Jakarta, Gizmologi – Xiaomi akhirnya memastikan jadwal peluncuran seri Xiaomi 17T yang akan digelar pada 28 Mei mendatang. Lewat teaser resminya, perusahaan bahkan menyebut lini terbaru ini sebagai “upgrade terbesar” untuk keluarga T Series sejauh ini.
Pernyataan tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Dalam beberapa minggu terakhir, bocoran soal Xiaomi 17T dan 17T Pro memang sudah cukup ramai beredar, mulai dari desain, spesifikasi, hingga perkiraan harga untuk pasar Eropa. Fokus utamanya terlihat ada pada performa flagship, kapasitas baterai besar, dan peningkatan kamera.
Menariknya, Xiaomi tampaknya tetap mempertahankan identitas T Series sebagai lini “semi-flagship” yang mencoba menawarkan spesifikasi tinggi tanpa harus masuk harga ultra-premium seperti seri Ultra. Meski begitu, jika bocoran harga benar, banderolnya kali ini juga mulai mendekati wilayah flagship konvensional.
Baca Juga: Xiaomi 17 Max Resmi Diumumkan, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 6,9 Inci
Chip MediaTek Jadi Andalan Baru

Xiaomi 17T disebut akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8500-Ultra, sementara versi Pro diprediksi hadir dengan Dimensity 9500 yang masuk kategori flagship. Ini menjadi sinyal bahwa Xiaomi semakin percaya diri memakai chipset MediaTek untuk bersaing langsung di kelas performa tinggi.
Untuk layar, Xiaomi 17T Pro kabarnya bakal memakai panel AMOLED 6,83 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 144Hz. Versi reguler sedikit lebih kecil di 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz. Keduanya sama-sama membawa kamera utama 50MP, tetapi sensor yang digunakan berbeda.
Varian Pro diperkirakan memakai sensor Light Fusion 950, sedangkan model standar menggunakan Light Fusion 800. Selain itu, keduanya juga disebut akan membawa kamera telefoto 50MP dengan 5x optical zoom dan ultrawide 12MP. Konfigurasi ini cukup agresif untuk lini T Series yang biasanya lebih fokus di performa ketimbang fotografi.
Baterai Besar Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu peningkatan paling menarik ada di sektor baterai. Xiaomi 17T disebut akan hadir dengan baterai 6.500mAh dan fast charging 67W. Sementara versi Pro diprediksi membawa baterai 7.000mAh lengkap dengan 100W wired charging dan 50W wireless charging.
Jika spesifikasi tersebut benar, Xiaomi tampaknya ingin menjawab tren kebutuhan pengguna yang semakin mencari smartphone dengan daya tahan panjang tanpa mengorbankan performa. Apalagi chipset flagship modern dan fitur AI mulai membuat konsumsi daya semakin tinggi.
Namun di sisi lain, harga juga menjadi perhatian. Xiaomi 17T dirumorkan mulai dijual di Eropa dengan harga €749, sedangkan 17T Pro menyentuh €999. Dengan angka tersebut, Xiaomi kini tidak lagi bermain di kategori “flagship killer” murah, melainkan mulai menantang flagship premium secara langsung.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



