Jakarta, Gizmologi – Pada acara Halal Bihalal Jakarta 2026, Netzme mendapatkan penghargaan sebagai mitra kolaborator Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Jakarta Barat, Sabtu (11/4). Penghargaan ini merupakan apresiasi atas peran aktif perusahaan dalam mendorong digitalisasi dengan QRIS Soundbox Netzme.
Acara Halal Bihalal Jakarta 2026 menjadi puncak dalam rangkaian Jakarta Festive Wonder. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
“Halal Bihalal Jakarta malam ini bukan milik satu golongan, bukan milik satu kelompok, bukan milik satu identitas. Halal bihalal ini adalah milik kita semua, milik warga Jakarta. Jakarta telah menemukan jiwanya sebagai kota yang merangkul, bukan memisahkan, kota yang ramah membuka pintu, bukan menutup dirinya,” ujar Rano Karno.
Baca Juga: Netzme Gercep Ajak UMKM ke Jepang, Coba QRIS Antarnegara
QRIS Soundbox Netzme Jadi Mitra Strategis Pedagang Pasar Raya

Netzme mendapatkan penghargaan atas perannya memberdayakan UMKM melalui program Jakpreneur dan pedagang pasar di bawah naungan Perumda Pasar Jaya. Hingga April 2026, sebanyak 21 pasar telah menerima edukasi dan implementasi digitalisasi dari Netzme.
“Sejalan dengan pesan Bapak Rano Karno mengenai kota yang merangkul, Netzme hadir untuk merangkul// pelaku usaha yang selama ini kesulitan menjangkau teknologi finansial,” ungkap CCO Netzme, Bayu Wijanarto.
Dengan adanya penghargaan ini, perusahaan mengatakan akan terus memperkuat ekonomi akar rumput. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah penyediaan QRIS Soundbox Netzme.

Sebagai informasi, alat ini merupakan sebuah solusi teknologi yang memberikan notifikasi suara transaksi secara real-time untuk membantu pedagang pasar tradisional bertransaksi dengan lebih aman. Penghargaan ini menegaskan posisi perusahaan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota yang tidak pernah meninggalkan akarnya, namun tetap melaju sebagai kota global yang inklusif dan berbudaya.
“Melalui QRIS Soundbox dan program edukasi berkelanjutan bersama Jakpreneur serta Pasar Jaya, kami ingin memastikan pedagang pasar tidak merasa asing dengan kemajuan digital di kotanya sendiri,” kata Bayu.

Rangkaian Jakarta Festive Wonder diawali dengan berbagai kegiatan seperti Christmas Carol, Imlek Kolosal, Festival Ogoh-ogoh, hingga Jakarta Bedug Kolosal. Rangkaian ini disebut berdampak positif bagi perekonomian.
Selama periode perayaan Natal hingga saat ini, tercatat perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp 67,5 triliun. Program mudik ke Jakarta yang diinisiasi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, lanjut Rano, juga menjadi bukti bahwa Jakarta tetap menjadi kota yang menarik dan dipercaya. Program tersebut bahkan mencatat transaksi hingga Rp20 miliar.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



