Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Fitur Perekam Layar Segera Hadir di Chrome OS

Sejak pandemi, berbagai aktivitas dilakukan secara daring. Berbeda dengan kantor, di rumah distraksinya sangat besar. Terkadang anak minta sesuatu, kiriman paket datang, dan lainnya. Sehingga tidak bisa fokus mengikuti acara webinar sepenuhnya, kemudian terlewat materi yang penting.

Bagi yang tahu caranya, mereka bisa menginstall aplikasi perekam layar yang sebenarnya banyak tersedia. Namun lebih banyak lagi yang tidak tahu caranya. Terlebih ketika menggunakan ponsel pun, tidak bisa merekam acara webinar, karena aplikasi berbenturan dengan microphone yang aktif saat webinar.

Nah, ada kabar gembira bagi kamu yang memiliki laptop berbasis Chrome OS. Karena Google berencana akan menambahkan perekam layar  yang akan hadir di Chrome OS pada bulan Maret. Fitur ini memungkinkan seseorang merekam pelajaran video dan instruksi lainnya dengan mudah.

Cara Merekam Layar di Chrome OS

Fitur perekam layar ini akan tersedia dengan membuka setelan cepat di pojok kanan bawah. Muncul tepat di bawah tombol Wi-Fi, pengguna dapat mengeklik untuk menampilkan panel rekam yang tersedia di bawah layar.

Saat Chromebook merekam, lingkaran merah akan muncul di sisi kanan. Perubahan terjadi pada posisi tombol yang sekarang pindah ke sebelah ke kiri. Ini memungkinkan Anda memilih antara tangkapan layar atau pengambilan video, dengan dapat menentukan layar penuh. Menu pengaturan  memungkinkan pengguna untuk menangkap suara dengan fitur “Rekam Mikrofon”.

Selain fitur perekam layar, juga ada alat untuk membaca layar yaitu Chromevox. Fitur aksesibilitas ini sangat berguna bagi semua orang, termasuk para penyandang disabilitas. ChromeVox memiliki fitur baru termasuk tutorial yang disempurnakan. Kemudian kemampuan untuk menelusuri menu ChromeVox. Serta peralihan suara yang mulus yang secara otomatis mengubah suara pembaca layar berdasarkan bahasa teks.

Google juga membuat peningkatan audio, video, dan keandalan yang signifikan untuk Meet di Chromebook sehingga terus berfungsi dengan lancar untuk semua orang.

Pengembangan Aplikasi Pendukung Chrome

ilustrasi google meet

Google telah mengembangkan layanannya untuk sekolah dan pertemuan jarak jauh, sejak kemunculan pandemi COVID-19. Pada bulan-bulan awal sekolah jarak jauh, platform ini telah menyediakan rapat Meet hingga 100 peserta bagi siapa saja yang memiliki akun Google.

Dalam upaya untuk bersaing dengan Zoom dan platform sejenis,  Meet telah menambahkan beberapa fitur lainnya. Perusahaan telah meluncurkan fitur dalam beberapa bulan terakhir seperti latar belakang khusus, efek blur, teks real-time, mode cahaya rendah, dan peningkatan kualitas.

Selain itu, orang tua sekarang dapat menggunakan aplikasi pengawas, Family Link  untuk mengelola akun sekolah anak-anak mereka. Dengan begitu, batasan waktu layar, waktu tidur, dan lainnya dapat diterapkan orang tua di akun pribadi anak-anak mereka  yang dapat tersambung ke akun sekolah.

Chromebook Untuk Siswa dan Pelajar

ASUS Chromebook C214 harga

Di sisi perangkat keras, Google telah mengumumkan akan meluncurkan lebih dari 40 Chromebook baru tahun ini. model ini diklaim akan memberikan pengalaman Google Meet dan Zoom yang luar biasa. Untuk memandu pengguna mendapatkan Chromebook yan sesuai, perusahaan telah mengeluarkan daftar merk yang tersedia, seperti dari Samsung, Lenovo, HP, Dell, Asus, dan Acer.

Chromebook sangat laris di pasar pendidikan,  ini disebabkan karena tingat keterjangkauan dan penggunaan Google Classroom yang meluas. Pada 2020 terjadi peningkatan permintaan barang dari sekolah yang mengadakan pengajaran di rumah untuk pertama kalinya.

Beberapa alat lain untuk pelajar Chromebook sedang dalam tahap pengerjaan. Google berharap dengan adanya alat tersebut akan memudahkan siswa dan guru untuk merekam pelajaran virtual.

“Kami telah membuat sumber daya untuk membantu pengguna menemukan Chromebook yang tepat untuk kebutuhan Anda. Apakah itu pembelajaran di kelas maupun virtual, atau perangkat yang dapat dipakai untuk pengajar dan staf,” kata Andy Russell, Product Manager Google.

Tinggalkan komen