Gizmologi.idGizmologi.id
  • NEWS
    NEWSShow More
    Hayomoto 9th Anniversary
    Hayomoto Rayakan 9 Tahun, Ajang Berkumpulnya Pegiat Fotografi dengan Agenda Shuterace 2026
    6 November 2026 19:21
    Xiaomi 18 Pro Series
    Xiaomi 18 Pro Series Siap Masuk Indonesia, Kapan Resmi Meluncur?
    6 November 2026 17:21
    fitur Acara WhatsApp
    Fitur Acara WhatsApp Bisa Undang Orang Tanpa Akun, Cek Cara Pakainya
    6 November 2026 13:55
    Sam Altman
    Sam Altman Ramai Dikritik soal RAM PC, Bos OpenAI Buka Suara
    6 November 2026 09:31
    iOS 27.3
    iOS 27.3 Beta Hadir dengan Aplikasi Health Baru dan Fitur AI
    5 November 2026 16:00
  • REVIEW
    REVIEWShow More
    Lenovo IdeaTab Plus
    Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
    Review Dune: Awakening
    Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
    The Blood of Dawnwalker
    Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
    ASUS ROG Azoth X
    Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
    realme16ProHarryPotterEdition
    Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
  • GADGET
    GADGETShow More
    OPPO Find N7
    OPPO Find N7 Dikabarkan Bakal Meluncur di Eropa, Siap Bersaing dengan Samsung
    5 November 2026 12:40
    Xiaomi
    Xiaomi Dikabarkan Siapkan HP Layar Lebar, Ikuti Tren Huawei Pura X View
    5 November 2026 11:31
    iPhone 18
    iPhone 18 Dikabarkan Dapat Baterai Lebih Besar dan Chip A20 2nm
    5 November 2026 10:47
    nubia A77 5G
    nubia A77 5G Meluncur di Indonesia, Dibanderol Rp3,5 Juta dengan Paket Unlimited 5G
    4 November 2026 17:00
    Samsung Galaxy Z Fold 9
    Kamera Samsung Galaxy Z Fold 9 Dikabarkan Tak Banyak Berubah
    4 November 2026 16:32
  • PC
    PCShow More
    HP OmniBook 5
    HP OmniBook 5 Rilis di Indonesia Mulai dari Rp 16 Juta, Cek Spesifikasinya
    5 November 2026 19:05
    GEEKOM Indocomtech 2026
    GEEKOM Ramaikan Indocomtech 2026, Pamerkan AI Mini PC A9 Mega Berperforma Andal Serta Laptop Super Ringan
    31 Oktober 2026 13:35
    MacBook Pro PROLED
    Apple Rilis MacBook Pro PROLED, Membawa Layar Sentuh dan Profil Lebih Ringan
    29 Oktober 2026 11:15
    Logitech MX Master 4
    Logitech MX Master 4 Developer Edition Hadir dengan Desain Khusus Programmer
    28 Oktober 2026 14:09
    Acer Nitro V15
    Acer Nitro V15 Bisa Jadi Pilihan Laptop untuk Kerja dan Kuliah
    28 Oktober 2026 11:40
  • GAMES
  • AUTO
  • MORE
    • Speed Test
    • Gizmopedia
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Interview
    • Apps
    • Opini
    • Versus
    • Awards
    • PRNEWSWIRE
Mesin pencari
Quick Link
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Reading: Kehadiran UU Pelindungan Data Pribadi Perlu Didampingi Lembaga Pengawas Independen
Share
Font ResizerAa
Gizmologi.idGizmologi.id
Font ResizerAa
  • News
  • Review
  • Gadget
  • Gizmoplay
  • Automotive
  • Gizmotalk Podcast
Mesin pencari
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Follow US
  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire

Home » Kehadiran UU Pelindungan Data Pribadi Perlu Didampingi Lembaga Pengawas Independen

News

Kehadiran UU Pelindungan Data Pribadi Perlu Didampingi Lembaga Pengawas Independen

Aditya Fajar
By
Aditya Fajar
29 Oktober 2021 14:55
Share
3 Min Read
ilustrasi Data Pribadi
SHARE

Jakarta, Gizmologi – Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) belum juga diselesaikan di tengah maraknya aksi serangan siber dan peretasan. Mengingat RUU PDP sangat diperlukan untuk menjamin perlindungan privasi kepada warga negara serta memastikan akuntabilitas pelindungan data sektor bisnis dan publik.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sandra Moniaga menilai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) perlu dilengkapi pengawasan yang seimbang melalui pembentukan otoritas independen. Adapun lembaga pengawas independen diperlukan untuk mengawal implementasi atas regulasi tersebut agar berjalan dengan sesuai dan setara terhadap semua orang.

“Referensinya sudah ada. Idealnya, otoritas independen itu bisa menjadi penyeimbang bagi pelindungan data di Indonesia. RUU PDP dan keberadaan otoritas independen adalah kesempatan untuk membangun Indonesia yang lebih menghormati hak asasi manusia,” kata Komisioner Komnas HAM Sandra Moniaga dalam sebuah diskusi, dikutip Jumat (29/10/2021).

