Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

#UninstallGojek dan #UninstallGrab? Ini 7 Alternatif Aplikasi Transportasi Online Lokal

Go-Jek dan Grab bisa dibilang merajai pasar transportasi berbasis aplikasi di Indonesia. Selain populer, dua perusahaan ini banyak mendapat suntikan dana asing untuk berekspansi. Padahal, Indonesia mempunyai banyak alternatif aplikasi transportasi online lokal yang layak dicoba.

Saat ini, kedua layanan transportasi online tersebut mendapat reaksi keras dari masyarakat. Go-Jek tersandung masalah kampanye internal dengan tema #GoingALLin yang menerima perbedaan dalam perusahaan termasuk soal preferensi seksual (dalam hal ini LGBT). Sontak, hal itu menimbulkan pro kontra di media sosial hingga tagar #UninstallGojek menjadi trending topic.

Sedangkan Grab tersangkut kasus oknum driver-nya yang melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang. Warganet pun menumpahkan protesnya dengan memunculkan tagar #UninstallGrab. Informasi terbaru yang kami dapatkan, mitra pengemudi yang bersangkutan telah diberikan sanksi sesuai Kode Etik Mitra Pengemudi Grab.

Related Posts
1 daripada 60

Nah, bagi kamu yang ingin membuang aplikasi Go Jek dan Grab dari smartphone dengan alasan apapun, ada alternatif aplikasi transportasi online yang layak dicoba. Agar kita sebagai konsumen mempunyai pilihan yang lebih menguntungkan pengguna. Sekaligus lebih menggeliatkan bisnis transportasi online lokal yang dikembangkan startup lokal, agar tidak dikuasai saja oleh Go-Jek dan Grab saja.

Di sisi lain, bagi mitra driver aksi uninstall aplikasi bisa cukup meresahkan mereka. Karena berarti jika aksi ini dilakukan secara masal, akan sangat mengurangi penghasilan harian mereka. Walaupun bisa saja mitra driver ini berpindah ke layanan aplikasi lain jika mau. Karena mereka ini kerjasamanya adalah mitra, bukan karyawan.

Berikut lima aplikasi alternatif transportasi online yang bisa kamu coba.

1 Anterin

Anterin

Alternatif transportasi online yang pertama adalah anterin.id. Layanan transportasi lokal ini memiliki diferensiasi yakni menerapkan sistem lelang harga. Di sini, calon konsumen bisa memilih supir yang memberikan harga terbaik dan terdekat sesuai dengan lokasi calon pengguna.

Tidak hanya itu, pertimbangan tipe kendaraan, jenis kendaraan hingga jenis kelamin turut ditawarkan. Jadi, bagi calon konsumen perempuan bisa memilih supir sesama perempuan. Platform ini juga menyediakan beberapa cara pembayaran, baik dengan cara tunai atau kartu kredit.

Saat ini ada empat jenis layanan yang disediakan oleh Anterin, yaitu layanan antar-jemput Anterin Motor dan Anterin Mobil, layanan pengiriman barang Anterin Express. Dan jasa pindah rumah Anterin Truk. Saat coba menginstall aplikasi ini, walaupun tidak sebanyak Gojek dan Grab, namun sudah ada beberapa driver di sekitar lokasi penulis.

 

2 Nebengers

Nebengers

Nebenger adalah komunitas ride sharing yang cukup populer di Indonesia.Tidak hanya menerapkan sistem berbagi harga yang lebih ramah di kantong karena ditanggung bersama, nebengers.com turut mengusung misi mulia. Alternatif transportasi online ini ingin mengurangi kemacetan di jalanan ibukota yang semakin parah.

Caranya dengan mengajak warga yang hendak berangkat atau pulang ke arah yang sama agar mengendarai satu mobil saja. Selain mengurangi polusi dan menghemat ongkos transportasi, memanfaatkan kreasi anak bangsa ini juga bisa mempeluas lingkaran pertemanan loh.

Bermula dari Twitter, Nebengers kemudian mengemabngkan aplikasi yang dapat membantu warga perkotaan dalam berbagi kendaraan. Platform ini dilengkapi fitur Posting “Beri Tebengan” bagi yang memiliki kursi kosong di kendaraannya. Mereka bisa memilih rute, jadwal keberangkatan & sharing biaya bensin atau tol per orangnya.

Bagi pencari tumpangan,  pengguna dapat memanfaatkan fitur “Pencarian” kemudian jika pencariannya ditemukan dapat melakukan “Pemesanan Kursi” ke Pemberi Tumpangan. Ditandai dengan munculnya notifikasi di gawai pengguna Pemberi Tumpangan. Setelah itu, pengguna pemberi tumpangan dapat melakukan “Approved” atau “Reject”

Dengan fitur Notifikasi & Chat, komunikasi pencari & pemberi tumpangan dapat dimudahkan. Tidak perlu bertukar nomor handphone antara pemberi & pencari tumpangan agar keamanan kedua belah pihak dapat terjaga.

Saat bertemu di meeting point, pemberi tumpangan diwajibkan untuk menekan  Tombol “Memulai Perjalanan” yang menandakan bahwa perjalanan dimulai.  Jika perjalanan telah berakhir, pemberi tumpangan akan menekan “Akhiri Perjalanan” sebagai penanda perjalanan telah berakhir.

