Review Huawei Gentle Monster Eyewear II: Kacamata Stylish dan Canggih

1 2.361

Dari seluruh jenis produk elektronik yang pernah saya ulas sepanjang tahun 2020, perangkat wearable yang satu ini menjadi yang paling menarik. Kalau earphone TWS, mungkin sudah biasa dan sudah hadir sejak lama, hanya berbeda fitur dan desain. Pun begitu juga dengan smartwatch.

Tapi kalau kacamata? Menjadi sesuatu yang sangat berbeda. Itulah yang Huawei coba hadirkan melalui sebuah wearable hasil kolaborasi dengan brand fashion ternama, yaitu Huawei Gentle Monster Eyewear II. Yup, bukan yang pertama, ini adalah generasi kedua dari kacamata pintar kerja sama Huawei dengan Gentle Monster, hadir dengan beberapa penyempurnaan.

Sebenarnya, fungsi fitur “pintar” perangkat ini tidak terlalu banyak. Tidak sejauh Google Glass yang miliki tampilan layar futuristik di pandangan mata penggunanya. Tapi meski begitu, saya masih cukup terkesima dengan apa saja yang bisa diberikan oleh perangkat ini. Berikut pengalaman saya mencoba sebuah sunglasses Huawei Gentle Monster Eyewear II.

Desain

Kebetulan yang masuk resmi ke Indonesia adalah varian sunglasses-nya, atau kacamata hitam yang lebih cocok digunakan di luar ruangan dalam kondisi terik. Dengan kode “Smart MYMA”, sebenarnya Huawei menelurkan beberapa desain kacamata Eyewear II bersama Gentle Monster, termasuk model kacamata konvensional. Saya sendiri cukup menyayangkan hal ini.

Andai saja hadir varian kacamata bening biasa, pasti bisa digunakan dengan lebih fleksibel di segala waktu dan kondisi. Meski tak bisa dipungkiri, Huawei Gentle Monster Eyewear II versi Smart MYMA ini efektif membuat pandangan mata saya nyaman saat harus jalan di luar dalam kondisi sinar matahari terik. Meski, ketika saya duduk di dalam MRT, jadi perhatian penumpang lainnya.

Secara desain, kacamata ini tak terlampau jauh berbeda. Saat baru membuka kotak, awalnya saya mengira desain lengannya bakal terlihat tebal atau bulky, mengingat Huawei harus meletakkan speaker dan sensor lainnya. Nyatanya tidak terlalu, masih terlihat normal dimensinya dengan bobot 48 gram saja.

Bagian kacamata secara keseluruhan punya permukaan hitam glossy, dan dari luar, terlihat aksen merah di sisi kiri dan kanan kacamata. Sementara logo Huawei dan Gentle Monster ada di bagian dalamnya. Yang saya suka, bagian lengannya sangat ergonomis, pun dengan engsel elastisnya yang terbuat dari paduan titanium.

Meski kepala saya diameternya cukup lebar, saya dengan nyaman bisa gunakan perangkat ini. Pun dengan teman saya yang diameternya lebih kecil. Oh ya, Huawei melengkapi kacamata ini dengan sebuah wireless charging case dengan mekanisme tutup resleting. Ketika disentuh, terasa seperti terbuat dari kulit, setidaknya terlihat mewah.

Sambil membaca review ini, kamu bisa menonton rekaman live unboxing HUAWEI X GENTLE MONSTER Eyewear  dengan mengklik video di bawah ini.

[lazy-load-videos-and-sticky-control id=”4PUM1atUcCY”]

Fitur

Menjadi sebuah perangkat IoT, sebenarnya apa “fitur cerdas” yang ditawarkan kacamata ini? Bagian kacamata depan tidak ada apa-apanya, jadi sensor-sensor canggih diletakkan pada lengan kiri dan kanan. Masing-masing dilengkapi dengan sensor sentuh, sensor cubit, sensor geser (swipe), modul Bluetooth, baterai, mikrofon dan tentunya speaker.

Seluruhnya digabungkan untuk berikan penggunanya fungsi selayaknya menggunakan earphone TWS. Huawei Gentle Monster Eyewear II bisa digunakan untuk mendengarkan musik, telepon, memanggil asisten suara seperti Google dan Siri dan lain sejenisnya. Jadi kalau sudah pakai perangkat ini, nggak perlu lagi pakai earphone tambahan, alias menambah kepraktisan.

