Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Huawei Freebuds 3i: TWS ANC Harga Sejutaan

1 5.137

Salah satu aksesori yang paling umum digunakan untuk menemani kegiatan sehari-hari menggunakan smartphone adalah earphone nirkabel. Terutama dalam bentuk true wireless stereo atau TWS, yang kini makin murah saja harganya, bahkan mulai dari Rp200 ribuan. Tak hanya itu, perangkat TWS yang mendukung fitur premium juga kini hadir lebih terjangkau.

Tidak banyak earphone TWS yang memiliki fitur premium seperti active noise cancellation (ANC), dimana perangkat dapat ‘menyumbat’ suara dari luar, supaya kita bisa lebih fokus mendengarkan musik. Jika ada pun, harganya akan sangat mahal, contohnya seperti TWS milik Sony maupun Apple. Mencoba untuk memberikan alternatif murah, Huawei hadir dengan Huawei Freebuds 3i.

Sebelumnya mereka telah merilis seri Freebuds 3, menjadi yang pertama menggunakan desain open-ear dengan ANC. Sementara Huawei Freebuds 3i hadir lebih konvensional, gunakan model in-ear dengan desain yang sangat familiar. Dari harga yang ditawarkan, dengan merk Huawei, saya dikejutkan dengan kualitasnya secara keseluruhan. Berikut ulasan lengkapnya.

Desain

Desain Huawei Freebuds 3i

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, Huawei Freebuds 3i gunakan desain yang familiar pada earbud-nya. Yup, mirip Apple AirPods kalau dilihat dari kejauhan, atau ketika sedang digunakan. Namun jika dilirik lebih dekat, tentu perbedaan langsung ditemukan pada bentuk eartip-nya.

Desain bagian atasnya juga dirancang sedemikian rupa sehingga perangkat ini sangat nyaman ketika terpasang di telinga. Huawei berikan total empat ukuran eartip yang dapat dipilih, sementara saya langsung cocok dengan yang sudah terpasang di perangkat. Varian warna hitam yang saya gunakan cukup mudah kotor atau membekas sidik jari, meski tidak terlalu terlihat.

Selain nyaman untuk digunakan berlama-lama, Huawei Freebuds 3i juga cukup nyaman digunakan sembari berolahraga, alias tidak mudah copot. Sertifikasi IPX4 juga membuatnya cukup untuk tahan keringat atau cipratan air. Masing-masing earbud hanya berbobot 5,5 gram, dengan case 51 gram.

Case Huawei Freebuds 3i

Oh ya, case-nya dirancang dengan model pill, ramping dan relatif kompak sehingga nyaman ketika dimasukkan ke kantong celana. Membuka tutup dan mengambil serta meletakkan earbud ke dalam case terasa sangat mantab. Huawei berikan magnet khusus sehingga ada efek ‘klik’ ketika earbud diletakkan di masing-masing posisi. Ini adalah nilai jual yang patut diapresiasi, karena meski hadir lebih murah, tetap berikan feel premium.

Fitur

Langsung saja kita bahas daya jual utama dari Huawei Freebuds 3i, yaitu ANC atau active noise cancellation. Cukup mengejutkan ketika Huawei berhasil membawa fitur ini ke rentang harga Rp1 jutaan, dimana masih banyak earphone TWS lain belum memilikinya meski lebih mahal. Fitur ini memanfaatkan dua dari tiga mikrofon yang ada pada perangkat, untuk meredam noise hingga 32db.

Mengaktifkannya cukup mudah. Ketika sedang menggunakan kedua earbud, cukup sentuh dan tahan touchpad di salah satu earbud, dan fitur akan otomatis menyala. Mode-nya sendiri berurutan sebagai berikut: ANC, “Awareness” dan “off”. Tentunya tidak akan bekerja ketika kita hanya menggunakan salah satu earbud.

Walaupun saya sendiri nggak masalah dengan Galaxy Buds Plus yang hadir tanpa ANC, ketika menggunakan Freebuds 3i, fitur ini cukup sering saya aktifkan. Terutama di beberapa kondisi seperti di kamar dengan keramaian jalan luar, situasi kantor yang sedang ramai, atau di stasiun MRT. Benar-benar bisa meredam hingga hampir kedap, sehingga pengalaman mendengarkan musik jadi jauh lebih maksimal.

Ketika butuh untuk ngobrol atau mendengarkan pengumuman transportasi publik, bisa mengaktifkan fitur “awareness” untuk ‘memasukkan’ suara luar. Berbeda dengan Samsung yang bisa diatur tingkatannya, Huawei tidak memberikan kustomisasi lanjutan. Namun fitur ini sudah cukup nyaman ketika kita perlu berbicara dengan orang lain tanpa perlu melepas perangkat.

Tiga mikrofon dari masing-masing earbud dimanfaatkan untuk redam noise saat menelepon. Kualitasnya sendiri cukup baik, suara saya terdengar jelas sementara keramaian jalan raya tidak terlalu dominan dari laporan penelepon. Huawei juga sediakan aplikasi untuk smartphone Android yaitu AI Life, dimana kamu bisa meningkatkan versi software dan mengatur pintasan tertentu.

Pengoperasian

Aplikasi Huawei Freebuds 3i

Sedikit kekurangan pada Huawei Freebuds 3i menurut saya ada pada jumlah pintasannya. Masing-masing earbud hanya menyediakan dua pilihan pintasan, yaitu double-tap serta sentuh dan tahan, tidak seperti TWS lainnya yang ada opsi tambahan sekali sentuh. Jadi kalau lagi pakai satu earbud, misalnya, harus pilih antara play/pause atau forward/backward lagu, tidak bisa keduanya.