Menurut dia, UU PDP merupakan bagian penting dalam konteks hak asasi manusia karena ada potensi kekerasan dan pelecehan online, pencurian identitas digital, dan masalah perlindungan data serta privasi, apabila privasi data tidak dilindungi negara. Selain itu, regulasi data pribadi juga harus memajukan ekonomi digital Indonesia sebagai salah satu prioritas pemerintah.

Saat ini, pembahasan RUU PDP masih berlangsung di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di mana pembentukan Otoritas Pelindungan Data (Data Protection Authority/ DPA) menjadi salah satu sorotan utama. Komisi I DPR RI bersama pemerintah yang diwakili Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya menemukan titik temu terkait otoritas badan pengawas yang akan memastikan bagaimana perlindungan data pribadi beroperasi di Indonesia.

More Read

INDODAX dukung Bappebti bentuk komite aset kripto.
Market Kripto Sedang Lesu, Bappebti Catat Pertumbuhan 16,1 Juta Investor Baru di Indonesia
Inilah Tampilan Desain OPPO Reno5, Gunakan Teknik Reno Glow
Membedah Fitur Sinematografi pada Smartphone “Video-centric” LG V30

Komisi I DPR RI menginginkan agar otoritas perlindungan data pribadi berdiri secara independen dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden, seperti lembaga independen yang sudah diterapkan Indonesia, antara lain Ombudsman, KPK, Bawaslu, KPPU, dan Komnas HAM.

Pengawas Independen

Diskusi RUU PDP

Wahyudi Djafar, Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) menyatakan, pembentukan otoritas independen penting. Mengingat lembaga itu tidak hanya mengawasi pengendali dan pemroses data dari pihak swasta tetapi juga aktivitas pemrosesan data dari badan publik atau pemerintah.

Dalam skala internasional, keberadaan lembaga pengawas independen akan membantu Indonesia dalam mencapai derajat kepatuhan dan keselarasan dengan standar global undang-undang PDP dan implementasi peraturannya.

“Keberadaan lembaga pengawas independen ini akan menjadi hal yang penting dalam hal keselarasan atau kesetaraan hukum pelindungan data Indonesia dengan negara lain,” jelas Wahyudi.

Hal senada juga disampaikan Sih Yuliana Wahyuningtyas, Lektor Kepala, Universitas Katolik Atma Jaya. Dirinya menjelaskan bahwa pembentukan otoritas independen dalam RUU PDP memiliki beberapa tantangan, baik struktur lembaga, fungsi dan koordinasi antar lembaga lain, serta bagaimana memastikan otoritas ini bebas dari pengaruh internal maupun eksternal.

“Akan sangat tidak baik jika kita mempunyai otoritas pelindungan data, contohnya membuat aplikasi dan memroses data pribadi kita dengan (aplikasi) itu,” imbuhnya.

Author
e6860470898fce7ceb05a09e2967e17620de2f568b7b1fd8981c41a07fe48d6e?s=80&d=mm&r=g

Aditya Fajar

Tech and Game Enthusiast, Otaku, S.H. Editor at Gizmologi.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Kaspersky Ungkap Kelompok Ransomware Semakin Banyak dan Canggih
Pengembangan 5G untuk Industri, Telkomsel Unggulkan Smart Mining dan Robot AI
Trafik Data Telkomsel Melonjak Hingga 650 Persen di IKN
Infobip: Customer Experience di Asia Pasifik Bergantung Pada Pemanfaatan Teknologi AI
Menlo Security Tawarkan HEAT Shield Buat Tangkis Serangan Ransomware
TAGGED:DPRELSAMKominfoPerlindungan Data PribadiRUU PDPUU Perlindungan Data Pribadi
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Bluesky Email Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Cry0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Surprise0

Latest Stories

Kode Redeem Wuthering Waves
3 Kode Redeem Wuthering Waves 6 November, Klaim 300 Astrite
Gizmoplay
Hayomoto 9th Anniversary
Hayomoto Rayakan 9 Tahun, Ajang Berkumpulnya Pegiat Fotografi dengan Agenda Shuterace 2026
News
Xiaomi 18 Pro Series
Xiaomi 18 Pro Series Siap Masuk Indonesia, Kapan Resmi Meluncur?
News
fitur Acara WhatsApp
Fitur Acara WhatsApp Bisa Undang Orang Tanpa Akun, Cek Cara Pakainya
News

Latest Review

Lenovo IdeaTab Plus
Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
Review Dune: Awakening
Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
The Blood of Dawnwalker
Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
ASUS ROG Azoth X
Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
realme16ProHarryPotterEdition
Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
Gizmologi.idGizmologi.id
Follow US
© 2025 Gizmologi by PT Konten Cipta Kreatif. All Rights Reserved.

Our Family: Gadgetdiva - Otodiva - Traveldiva

  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire
Memuat Komentar...
icon gizmologi icon gizmologi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?