Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

OPPO Pamerkan Konsep Smartphone Lipat “Slide-Phone”

0 2.400

Setelah merilis seri Reno5 5G beberapa waktu lalu, OPPO hari ini (14/12) pamerkan sebuah konsep smartphone masa depan yang punya desain futuristis. Konsep ini hadir berbeda dari sekadar konsep karangan pada umumnya, karena dirancang bersama dengan studio desain asal Jepang terkemuka, yaitu nendo, hasilkan “slide-phone” dan “music-link”.

OPPO sendiri memang telah menerbitkan beberapa paten untuk smartphone lipat. Tak hanya sekadar satu lipatan saja layaknya Samsung Galaxy Z Fold 2, namun bisa dilipat beberapa kali. Sehingga tidak mengagetkan bila kali ini bersamaan dengan nendo menunjukkan desain smartphone yang punya ukuran serupa dengan kartu kredit.

Menerapkan apa yang sudah dipatenkan, konsep “slide-phone” ini menunjukkan sebuah perangkat yang bisa dilipat bertahap hingga tiga kali. Saat dilipat, dimensinya hanya 54 x 84mm saja. Terdapat tiga hinge atau struktur lipat untuk menopang masing-masing bagian bodinya, dilipat dalam arah yang sama. Desain ini ditampilkan pada gelaran China International Industrial Design Expo.

Baca juga: OPPO Reno5 Series Meluncur dengan Quad Camera 64MP

OPPO “slide-phone” Hadirkan Konsep Multi Fungsi

Guna mudahkan penggunaan, OPPO menyertakan visual bila perangkat ini bakal bisa dibuka hanya dengan ibu jari saja. Sehingga tak memerlukan kedua tangan untuk membuka masing-masing lipatan. Tak hanya menunjukkan betapa kerennya konsep “slide-phone”, OPPO juga pertunjukkan use case atau fungsi yang bisa dimanfaatkan di masing-masing porsi layarnya.

Ketika dibuka dalam tahap pertama, penggunanya bakal dapat melihat layar dengan dimensi persegi 40mm. Layar tersebut cukup untuk sekadar melihat penunjuk waktu, notifikasi, histori panggilan sampai pemutar musik. Dibuka untuk kedua kalinya, dan kamera akan menghadap ke bagian depan. Berguna untuk penggunaan seperti selfie atau panggilan video.

OPPO slide phone

Kemudian saat dibuka secara utuh, akan menjadi sebuah smartphone dengan desain memanjang ke atas. Layarnya akan menjadi satu bagian utuh berdimensi 7 inci. Dimensi yang cukup besar untuk berbagai keperluan seperti multitasking maupun menulis catatan menggunakan stylus. Dalam sebuah postingan yang diunggah oleh nendo, tampilan layar besar juga bisa sajikan kendali virtual saat bermain gim posisi landscape.

Pengisian dayanya menggunakan cradle khusus, di mana “slide-phone” bisa dimanfaatkan sebagai penunjuk jam di meja. Sementara untuk personalisasi tampilan, OPPO tampilkan bodi luarnya dengan empat opsi warna menarik. Ditambah dengan stylus yang terintegrasi di dalam bodinya.

OPPO “music-link” Integrasikan Beberapa Aksesori IoT

OPPO music-link

Selain “slide-phone”, dipamerkan juga konsep “music-link” yang intinya adalah sebuah earphone TWS. Menjadi sebuah inti, perangkat wearable tersebut bisa diintegrasikan ke beragam aksesori lainnya, sepertu speaker, pengisi data nirkabel sampai smartwatch. OPPO tekankan portabilitas serta desain yang menganut human-centricity pada konsep ini.

Earphone TWS-nya punya desain yang unik, bisa disambungkan menjadi kalung maupun bagian dari smartwatch. Sementara bila diletakkan di dalam case dan ditaruh di atas speaker, musik bakal berpindah ke speaker secara mulus. Juga tersedia ilustrasi lain di mana masing-masing earbud terhubung dengan tali, agar lebih aman saat digunakan untuk berolahraga.

OPPO music-link

Kedua konsep ini mungkin tidak akan terealisasi dalam waktu dekat. Pun juga tak bakal hadir dengan desain yang sama persis. Namun setidaknya, OPPO memberikan gambaran akan bagaimana sebuah perangkat seperti smartphone dan wearable dapat hadir dengan desain ringkas, yang berikan benefit lebih banyak untuk penggunanya.

Oki Sato, CEO & Head of Designer dari nendo mengatakan, “saya terkesan dengan filosofi OPPO, yang lebih dari sekadar memanfaatkan teknologi terbaru dan mengejar hubungan yang nyaman antara orang-orang dan produk mereka, melalui pendekatan desain yang berpusat pada manusia.” Dari kedua konsep di atas, mana yang lebih menarik bagi Gizmo friends?