Jakarta, Gizmologi – Kingston Technology menginformasikan bahwa varian mereka, yakni A400 berhasil tembus 100 Juta Unit. Nah, ini menjadi sebuah pencapaian apik untuk lini SSD SATA yang kini masih bertahan diera gempuran teknologi baru.
Angka tersebut cukup menarik mengingat pasar storage saat ini mulai bergeser ke NVMe PCIe Gen4 hingga Gen5. Namun di sisi lain, SSD SATA seperti A400 ternyata masih punya pasar yang besar, terutama untuk pengguna mainstream yang ingin upgrade dari hard drive konvensional tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Selama beberapa tahun terakhir, Kingston A400 memang menjadi salah satu SSD yang cukup sering ditemui di rak toko komputer maupun laptop entry-level. Faktor harga yang relatif terjangkau, performa yang stabil, serta kompatibilitas luas menjadi alasan mengapa SSD ini masih relevan, bahkan hampir satu dekade setelah debut perdananya.
Baca Juga: Synology Hadirkan PAS7700, Perangkat Penyimpanan Level Enterprise yang Efisien
SSD SATA Masih Punya Tempat

Kingston menyebut A400 menawarkan kecepatan baca hingga 500MB/detik dan tulis hingga 450MB/detik. Secara angka memang jauh di bawah SSD NVMe modern, tetapi untuk kebutuhan dasar seperti booting Windows, membuka aplikasi, hingga upgrade laptop lama, performanya masih terasa signifikan dibanding hard drive mekanis.
Inilah yang membuat SSD SATA belum sepenuhnya ditinggalkan. Banyak perangkat lawas masih menggunakan slot SATA 2.5 inci, dan bagi sebagian pengguna, upgrade ke SSD seperti A400 sudah cukup untuk memperpanjang usia perangkat tanpa harus membeli laptop atau PC baru.
Namun tentu saja, ada keterbatasan yang mulai terasa di 2026. Untuk gaming modern, editing video beresolusi tinggi, atau workload AI yang mulai membutuhkan bandwidth besar, SSD SATA sudah mulai tertinggal. Kecepatan transfernya tidak lagi mampu mengejar kebutuhan software dan game generasi baru.
Kingston Mulai Fokus ke NVMe dan Enterprise
Menariknya, Kingston sendiri tampaknya sadar bahwa masa depan storage kini bergerak ke arah NVMe dan enterprise solution. Dalam pernyataannya, perusahaan menegaskan akan terus mendorong inovasi lewat SSD NVMe berperforma tinggi, SSD data center, hingga solusi industrial untuk kebutuhan server modern dan edge computing.
Artinya, pencapaian 100 juta unit A400 lebih terasa sebagai penanda keberhasilan sebuah produk legacy yang berhasil bertahan lama di pasar. Tidak banyak SSD consumer yang bisa mempertahankan relevansi selama itu di industri hardware yang bergerak sangat cepat.
Meski begitu, untuk pengguna kasual atau mereka yang masih memakai hard drive konvensional, SSD SATA seperti Kingston A400 tetap menjadi upgrade paling realistis. Apalagi ketika harga NVMe dan kebutuhan platform modern belum tentu cocok untuk semua pengguna.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



