space ini dibangun dari ide Basuki Tjahaja Purnama atau akrab dipanggil Ahok saat menjabat sebagai Gubernur. Ide tersebut berangkat dari lambatnya proses administrasi bagi tumbuhnya industri kreatif bagi anak muda.

“Ini ide dari Pak Ahok setahun yang lalu dengan melihat lambatnya proses administrasi bagi tumbuhnya jiwa anak muda yang dinamis untuk mendirikan perusahaan rintisan. Kemudian memanfaatkan aset milik Pemrov DKI Jakarta yang tidak terpakai untuk dijadikan coworking space bekerjasama dengan pihak swasta,” kata Djarot.

Djarot Saiful Hidayat, Gubernur DKI Jakarta (kedua dari kiri) dan Willson Cuaca, Chairman EV Hive (ketiga dari kiri) saat peresmian JSC Hive di Jakarta (22/06/2017)

Dengan adanya JSCHive tersebut, diharapkan dapat semakin memperlancarkan hubungan para startup pemula dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menyederhanakan proses awal berbisnis dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta. Tujuannya untuk menciptakan ekosistem teknologi yang lebih produktif dan berkelanjutan sehingga dapat memperbaiki ekonomi secara keseluruhan.

Sementara itu Wilson Cuaca, Chairman EV Hive & Managing Partner East Ventures, mengatakan JSCHive menyediakan area event, ruang meeting, kantor pribadi dan flexi desk. Anggota dapat mengakses fasilitas coworking space dimulai dari harga keanggotaan RP 300.000 per bulan dan berbagai pilihan paket lainnya termasuk dedicated office.

Sebagai bagian dari EV Hive, setiap anggota JSCHive dapat menikmati akses multilokasi yang memungkinkan anggota untuk bekerja disetiap cabang EV Hive dan akses ke EV Hive Connect, platform untuk startup yang menyediakan software management, penasihat hukum, dan akses ke jaringan investor, korporat dan startup.

“Kolaborasi tersebut dihadirkan untuk mendukung para startup di Jakarta dengan menyediakan ruang kerja yang kondusif dan terjangkau. JSCHive dirancang untuk memfasilitasi diskusi dan kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan startup digital,” ujar Wilson.

Dijelaskan lebih lanjut, JSCHive menawarkan tempat dan dukungan pemerintah untuk menyederhanakan keseluruhan perizinan di Jakarta. Dengan JSCHive, pihaknya semakin memperkuat rangkaian platform kerja, layanan korporat dan jaringan komunitas EV Hive untuk seluruh anggota.

Dengan kemitraan bersama Pemrov DKI tersebut, EV Hive mengklaim dirinya sebagai  penyedia layanan coworking space terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah lokasi dan program pembangunan masyarakat yang paling inovatif. Saat ini, jaringan EV Hive memiliki empat lokasi. Tiga diantaraya berada di Jakarta (The Maja, D.Lab Menteng, JSCHive Kuningan), dan satu di BSD City, Tangerang (The Breeze). Untuk memenuhi permintaan penawaran platform EV Hive, EV Hive berencana membuka lima lokasi baru pada akhir 2017, memperluas total jejak EV Hive ke 9 lokasi di Indonesia.