Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Miliki 45,5 Juta Pelanggan, Telkomsel Kuasai 33,5% Pangsa Pasar di Jabodetabek & Jabar

0 602

Jabodetabek & Jabar sebagai kawasan ibu kota dengan kepadatan penduduk paling tinggi dan infrastruktur jaringan paling lengkap menjadi barometer untuk setiap layanan telekomunikasi. Itu yang membuat persaingan antar operator di kawasan ini sangat ketat. Hal itu diungkapkan oleh Singue Kilatmaka, Manager Corporate Communication Telkomsel Area 2 (Jabotabek Jabar) di sela-sela media gathering di Hotel Four Points, Kuta, Bali (20/3/2018). Ia bersyukur karena Telkomsel Area 2 berhasil menguasai pangsa pasar di area ini dengan raihan 33,5% dengan 45,5 juta pelanggan.

“Sangat berat untuk bisa mencapai angka itu karena persaingan yang sangat tinggi di Jabodetabek & Jabar. Di mana sebanyak 68% berada di wilayah Jabodetabek dengan pertumbuhan per tahun (year on year) mencapai 19%,” kata Singue.

Seperti sudah diprediksi, layanan digital terus meningkat. Di mana untuk Telkomsel Area 2, pertumbuhan bisnis digital mencapai 43,4% di mana sebanyak 56% merupakan pelanggan data.  Pencapaian lain yang cukup memuaskan menurutnya adalah, Telkomsel Area 2 berhasil mendorong layanan paska bayar menjadi lebih tinggi dengan pertumbuhan 14% yang mencapai 2,1 juta pelanggan. Angka tersebut cukup memuaskan mengingat kebiasaan konsumen di Indonesia yang lebih suka berlangganan prabayar.

Menurut Singue, pencapaian yang berhasil diraih Telkomsel Area 2 Jabodetabek & Jabar tak lepas dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan yang memuaskan (great customer experience). “Untuk meraih hal itu, selama tahun 2017 kami telah meningkatkan pembangunan BTS baru hingga 135% dibandin tahun sebelumnya, di mana sebanyak 336% merupakan BTS 4G LTE baru di Jawa Barat,” ujarnya.

Selain itu, sejak memperoleh frekuensi di 2,3 GHz, Telkomsel Area 2 Jabodetabek & Jabar langsung gencar membangun jaringan. Sebanyak 1200 BTS baru dibangun menggunakan frekuensi 2,3GHz. Saat ini, Telkomsel Area 2 Jabodetabek dan Jabar telah memiliki lebih dari 45 ribu BTS. Dari angka tersebut, sebanyak 75% sudah mendukung layanan 3G dan 4G LTE dengan jumlah yang paling banyak masih di Jabodetabek karena memang kebutuhan yang sangat tinggi di area tersebut.
Baca: Merogoh Rp3 Triliun Demi Frekuensi 2,3 GHz, Ini yang Akan Dilakukan Telkomsel

Fokus Telkomsel Area 2 Jabodetabek Jabar di Tahun 2018

Tim corporate communication Telkomsel Area 2 Jabodetabek Jabar

Singue mengungkapkan ada beberapa upaya yang dilakukan di tahun 2018 untuk meningkatkan pertumbuhan. Pertama adalah melakukan segmentasi pasar, misalnya untuk wilayah dengan populasi kelas menengah ke bawah, melakukan program aktivitas yang melibatkan banyak orang seperti jalan sehat dan lari masih cukup efektif.

Selanjutnya Telkomsel Area 2 Jabodetabek Jabar juga berupaya untuk lebih banyak melakukan penetrasi di segmen korporate. “Saat ini jumlah pelanggan perusahaan ada 10.000 , ini yang ingin didorong. Karena untuk segmen korporasi, persaingan dengan operator lain headnya lebih kencang. Sekali pindah dalam satu perusahaan bisa 1000 pelanggan sekaligus,” ungkapnya.

Langkah berikutnya adalah sinergi dengan pemerintah yang lebih erat sebagia bagian untuk mendorong pemanfaatan digital hingga level kabupaten dan kota, termasuk pemanfaatan 4G LTE. Dijelaskan, saat ini sudah banyak pemerintah kota dan kabupaten yang disupport untuk pembuatan aplikasi. Salah satunya di Lebak dan Bekasi. Pengembangan aplikasi tersebut dilakukan oleh tim internal Telkomsel Area 2 untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dari pihak Pemda ingin dibuatkan dalam bentuk apa.

Misalnya di Lebak, mereka membutuhkan aplikasi untuk pendataan kelahiran dan kematian. Hal ini karena faktor geografisnya, Bupati Lebak berharap orang tidak perlu datang ke kelurahan untuk melaporkan kelahiran dan kematian, tapi cukup melalui aplikasi. Kemudian pihak kelurahan yang akan mendatangi alias jemput bola.

Selanjutnya, Telkomsel akan terus mendorong layanan TCash untuk segmen pasar tradisional. Di area Jakarta saat ini baru ada dua yaitu di Pasar Mayestik dan Pasar Modern Bintaro, di mana respon pelanggan juga cukup bagus. Jadi sekarang beli sayur, ayam, dan lainya bisa pakai TCash yang telah mendukung QR Code.

Untuk segmen anak muda, mereka akan diarahkan menjadi wirausaha muda melalui program Telkomsel Ambassador Wirausaha Muda dengan pemanfaatan berbagai layanan Telkomsel sesuai minat mereka. Kemudian yang paling seru menurut Singue adalah pemanfaatan layanan mobile games yang tidak hanya di daerah kota besar, tetapi juga di wilayah remote (pelosok).

“Setelah game Mobile Legend booming, ternyata kami temukan banyak komunitas pemain game tersebut di beberapa daerah di mana mereka sudah sangat memanfaatkan layanan digital itu dengan cukup expert. Sehingga ketika membuat di beberapa kota seperti Garut, Cirebon, Serang, Pandeglang, Lebak, Cianjur, peminatnya banyak. Ini yang membuat kami untuk meningkatkan kapasitas,” ungkap Singue.

Terakhir, penguatan network supaya lebih kuat di tahun 2018 terutama untuk persiapan Asian Games agar perhelatan olahraga tingkat Asia tersebut sukses.