Selesai Program, Peserta Digitarasa Batch 2 Dapat Eksposur di GoFood

Setelah diselenggarakan sepanjang tahun 2020, program pelatihan Digitarasa angkatan kedua (Digitarasa Batch 2) sudah memasuki tahap akhir atau final. Program tersebut telah memberikan kesempatan untuk 15 pengusaha kuliner, agar dapat perluas jangkauan pasarnya ke jutaan pelanggan Gojek. Mereka telah mengikuti serangkaian pelatihan yang diadakan sejak bulan September 2020 kemarin.

Mengakhiri program tersebut, Gojek berikan ke-15 peserta kesempatan untuk dapat dilihat oleh jutaan pengguna aplikasi Gojek. Yaitu melalui program Promo Foodiskon: Resto Rekomendasi Chef Arnold di halaman utama menu GoFood. Program ini bisa diakses sejak tanggal 9 – 23 Desember 2020, sembari tawarkan diskon hingga 30% agar semakin menarik pengguna aplikasi Gojek untuk mencoba.

15 peserta Digitarasa Batch 2 adalah buah hasil dari pemilihan proses seleksi ketat, dari total 800 pendaftar. Tak hanya dari Jabodetabek saja, juga dari Bandung, Medan, Surabaya dan Makassar. Mulai bulan September hingga November, pelaku usaha kuliner anak bangsa ini mendapatkan tahap-tahap pelatihan mulai dari bootcamp dengan beragam materi, dari mentor-mentor ternama dan memang andal di bidangnya.
Baca juga: Dukung UMKM Kuliner, GoFood Gandeng KOMPAG Perluas Jaringan di 2021

Peserta Digitarasa Batch 2 Menerima Materi Bisnis Menyeluruh

Peserta Digitarasa Batch 2
(searah jarum jam) Moderator – Rosa Ndona, VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek – Rosel Lavina, CEO Digitarasa – Arnold Poernomo, bersama sejumlah mitra usaha kuliner di acara penutupan rangkaian pelatihan Digitarasa Batch 2 hari ini, Jumat (11/12).

Beberapa materi yang diberikan seperti kiat sukses bisnis kuliner dan bangkit dari kegagalan, langsung oleh Chef Arnold Poernomo. Lalu juga tentang entrepreneurship dan mengukur skala bisnis dari Edward Tirtanata, CEO Kopi Kenangan. Serta inovasi pengembangan usaha lewat teknologi oleh GoFood dan penggiat bisnis kuliner Tanah Air lainnya.

Dalam sebuah konferensi virtual yang diadakan pagi tadi (11/12), Rosel Lavina, VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek mengatakan bila pihak GoFood sangat memahami tantangan yang dialami para pelaku UMKM kuliner. Termasuk dalam hal manajemen bisnis, pemasaran dan permodalan. Terutama setelah lima tahun menjadi growth partner para UMKM kuliner.

Rosel menambahkan, selama masa pandemi, GoFood telah meluncurkan beragam inovasi, beradaptasi dan tumbuh bersama mitra usaha. “GoFood berbangga hati dapat terus memberikan dukungan lewat Digitarasa, yang berbentuk pelatihan dan akses eksposur kepada pelanggan Gojek,” tambahnya.

Rajamu, Menjual Jamu dengan Konsep Modern

Mitra Usaha - Aljelin - Rajamu, Medan - Digitarasa
Aljelin, pendiri Rajamu, salah satu peserta Digitarasa Batch 2.

Sebelum membentuk Rajamu, faktor yang membuat Aljelin sebagai pendiri dan peserta Digitarasa Batch 2 ini adalah rasa penasarannya mengenai ketersediaan jamu yang seharusnya mudah di Yogyakarta, serta mengapa anak muda tak menggemari minuman sehat tersebut. Dengan tujuan melestarikan & memodernisasi warisan herbal Indonesia kepada generasi muda, Rajamu terbentuk.

Dalam mengembangkan produk, Aljelin menghadapi beragam tantangan seperti pertumbuhan transaksi yang lambat, ditambah dengan keterbatasan pengetahuan bisnis. Namun di tengah pandemi, Rajamu mulai meningkat signifikan, karena permintaan terhadap minuman sehat yang naik.

Ia merasa sangat terbantu dengan para mentor dari Digitarasa. “Salah satunya dengan kurikulum creative thinking dari Dimaz Muktiarto, tim kreatif Gojek. Saya belajar bahwa marketing buka sekadar jualan, tapi bagaimana saya dapat mengkomunikasikan nilai dari sebuah brand, dan bagaimana produk tersebut dapat memberi manfaat dengan cara yang inspiratif dan menyentuh hati masyarakat.”

Dari kurikulum tersebut, Aljelin dapat menyampaikan pesan bukan dari manfaat jamu beras kencur sebagai penambah nutrisi, namun lebih ke bagaimana dengan terpenuhinya nutrisi berkat jamu, pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat, serta bisa lebih memenuhi aktivitas lainnya. Kini, Rajamu sudah memiliki 16 lokasi yang tersebar di Medan.

GoFood Berikan Eksposur Tambahan ke Pengguna Gojek

Lewat “Promo Foodiskon: Resto Rekomendasi Chef Arnold”, GoFood memberikan kesempatan eksklusif bagi pengusaha kuliner peserta Digitarasa untuk menyapa pelanggannya. Khusunya di kota Jakarta, Bandung, Medan dan Surabaya, sekaligus merayakan akhir dari pelatihan Digitarasa Batch 2. “Para pelanggan Gojek dapat mencoba dan menikmati pilihan kulines andalan dari para startup kuliner yang telah kami kurasi, dengan potongan harga sampai 30%,” lanjut Rosel.

Pada kesempatan yang sama, chef profesional sekaligus CEO Digitarasa, Arnold Poernomo menyampaikan apresiasnya terhadap antusiasme peserta angkatan kedua. Meski diadakan secara virtual, kelima belas peserta mampu membuktikan semangatnya untuk menambah ilmu serta terus berinovasi dan bertumbuh. Promo Foodiskon yang diadakan saat ini hadir sebagai salah satu manfaat program untuk peserta.

“Tentunya, menjadi bagian dari festival promo online ini menrupakan kesemaptan yang luar biasa, karena brand mereka dapat lebih dekat dengan pelanggan, serta terhubunh dengan jutaan GoFoodies. Saya harap Digitarasa dapat berkontribusi untuk visibilitas merek dan keberlanjutan usaha mereka ke depannya,” terang Arnold.

Tunjukkan Komen (2)