Nokia 5.4, Gunakan Snapdragon 662 & OZO Spatial Audio

Sebagai pemegang lisensi tunggal, HMD Global baru saja memperkenalkan Nokia Android terbarunya, lagi-lagi menyasar kelas mid-range. Smartphone ini menjadi suksesor dari seri 5.3 yang sudah sempat kami ulas Juli lalu, memiliki keunggulan yang hanya cocok untuk kalangan terbatas. Punya desain identik, Nokia 5.4 adalah penawaran terbaru dari HMD dengan chipset baru Qualcomm.

Lewat Nokia 5.4, HMD tetap mencoba untuk hadirkan smartphone dengan diferensiasi yang berbeda. Dengan program Android One, perangkat ini bakal mendapatkan jaminan keamanan serta perangkat lunak versi terbaru. Dan juga fitur kamera yang diharap bakal menarik para konsumen di segmen kelas menengah.

Punya pendekatan yang berbeda, Nokia 5.4 justru hadir dengan dimensi layar lebih kecil. Ditambah dengan penggunaan desain kamera punch-hole, smartphone ini bakal lebih nyaman dalam genggaman. Sama seperti Nokia 8.3 5G, Nokia 5.4 juga hadir dengan opsi warna gradien menarik, terinspirasi dari aurora borealis. Bodinya diklaim cukup tangguh meski terbuat dari plastik polikarbonat, kuat menahan bobot hingga 30kg.

Baca juga: Nokia C1 Plus, Android 4G Sejutaan Terbaru dari HMD Global

Nokia 5.4 Punya Fitur Kamera Baru

Nokia 5.4

Spesifikasi layar depannya masih belum berubah, gunakan panel IPS dengan resolusi HD+. Sedikit tertinggal, ketika para kompetitornya hadir dengan resolusi full HD+ atau refresh rate tinggi. Dimensinya 6,39 inci, sehingga diklaim lebih mudah masuk ke kantong mengingat dimensi yang lebih kecil.

Sama seperti Nokia 5.3, smartphone ini punya setup empat kamera belakang yang punya bingkai kamera melingkar. Ada sensor ultra wide-angle 5MP dan dua sensor 2MP, masing-masing berfungsi sebagai depth sensor dan sensor makro untuk foto objek dekat. Sensor utamanya sudah ditingkatkan dalam besaran resolusi, kini 48MP dan punya fitur zero shutter lag.

Kalau mungkin sebelumnya tidak punya banyak fitur, kali ini HMD berikan beberapa fitur kamera menarik di Nokia 5.4. Selain mode malam khusus, ada efek potret yang bisa diganti, watermark yang bisa dikustomisasi sesuai keinginan pengguna sampai filter warna saat rekam video. Kamera depannya juga punya sensor lebih besar di 16MP.

Pada sektor perekaman video, Nokia 5.4 dilengkapi mode sinematik khusus, yang dapat merekam dalam rasio 21:9 24fps. Sementara untuk mode perekaman lebih halus, opsi 60fps juga tersedia. Gunakan EIS, fitur OZO spatial audio memungkinkan smartphone untuk merekam video secara stereo, termasuk meredam suara angin.

Zero shutter lag berhasil hadir berkat penggunaan chipset yang tergolong baru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 662 yang bawa ISP Spectra 340. Serta Qualcomm AI engine generasi ketiga yang bisa tingkatkan performa buka tutup aplikasi sehari-hari. Chipset ini juga efisien daya, dengan HMD berani mengklaim dua hari penggunaan lewat baterai 4,000 mAh.

Yang cukup disayangkan, Nokia 5.4 belum mendukung fast charging sama sekali. Alias kecepatan maksimum hanya 10 watt saja, di saat smartphone kelas entri sudah cukup banyak yang mendukung kecepatan hingga 18 watt.

Harga Nokia 5.4

Nokia 5.4

Nokia 5.4 bakal diluncurkan secara bertahap, dengan harga ritel 189 Euro atau sekitar Rp3,2 jutaan. Ada dua opsi warna yang bisa dipilih; Polar Night dan Dusk). Mengingat harga Euro umumnya lebih mahal, besar kemungkinan bila nantinya hadir di Indonesia, bakal punya banderol harga sama seperti Nokia 5.3. Di Indonesia sendiri, HMD mengatakan bila bakal hadir di akhir kuartal pertama 2021, sekitar bulan Maret.

HMD juga mengonfirmasi bila smartphone terbaru ini bakal dilengkapi sensor NFC, yang bisa jadi keunggulan tersendiri. Namun dengan kombinasi spesifikasi lain seperti layar standar dan baterai yang kurang maksimal, apakah bakal masih menarik bagi Gizmo friends?

Tunjukkan Komen (1)