Konektivitasnya sendiri lancar, baik saat digunakan dengan laptop, iPhone maupun Android. Baik di kondisi dalam ruangan atau sedang menyusuri gedung-gedung tinggi, tidak ada masalah yang berarti. Huawei Freebuds 3i tidak menyediakan mode khusus untuk gaming, sebuah catatan bagi kamu yang mencari earphone TWS dengan latensi rendah.

Perangkat ini mendukung seamless connectivity, alias dapat berpindah dari satu perangkat ke perangkat lain dengan mudah. Plus protokol fast pair dimana smartphone bisa langsung mendeteksi ketika case sudah dibuka. Juga fitur dimana lagu akan otomatis dihentikan/dilanjutkan saat dilepas-pasang. Namun dengan catatan, ketiga fitur ini hanya berjalan untuk perangkat Huawei yang jalankan EMUI 10 atau lebih baru.

Baterai

Tak ada yang spesial dari daya tahan baterai Huawei Freebuds 3i, cukup standar jika dibandingkan dengan Apple AirPods dan masih kalah dari Galaxy Buds Plus yang memang superior. Dalam sekali pakai, perangkat ini dapat memutar lagu hingga tiga jam non-stop dengan ANC menyala dan volume 50%. Sementara jika dimatikan, bisa sedikit lebih lama sampai empat jam.

Sementara charging case-nya yang kompak dapat menambah total waktu putar lagu sampai 14 jam. Belum mendukung wireless charging, port yang digunakan sudah USB-C. Namun fitur pengisian daya cepat juga absen, sehingga mengisi daya hingga penuh butuh waktu kurang lebih mencapai dua jam.

Kualitas Audio

Huawei Freebuds 3i

Masing-masing earbud memiliki dimensi driver yang cukup besar di 10mm. Saat dipasangkan ke smartphone Android yang mendukung, Huawei Freebuds 3i mendukung high-quality codec AAC untuk keluaran suara yang lebih jernih. Meski begitu, ketika saya bandingkan dari tiga perangkat (Google Pixel 3, Poco F2 Pro & iPhone XR), perangkat ini sedikit lebih maksimal ketika terhubung dengan iPhone.

Untuk kualitasnya sendiri, saya malah sedikit lebih suka karakteristik audio yang dihasilkan Huawei Freebuds 3i ketimbang Galaxy Buds Plus. Kalau Samsung cenderung warm, Huawei lebih balanced atau merata. Mendengarkan lagu-lagu dari John Mayer, Rhye atau Kings of Convenience bakal lebih menyenangkan, dengan detil akustik yang lebih dominan.

Meski begitu, ketika digunakan untuk mendengarkan lagu seperti Strange Land dari 88 Rising, baik vokal NIKI serta bass-nya masih cukup dominan. Memang dentuman bass-nya bukan yang terdalam, tapi sudah sangat cukup bagi saya. Jadi kalau Gizmo friends punya selera musik yang cenderung lebar termasuk akustik, alias tidak hanya pop atau EDM, ini adalah earphone TWS yang sangat tepat.

Kesimpulan

Kelengkapan Huawei Freebuds 3i

Huawei Freebuds 3i tawarkan kualitas dan fitur yang sangat lengkap dan menarik untuk segmen harganya. Dengan harga kisaran Rp1,3 juta saja, Gizmo friends sudah bisa mendapatkan earphone TWS dengan desain premium (meski mirip Apple AirPods), kualitas audio prima, serta fitur active noise cancellation yang jadi primadona.

Jika saja daya tahan baterainya bisa sedikit lebih lama, atau kustomisasi pintasan pada touchpad bisa ditambah, tentunya bakal bisa menjadi semakin sempurna. Namun kembali lagi, mengingat harga jualnya yang lebih murah dari Galaxy Buds versi pertama sekalipun, akan sangat mudah merekomendasikan Huawei Freebuds 3i untuk earphone TWS Rp1 jutaan.

Spesifikasi Huawei Freebuds 3i

Speaker: 10mm dynamic driver per earbud
Mic: Triple mics (2 outer, 1 inner), ANC support (sampai 32db)
Warna: Ceramic White, Carbon Black
Berat: 5.5g (earbud), 51g (charging case)
Dimensi: 41.8 x 23.7 x 19.8mm (per earbud), 80.7 x 35.4 x 29.2 mm (charging case)
Charging port: USB-C, no wireless charging
Baterai: 37 mAh (per earbud), 410 mAh (charging case)
Waktu Charge : Sekitar 2 jam
Music playback: 3 jam (dengan ANC), 4,5 jam (tanpa ANC)
Total playback: 14,5 jam (dengan charging case)
Konektivitas: Bluetooth 5.0, mendukung codec SBC & AAC
Daya tahan: IPX4 tahan cipratan air
Fitur: awareness mode, fast pair & wear detection (EMUI 10 only)
Harga resmi: Rp1,399 juta
84%
Premium & lengkap

Review Huawei Freebuds 3i

Huawei tawarkan kelengkapan fitur yang melebihi segmen harganya lewat Huawei Freebuds 3i, membuatnya cocok menjadi pilihan earphone TWS terbaik pada rentang harga sejutaan.

  • Design
  • Audio
  • Features
  • Battery