Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Kinerja 2019, Indosat Raih Laba Bersih Rp1,56 Triliun

0 1.110

Indosat baru saja melaporkan kinerja perusahaan pada tahun 2019 yang dianggap makin sehat seiring dengan strategi untuk melayani kebutuhan pasar telekomunikasi Indonesia. Operator milik Ooredoo Qatar tersebut mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12,9% YoY, pertumbuhan pendapatan seluler 14,7% YoY, dan laba bersih sebesar Rp1,6 triliun.

Menurut Ahmad Al-Neama, President Director and CEO Indosat Ooredoo, pihaknya telah berhasil melaksanakan strategi 3 tahun perusahaan yang menyebabkan kinerja keuangan yang solid. Indosat juga berinvestasi untuk meningkatkan cakupan dan kinerja jaringan 4G, dengan langkah-langkah ini berkontribusi terhadap peningkatan basis pelanggan dan volume trafik data Perusahaan.

“Sejalan dengan langkah kami untuk masa yang akan datang, kami ingin memainkan peran utama dalam membangun ekosistem digital Indonesia, dengan menghadirkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman bagi pelanggan yang akan menciptakan nilai bagi pemegang kepentingan Perusahaan,” ujar Ahmad Al-Neama, dalam pernyataan resminya di Jakarta (24/02).

Kinerja Keuangan Indosat Tahun 2019

Operator yang identik dengan warna kuning dan merah ini melaporkan total pendapatan yang tumbuh sebesar 12,9% menjadi sebesar Rp26,1 triliun. Kemudian pendapatan seluler tumbuh sebesar 14,7% menjadi sebesar Rp20,7 triliun. Serta EBITDA mencapai Rp9,9 triliun, atau tumbuh kuat sebesar 51,6% YoY.

Pelanggan seluler tumbuh sebesar 1,2 juta pelanggan menjadi 59,3 juta pelanggan pada akhir tahun 2019. Dari pelanggan sebanyak itu, Average Revenue per User (ARPU) meningkat menjadi Rp27,9 ribu dari tahun sebelumnya sebesar Rp18,7 ribu. Penyebab utamanya adalah tingginya peningkatan trafik data sebesar 71,6% YoY. Indosat Ooredoo juga membukukan laba bersih sebesar Rp1.569,0 miliar atau naik sebesar hampir Rp4 triliun dibandingkan rugi bersih di tahun 2018 yang disebabkan oleh perbaikan EBITDA dan penjualan menara.

Dalam hal operasional, perusahaan berhasil melaksanakan penggelaran jaringan 4G secara intensif. Operator ini mengembangkan cakupan populasi 4G dari hanya sebesar 44% pada akhir tahun 2017 hingga mencapai hampir 90% di tahun 2019. Perusahaan telah mengoperasikan total 124.144 BTS per 31 Desember 2019, meningkat sebesar 49.218 BTS dibandingkan tahun lalu. Sampai dengan saat ini, Indosat mengoperasikan  BTS 4G sebanyak 48.048.

Pada tahun 2020, Perusahaan memberikan arahan pertumbuhan pendapatan sesuai dengan tingkat pertumbuhan pasar, dengan EBITDA margin pada kuadran persentase 30% atas, serta CAPEX diantara Rp8,5 sampai dengan Rp9,5 triliun.

Jual Menara dan Perampingan Karyawan

Setidaknya ada dua langkah strategis yang dilakukan Indosat untuk menekan biaya. Sebagaimana yang dilakukan XL Axiata, Indosat juga juga melakukan penjualan menara. Indosat saat ini telah menyelesaikan penjualan 3.100 menara kepada PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Professional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dengan nilai transaksi sebesar Rp6,39 triliun.

Penjualan ini akan mendukung rencana strategis Indosat Ooredoo untuk meningkatkan pengalaman jaringan lebih lanjut, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi pelanggan.

Selain itu, langkah kontroversial yang dilakukan Indosat adalah melakukan perampingan karyawan. Pada 14 Februari 2020 kemarin, bertepapatan dengan hari Valentine, Indosat merumahkan sebanyak 677 karyawan. Menurut Irsyad Sahroni, Director & Chief of Human Resources Indosat Ooredoo, ini merupakan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar.

“Kami telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh,” ujarnya.

Irsyad menambahkan, telah mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengkomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik yang terkena dampak maupun yang tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak.

“Dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80% telah setuju menerima paket kompensasi ini dan kami juga menjalin kerja sama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi mereka agar tetap dapat bekerja di mitra kami tersebut,” pungkasnya.


Beli pulsa dan paket data Indosat di:

Lazada.co.id Shopee.co.id Blibli.com Bukalapak.com Tokopedia