Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Samsung Rilis Exynos 2100 dengan Fabrikasi 5nm EUV, Kinerja Setara Snapdragon 888

1 1.059

Dalam pekan ini, produsen elektronik asal Korea Selatan, Samsung bakal perkenalkan flagship terbarunya, Galaxy S21 series secara global di tanggal 14 Januari mendatang. Smartphone tersebut bakal hadir dengan desain yang baru, serta ditenagai chipset Snapdragon 888 plus Exynos 2100, yang diklaim sama-sama powerful.

Jelang perilisannya, Exynos 2100 baru saja diresmikan melalui sebuah peluncuran resmi yang diadakan secara terpisah. Chipset ini memang diperlukan, mengingat sudah sangat umum bila Samsung selalu gunakan dua varian chipset untuk flagship-nya; Snapdragon untuk regional Amerika Serikat serta China, dan Exynos untuk wilayah global lainnya, termasuk di Indonesia.

Secara angka, memang lompatannya cukup jauh dari Exynos 990 ke Exynos 2100. Dan memang, Samsung berikan beragam peningkatan yang menyeluruh. Mulai dari performa prosesor, cip grafis sampai kemampuan AI yang diusungnya. Bahkan lebih kencang dari Snapdragon 888 untuk beberapa bagian pengukuran.
Baca juga: Samsung Exynos 1080, Chipset 5G dengan Fabrikasi 5nm

Spesifikasi Exynos 2100, Performa Setara Snapdragon 888

Exynos 2100
Inyup Kang, President of System LSI Business, Samsung Electronics saat perkenalkan Exynos 2100 (12/1).

Exynos 2100 adalah cip pertama dari Samsung yang memiliki modem 5G terintegrasi, sekaligus dibuat melalui proses fabrikasi 5nm extreme ultra-violet (EUV). Dan untuk arsitektur CPU-nya, digunakan yang sama persis seperti milik Snapdragon 888. Ada delapan inti CPU yang dibagi dalam tiga jenis; satu unit prime CPU Cortex-X1 2,9GHz, tiga unit big CPU Cortex A-78 2,8 GHz dan empat unit little CPU Cortex-A55 2,2 GHz.

Ya, secara angka, clockspeed dari masing-masing CPU dibuat lebih tinggi dari Snapdragon 888. Dan dari hasil benchmark yang sudah muncul di Geekbench saat ini, dalam smartphone yang sama (Galaxy S21+ & S21 Ultra), skor Exynos 2100 sedikit melebihi Snapdragon 888 khusus untuk pengujian multi-core. Sementara untuk single-core, masih sedikit kalah tipis.

Namun bila dibandingkan dengan seri sebelumnya (Exynos 990), Samsung mengklaim bahwa Exynos 2100 punya performa 30% lebih kencang, sekaligus 20% lebih hemat daya. Sementara GPU terbarunya, Mali-G78 terbuat dari total 14 inti, bawa peningkatan 40% lebih baik.

Selain CPU dan GPU, hadirnya Neural Processing Unit atau NPU juga penting untuk memroses fitur AI yang dibawa pada smartphone. Klaim yang disampaikan oleh Samsung sama dengan Qualcomm, bisa meraih hinga 26 TOPS. NPU tersebut juga bakal membantu Image Signal Processor (ISP) kamera Samsung untuk menganalisa objek hingga wajah, berikan pengaturan maksimal.

ISP dari Exynos 2100 nantinya mendukung kamera dengan sensor hingga resolusi 200MP, yang memang sedang digodok oleh Samsung. ISP ini bisa disambungkan ke enam sensor individu, dan bisa memroses empat sensor kamera sekaligus dalam satu waktu. Termasuk gunakan informasi dari sensor lain untuk tingkatkan kualitas pembesaran foto (zoom) serta foto ultra-wide.

Exynos 2100 Bakal Digunakan di Galaxy S21 Series

Exynos 2100

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bila cip terbaru dari Samsung ini bakal digunakan di Galaxy S21 series. Dari keunggulan-keunggulan yang terlihat di atas, sepertinya Samsung sudah semakin dekat untuk mencoba bersaing dengan cip rilisan Qualcomm lewat Exynos 2100.

Karena selama ini, varian flagship Samsung Galaxy S maupun Note series selalu dinilai inferior. Mulai dari performa hingga daya tahan baterainya yang masih kurang bila dibandingkan varian Snapdragon. Semoga situasi tersebut tidak terjadi lagi di smartphone flagship Samsung varian global yang rilis di tahun 2021 ini ya.