Gredu Umumkan Pendanaan Seri A Rp58 Miliar, Siap Ekspansi Ke Luar Jabodetabek

Bertujuan untuk turut membangun pendidikan di Indonesia yang lebih baik secara digital, Gredu hadir untuk digitalisasi sekolah dan permudah proses pembelajaran jarak jauh (PJJ). Perusahaan rintisan bidang pendidikan (EduTech) ini baru saja mengumumkan penutupan putaran pendanaan seri A, yang dipimpin oleh Intudo Ventures.

Dengan partisipasi dari investor sebelumnya, Vertex Ventures, Gredu berhasil mengamankan nilai sebesar US$ 4 Juta, atau setara dengan Rp58 miliar. Ke depannya, Gredu akan menggunakan pembiayaan ini untuk ekspansi pasar ke luar wilayah Jabodetabek, khususnya kota-kota besar yang ada di Indonesia.

Baca juga: Dukung Pembelajaran Daring, Gredu Perbarui Aplikasi Secara Menyeluruh

Selain itu, dana juga bakal digunakan untuk akselerasi pengembangan produk yang dapat dipersonalisasi. Guna penuhi kebutuhan para pendidik dan tim administrasi sekolah, serta perekrutan talenta baru di semua fungsi, demi mendukung digitalisasi sektor pendidikan Indonesia.

Perluas Usaha Digitalisasi Sekolah Hingga Tingkat Nasional

Ilustrasi Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh Online (Foto: 123rf/Dinis Tolipov) paket extra pintar
Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (Foto: 123rf/Dinis Tolipov)

“Di masa yang penuh tantangan ini, digitalisasi sudah menjadi kebutuhan bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia,” ujar Rizky Anies, co-founder & CEO Gredu dalam sebuah rilis yang diterima Gizmologi (13/7). Ia menambahkan, lewat pendanaan yang baru diraih, pihaknya ingin tingkatkan produk dan jangkauan, mengurangi gesekan dan memudahkan proses digitalisasi, dengan menawarkan solusi yang intuitif dan menarik.

Dengan begitu, digitalisasi dalam kegiatan persekolahan dapat dilakukan dengan benar dan efektif bagi semua pihak yang terlibat. “Kami yakin terhadap pasar dan pertumbuhan digitalisasi dalam pendidikan, dan menargetkan untuk perluas bisnis kami secara nasional dan regional sepanjang tahun depan,” tambah Rizky.

Sejak pertama kali didirikan pada 2016 lalu, Gredu sediakan aplikasi yang terdiri dari empat komponen utama. Gredu School Management System hadir menjadi seperangkat alat administratif, dirancang untuk meningkatkan pengelolaan sekolah. Sementara Gredu Parent dirancang untuk bantu orang tua dan wali memantau kinerja anak-anak termasuk kehadiran mereka.

Dua lainnya, Gredu Teacher & Gredu Student hadir damping guru dan siswa dalam masa pembelajaran. Guru dapat melacak kehadiran siswa, membuat dan menilai ujian, mengatur kegiatan kelas hingga jalin komunikasi dengan orang tua. Sementara siswa dapat melihat nilai ujian, kehadiran, kegiatan sekolah serta akses berbagai konten yang disiapkan sebagai pendukung pembelajaran.

Gredu Ingin Tingkatkan Efektivitas Sistem Pendidikan Indonesia

Gredu

Saat ini, Gredu telah bekerja sama dengan lebih dari 400 sekolah, dengan jumlah pengguna yang sudah melampaui 400 ribu dan akan terus bertambah. Keempat layanan Gredu yang sudah disebutkan di atas dapat digunakan lewat skema berlangganan, memungkinkan sekolah dan guru untuk lacak kinerja dan kemajuan siswa sesuai dengan kurikulum nasional. Demi tingkatkan pengawasan dan efektivitas instruksi.

Patrik Yip, founding partner Intudo Ventures mengatakan, “bekerja sama dengan civitas dan administrator sekolah, Gredu memberikan solusi inovatif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas, transparansi dan efektivitas sistem pendidikan Indonesia.” Saat ini, Gredu juga tengah kembangkan produk vertikal baru, termasuk di antaranya program untuk prasekolah dan universitas.

Sejak awal tahun, aplikasi smartphone milik Gredu juga telah mendapatkan pembaruan secara menyeluruh. Sekolah juga tak perlu khawatir apabila perlu melakukan migrasi secara mendadak, karena telah disediakan sistem manajemen sekolah, kegiatan belajar-mengajar hingga administrasi sekolah.

Tinggalkan komen