Setelah keduanya berpisah, pencari tumpangan dapat melakukan review ke pemberi tumpangan mengenai baik/buruknya perjalanan yang telah dilakukan bersama. Seru ya.

My Blue Bird 

Blue Bird Group sudah sejak 1972 melanglang buana di layanan transportasi nasional. Jaringannya yang sudah luas dimana tersedia di banyak provinsi di Indonesia membuat reputasi perusahaan buatan Mutiara Djokosoetono sudah akrab di telinga publik. Maraknya transportasi berbasis daring membuat firma ini gencar memperbaiki dan meningkatkan mutu layanan online-nya.

Kendati mereka telah bekerjasama dengan Go-jek, namun Blue Bird juga mengembangkan aplikasinya sendiri. Calon penumpang bisa memesan layanan taksi Blue Bird melalui smartphone, baik untuk penumpang kelas biasa (Taxi Mobile Reservation), VIP (Golden Bird Reservation) hingga layanan antar untuk banyak orang (Big Bird Reservation).

Pemesan taksi melalu aplikasi bisa mengetahui titik keberadaan taksi yang menjemput melalui peta digital, nomor polisi, identitas pengemudi, rute perjalanan juga terlihat, bisa memperkirakan kapan taksi akan datang, tracking call driver, termasuk perkiraan biaya perjalanannya.

3 Ompreng.com

Ompreng.com
Berbasis bike-sharing, ompreng.com ingin mengurangi kemacetan.

Mengusung metode sejenis dengan nebengers, alternatif aplikasi transportasi online ke-4 adalah ompreng.com. Layanannya, yang diberinama O-car dan O-bike, menjembatani antara pemilik kendaraan dengan calon penumpangnya. Sebagai gantinya, penumpang akan memberikan iuran kepada si empunya kendaraan.

Bedanya,

Baca juga: Aplikasi TrueMoney Permudah Rekrut Pengemudi Grab

4 Teknojek

Teknojek

Layanan ojek online ini diluncurkan pada Mei 2016 yang pada awal berdiri mengklaim sudah punya tiga ribu pengemudi. Mitra TeknoJek telah beroperasi melayani antar jemput penumpang yang ada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Berbeda dengan aplikasi GO-JEK dan Grab, Teknojek menggunakan sistem piramida sehingga akan ada komisi tambahan bagi pengemudi yang bisa merekrut pengemudi lain.

Pada awal Agustus 2018 yang lalu, Teknojek merupakan salah satustartup yang lolos hingga tahap ketiga untuk mendapat bimbingan dan kesempatan berkenalan dengan berbagai perusahaan besar mitra GK – Plug and Play.

Saat ini layanan Teknojek mencakup antar penumpang (T-Jek), antar barang (T-Drop), pesan antar makanan (T-Food), dan belanja di mini market (T-Shop).

5 Go-lek

Go-lek

Alternatif aplikasi transportasi online yang satu ini namanya mirip banget sama Go-Jek. Namun menurut mereka, nama ini terinspirasi dari bahasa jawa “golek” yang berarti mencari.

Ada satu perbedaan yang amat kontras dari aplikasi ini dibanding lainnya, yakni Golek dikelola secara syariah. Semua driver dan supplier yang bermitra dengan GOLEK syarat utama adalah wajib beragama Islam, sedangkan untuk customer bisa untuk semua orang.

Kantor Golek berbasis di Kediri, namun tidak ada informasi rinci di kota mana saja layanan mereka sudah beroperasi. Layanan yang disediakan sebagai alternatif transportasi online kurang lebih sama dengan aplikasi lainnya. Seperti ojek motor, taksi online, kurir, belanja dan makanan.

6 NUJEK

NUJEK

Dari santri untuk negeri, berdayakan ekonomi umat. Begitulah slogan dari aplikasi transportasi online Nujek yang merupakan singkatan dari Nusantara Ojek. Penggunaan nama NU menandakan bahwa aplikasi ini dibesut oleh para santri dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Dari keterangan di websitenya, disebutkan bahwa aplikasi Nujek menyediakan layanan transportasi online, pengiriman barang, pesan antar makanan, belanja kebutuhan sehari-hari dan penyedia jasa professional secara on demand dalam satu platform aplikasi mobile.

Ada tujuh layanan dari alternatif aplikasi transportasi online yang disediakan, yaitu Nu Ride (layanan Antar-Jemput Penumpang dengan Kapasitas 1 Orang, Nu Taxi (Layanan Antar-Jemput Penumpang dengan Kapasitas 1-4 Orang),  Nu Fast (Layanan Kirim-Ambil Paket Dimensi max : 30x30x30 Berat max : 30 kg), Nu Cargo (Layanan Kirim-Ambil Paket Dimensi max : 100x90x90 Berat max : 150 kg), Nu Food (Layanan Pesan Antar Makanan dan Minuman Maksimal 20 Porsi per order), Nu Mart (Layanan Belanja Barang kebutuhan sehari-hari Maksimal Rp. 500.000 per order), dan Nu Serv (Layanan Order Jasa professional mulai dari tukang, rental, guru dll).

Nu Jek adalah aplikasi transportasi online yang benar-benar baru. Berdasarkan informasi dari Surya, aplikasi ini akan diluncurkan secara resmi di Pasuruan pada minggu depan. Sedangkan launching secara nasional  baru akan dilakukan pada tahun depan.

 

 

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More