Akses kendali bisa diubah lewat aplikasi smartphone.

Tiga sensor utama yang disebutkan di atas punya fungsi masing-masing; sensor sentuh untuk kendalikan musik atau telepon (seperti double tap lengan kanan untuk play/pause, lengan kiri untuk asisten suara), sensor cubit untuk masuk mode pairing, dan geser (swipe) untuk kendalikan volume maupun melewati musik yang sedang diputar.

Perlu sedikit penyesuaian sampai pengguna bisa menguasai seluruh gestur tersebut, tapi nggak lama-lama kok, karena sensor yang cukup sensitive menerima input. Oh ya, kacamata ini mengantongi sertifikasi IP54, tahan percikan air. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana dengan kualitas audionya?

Kualitas Audio

Huawei sendiri tidak mendetilkan dimensi dari masing-masing unit driver audio di tiap lengan Huawei Gentle Monster Eyewear II. Namun untuk volumenya sendiri, saya bisa bilang, tidak kalah dengan earphone TWS pada umumnya. Yah paling lebih kecil 10-15% saja. Baik saya dan teman yang mencoba pertama kali, sama-sama terkejut dengan keluaran suaranya yang seolah beri efek stereo, sangat mendekati lubang telinga.

Huawei menyebutkan bila akustik pada kacamata canggih generasi kedua ini sudah ditingkatkan, mengurangi kebocoran suara saat sedang memutar musik. Dalam kondisi riil, orang di sebelah akan mendengar suara, tapis ama layaknya earphone kabel yang gunakan volume maksimum, alias tetap aman bila ada telepon.

Untuk kualitas suara, akustiknya bagus, baik treble maupun vokal. Akan terasa bagus-bagus saja bila digunakan untuk mendengar lagu dari Kings of Convenience, Tulus, atau beberapa lagu dengan genre serupa. Tapi kalau sudah bergenre pop atau R&B, bass bakal hampi tidak terasa sama sekali. Rasanya wajar, mengingat speakernya tidak menempel erat ke sumber telinga sama seperti earphone konvensional.

Nah, berkat desainnya yang juga mungkin setara open-ear, saat menggunakan di situasi senyap, saja tidak perlu volume maksimal. Tetapi bila sudah duduk di dalam MRT dengan suara noise dari kereta, suara akan menurun cukup signifikan, sampai mungkin agak kesulitan untuk mendengar lawan bicara saat telepon. Meski mereka dapat mendengar suara kita dengan jelas, berkat fungsi mikrofon yang bekerja baik.

Konektivitas

Huawei Gentle Monster Eyewear II hadir dengan dukungan konektivitas Bluetooth 5.2. Yah namanya juga produk premium, sehingga wajar bila ekspektasi saya terhadap konektivitasnya cukup tinggi. Dan selama kurang lebih dua minggu penggunaan, koneksinya relatif lancar, meski sedang menyusuri area SCBD yang umumnya challenging bagi perangkat earphone TWS.

Untuk menyambungkan smartphone dengan kacamata, dibutuhkan aplikasi EYEWEAR untuk iOS, atau Huawei AI Life di Android. Nah, pengalaman menggunakan kedua aplikasi ini berbeda. Aplikasi Android lebih lancar, dan saat kacamata digunakan, suara sapaan akan terdengar sesuai dengan jam penggunaan.

Saat tersambung ke iPhone, hanya suara notifikasi terhubung saja yang umumnya terdengar ketika kacamata digunakan. Kontrol lagu, volume dan lainnya aman. Hanya saja aplikasinya suka agak susah untuk tampilkan status terhubung, supaya pengguna bisa atur pengaturan gestur dan lainnya. Sementara proses pairing bisa dilakukan dengan menekan tombol yang ada pada case, sembari kacamata diletakkan di dalamnya.

Baterai

Kacamata Huawei generasi kedua ini punya baterai berkapasitas 85 mAh. Dari tabel informasi di situs resminya, diklaim bisa digunakan sampai 5 jam memutar musik dan 3,5 jam panggilan suara. Yang perlu diingat, charging case-nya tak dilengkapi baterai. Menggunakan port USB-C, cukup colokkan ke case dan letakkan kacamata ke dalam, dan proses pengisian ke kacamata akan terjadi secara nirkabel.

