Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

ZTE Axon 20 5G, Smartphone Pertama dengan Under-Display Camera

0 4.060

Kedatangan smartphone terbaru dari ZTE yang satu ini telah ramai sejak beberapa minggu belakangan. Wajar saja, karena smartphone 5G tersebut telah memiliki teknologi terbaru dalam hal inovasi peletakan kameranya. Ya, ZTE Axon 20 5G hadir resmi sebagai smartphone komersil pertama dengan peletakan kamera depan di bawah layar.

Ya, tidak disangka jika ZTE bakal menjadi yang pertama untuk rilis smartphone kelas atas dengan teknologi under display camera, membuat layar depannya dapat tampil secara penuh. ZTE Axon 20 5G tak menjalankan chipset terbaik dari Qualcomm, atau setup kamera utama setara flagship. Mungkin mereka hanya ingin mementingkan status “yang pertama” lebih dulu, atau bisa dijangkau lebih banyak orang dengan harga lebih murah.

Baca juga: Generasi Ketiga Smartphone Kamera Bawah Layar Xiaomi Siap Meluncur di 2021

Cara ZTE Implementasi Kamera Bawah Layar Axon 20 5G

Under display camera ZTE Axon 20 5G

Dalam rilisan pers-nya, ZTE juga menjelaskan bagaimana mereka menyiasati hambatan-hambatan yang dihadapi dalam merilis sebuah smartphone dengan kamera di bawah layar. Masalah utama yang umumnya ditemukan pada teknologi ini adalah jumlah cahaya yang bisa ditangkap oleh sensor, serta perbedaan kecerahan dan warna di area layar yang menutupi kamera depannya.

ZTE mensiasatinya dengan beberapa solusi khusus. Salah satunya dengan menggunakan lapisan khusus yang transmisif serta transparan. Kamera 32MP yang dimiliki ZTE Axon 20 5G juga dilengkapi sensor cahaya khusus untuk meningkatkan kualitas foto. Kemudian pengaturan piksel tambahan di area sensor kamera disesuaikan agar reproduksi warna setara bagian lainnya.

ZTE Axon 20 5G

Spesifikasi panel layarnya sendiri cukup sesuai dengan standar flagship rilisan 2020. Punya dimensi besar di 6,92 inci, gunakan panel OLED dengan resolusi full HD+ serta refresh rate 90Hz. Layar ZTE Axon 20 5G sudah mendukung output warna 10bit serta standar DCI-P3 100%, ditambah dengan in-display fingerprint sensor.

Di bagian belakang, terdapat empat sensor kamera utama yang diletakkan sejajar. Sensor utamanya beresolusi 64MP, ditemani sensor ultra-wide 8MP dan dua sensor 2MP untuk efek bokeh serta makro. Chipset yang digunakan adalah Snapdragon 765G, sama seperti vivo X50 Pro yang dibanderol hampir Rp10 juta di Indonesia.

Dipasangkan dengan opsi RAM 6/8GB serta memori internal 128/256GB, kapasitas baterainya sendiri hanya 4,220 mAh. Cukup kecil untuk layarnya yang ekspansif, namun setidaknya pengisian dayanya cukup cepat di 30W. ZTE Axon 20 5G bakal menjalankan tampilan antarmuka Mifavor 10.5 berbasis Android 10.

Harga ZTE Axon 20 5G

ZTE Axon 20 5G

Smartphone ini akan mulai tersedia di China pada 10 September mendatang. Hadir dalam empat varian warna (hitam, putih, ungu dan oranye), varian dasar ZTE Axon 20 5G dengan memori 6/128GB diijual seharga CNY2,198 (Rp4,7 jutaan).

Sementara varian tertingginya, 8/128GB dibanderol di CNY2,798 (Rp6 jutaan). Harga yang cukup terjangkau, untuk sebuah smartphone komersil pertama yang mengedepankan teknologi under display camera. Sayangnya, belum ada informasi mengenai ketersediaannya secara global.

Teknologi ini memungkinkan produsen smartphone untuk berikan tampilan layar penuh, tanpa menggunakan mekanisme kamera pop-up seperti yang ada di Reno10X Zoom atau Poco F2 Pro, misalnya. Dengan kamera yang disematkan di dalam, kedepannya smartphone layar penuh jadi bisa dilengkapi dengan IP rating untuk ketahanan air serta debu.