Jakarta, Gizmologi – ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi memperkenalkan ROG Strix SCAR 18 generasi 2026, sebuah laptop gaming yang jelas ditujukan untuk pengguna kelas enthusiast. Perangkat ini hadir membawa spesifikasi ekstrem, mulai dari Intel Core Ultra 9 terbaru hingga GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop.
ASUS menyebut ROG Strix SCAR 18 sebagai laptop gaming paling bertenaga yang pernah mereka buat. Klaim itu bukan tanpa alasan, karena total system power laptop ini mencapai 320W, angka yang bahkan mulai mendekati desktop kelas high-end. ASUS juga tampak cukup serius membangun sistem pendinginnya agar performa tinggi tersebut tetap stabil dalam sesi gaming atau workload berat.
Di sisi lain, muncul pertanyaan yang cukup wajar, apakah laptop gaming semakin kehilangan identitas sebagai perangkat portabel? Dengan spesifikasi setinggi ini, SCAR 18 tampaknya lebih cocok disebut desktop replacement ketimbang laptop biasa.
Fokus ke Performa Maksimal dan Pendinginan Tingkat Tinggi

ROG Strix SCAR 18 dibekali prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan opsi GPU hingga RTX 5090 Laptop dengan TGP maksimal 175W. ASUS juga menghadirkan dukungan teknologi terbaru seperti DLSS 4 dan Multi-Frame Generation untuk mendongkrak performa gaming modern.
Untuk menjaga suhu tetap terkendali, ASUS menyematkan vapor chamber yang 20% lebih tebal dibanding generasi sebelumnya, heatsink sandwich design, serta kipas baru dengan airflow hingga 91% lebih besar. Bahkan SSD PCIe 5.0-nya juga mendapat pendinginan khusus berbahan graphite dan copper.
Secara teori, kombinasi dari laptop ASUS ROG Strix Scar 18 ini memang menjanjikan performa tinggi yang lebih konsisten. Namun konsumsi daya 320W tentu membuat perangkat ini membutuhkan adaptor besar dan manajemen panas yang serius, sesuatu yang biasanya menjadi kompromi utama laptop gaming flagship.
Layar 4K 240Hz dan Fitur yang Sangat “ROG”

Salah satu daya tarik terbesar ROG Strix SCAR 18 ada di layarnya. ASUS mengklaim perangkat ini memakai panel mini-LED 18 inci 4K 240Hz pertama di dunia dengan teknologi ROG Nebula ELMB. Panel tersebut mendukung HDR hingga 1600 nits, 2000+ dimming zones, serta cakupan warna 100% DCI-P3.
ASUS juga tetap mempertahankan identitas khas ROG lewat Aura RGB, AniMe Vision di bagian lid, serta desain futuristis yang cukup mencolok. Menariknya, laptop ini punya akses upgrade tanpa obeng untuk RAM dan SSD, sesuatu yang mulai jarang ditemukan di laptop premium modern.
Dengan spesifikasi dan fitur seperti ini, jelas SCAR 18 bukan laptop untuk semua orang. Harga resminya memang belum diumumkan, tetapi hampir pasti akan berada di level premium ekstrem. Meski begitu, untuk gamer kompetitif, kreator konten, atau pengguna AI workload berat yang menginginkan performa desktop dalam bentuk portabel, SCAR 18 tampaknya memang dirancang tanpa banyak kompromi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