Selama penggunaan, saya hanya perlu mengisi daya sekali untuk penggunaan satu minggu. Rata-rata waktu penggunaan saya tiap hari berkisar 30 – 45 menit. Tidak lama-lama, karena hanya saya pakai saat berangkat kerja saja. Sementara kalau pulang malam, bakal tidak cocok mengingat ini berjenis sunglasses.

Sementara pengisian dayanya sudah mendukung teknologi fast charging. Mengisi hingga penuh hanya butuh waktu 90 menit, sementara pengisian 15 menit diklaim bisa digunakan untuk dengarkan musik selama satu jam.

Kesimpulan

Saat diluncurkan secara resmi di Tanah Air, Huawei Gentle Monster Eyewear II dibanderol cukup mahal di Rp6,299 juta. Harga tersebut mungkin termasuk biaya kerja sama dengan Gentle Monster, yang mana merk tersebut bukan merk kacangan. Dan tentunya, perangkat ini bukan untuk mereka yang “mending beli earphone TWS dan kacamata terpisah”.

Desainnya yang stylish, ditambah dengan kemampuannya yang cukup membuat saya terkesima, layaknya baru pertama kali memegang smartphone layar lipat. Mungkin ini adalah satu dari sekian jenis perangkat yang, untuk merasakan pengalamannya, harus langsung coba lebih dulu.

Hanya andai saja, varian lain yang bisa digunakan pagi dan malam juga hadir di Indonesia, supaya terasa lebih worth ketika kita sudah merogoh kocek lebih dalam untuk sebuah kacamata pintar. Tapi kalau Gizmo friends suka dengan fungsinya sebagai sunglasses, tak ada salahnya untuk pertimbangkan Huawei Gentle Monster Eyewear II.

Spesifikasi Huawei Gentle Monster Eyewear II

Speaker: satu dynamic driver di masing-masing lengan
Bobot: 48,1 gram (Smart MYMA)
Suhu pengoperasian: 0 hingga 35 derajat celsius
Suhu penyimpanan: – 25 hingga 45 derajat celsius
Konektivitas: Bluetooth 5.2
Mikrofon: dua mic silikon dengan noise reduction
Durasi pemutaran musik: hingga 5 jam
Durasi panggilan suara: hingga 3,5 jam
Kapasitas baterai: 85 mAh polimer lithium
Waktu pengisian daya: 90 menit secara nirkabel
Daya tahan: IP54
Kompabilitas: Android, iOS
Harga resmi: Rp6,299 juta

Cek harga gadget Huawei di:

SHOPEE Blibli LAZADA Tokopedia

Review Huawei Gentle Monster Eyewear II
8.6 / 10 Reviewer
{{ reviewsOverall }} / 10 Users (0 votes)
Design9
Audio Quality8
Features9
Battery8.5
Pros
- Desain berkualitas hasil kolaborasi dengan Gentle Monster
- Fitur audio cukup lengkap
- Kompatibel dengan Android non-Huawei sampai iOS
- Kualitas audio cukup baik untuk sebuah kacamata pintar
Cons
- Harga relatif mahal
- Jenis sunglasses kurang fleksibel untuk penggunaan sepanjang hari
- Reliabilitas aplikasi iOS kurang baik
Summary
Untuk sebuah produk premium, memang ada harga yang harus dibayar untuk memiliki kacamata pintar dari Huawei dan Gentle Monster. Perangkat ini sangat cocok untuk jadi pendamping atau pelengkap smartphone maupun ekosistem IoT lainnya.
Review Pengguna Tulis review kamu
Order by:

Be the first to leave a review.

User AvatarUser Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

This review has no replies yet.

Avatar
Show more
Show more
{{ pageNumber+1 }}
Tulis review kamu

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

 

1 Komen
  1. […] Hadir dalam warna Mystic Silver, bagian depan dan belakangnya gunakan material kaca, sementara bingkainya terbuat dari aluminium. Meski punya desain cantik, terdapat sertifikasi IP68 untuk ketahanan saat masuk ke dalam air hingga kedalaman 1,5 meter. Panel layarnya juga sudah ditingkatkan untuk standar flagship 2020. Baca juga: Review Huawei Gentle Monster Eyewear II: Kacamata Stylish dan Canggih […]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.