POCO kembali melakukan gebrakan di kelas menengah atas lewat kehadiran POCO X8 Pro di Indonesia. Sejak pertama kali diumumkan, lini X Series memang selalu identik dengan performa tinggi dan harga agresif. Namun di generasi terbaru ini, POCO tampak ingin melangkah lebih jauh, bukan sekadar kencang untuk gaming, tetapi juga lebih matang sebagai daily driver.
Memang, salah satu ambisi POCO adalah untuk menjadikan X Series sebagai smartphone yang “all-rounder”. Namun, perilaku konsumen membuatnya sebagai smartphone gaming. Hal ini karena spesifikasi yang cukup bisa diandalkan untuk keperluan berat seperti gaming dan multitasking.
Merek smartphone independen besutan Xiaomi ini mengklaim bahwa POCO X8 Pro menjadi smartphone dengan performa kelas flagship dan bisa kamu gunakan untuk bermain game berat dan juga editing. MediaTek 8500-Ultra menjadi alasan mengapa mereka sangat percaya diri dengan performa POCO X8 Pro ini.
Kami telah memakai smartphone ini beberapa hari untuk mengetahui apakah POCO X8 Pro memang memiliki performa yang tinggi dan bisa diandalkan untuk gaming. Berikut adalah review lengkap POCO X8 Pro yang akan membahas semua fitur dan spesifikasi menarik lainnya yang ditawarkan.
Baca Juga: Xiaomi 17T Dirumorkan Rilis Lebih Cepat, Kini Sudah Kantongi Sertifikasi Global
Desain

Sebelum masuk ke performa, akan lebih baik jika kita bahas dari segi desain. Nah, kami mendapatkan unit POCO X8 Pro dengan varian black atau hitam. Menurut saya, varian White menjadi salah satu desain yang sangat simple, karena mereka membalut smartphone dengan warna putih saja, dan tidak ada aksen apapun.
Material yang digunakan adalah Alumunium frame and glass, serta warna yang digunakan adalah white matte. Nah, justru ini menjadi salah satu kelebihan (menurut saya) karena dengan warna putih dan dipadukan dengan material alumunium, setelah memegang smartphone tanpa casing, maka tidak menimbulkan bercak.
Hanya saja, untuk varian warna hitam yang sempat kami jajal walau itu global unit, tetapi terdapat bercak atau noda yang ada pada bagian belakang smartphone. Jadi, ketika kamu hendak memilih warna memang balik lagi ke selera masing-masing. Namun, untuk menghindari bercak atau noda minyak maka bisa memilih warna putih.
Kalau dari segi IP Rating, POCO X8 Pro sudah memiliki IP68 yang membuatnya tahan air dan debu. Jadi, kamu masih bisa mengoperasikan smartphone walau terkena air hujan atau ketika kamu gunakan sebagai maps ketika sedang berkendara, khususnya menggunakan motor. Ya, memang IP Rating 68 sudah menjadi benchmark paling minimal untuk kelas seperti POCO X8 Pro.




Modul kamera juga cukup simpel. Adanya 2 lensa dengan flashlight disampingnya, dan penempatan kamera ini memang menjadi desain yang mungkin sudah banyak smartphone dari brand lain yang mengimplementasikan, sehingga tidak ada nilai spesialnya. Kemudian, tombol dari smartphone ini juga tergolong sedikit. Kamu hanya menemukan pada bagian kanan saja, yakni volume atau media button dan power button saja.
Smartphone POCO terbaru ini memiliki ketebalan 8.2mm dengan berat 201.5g. Nah, angka tersebut membuat X8 Pro cukup ringan jika kamu gunakan untuk bermain game atau menonton dengan jangka waktu yang panjang. Rasa pegal tidak terlalu terasa walau kamu intens bermain game atau menggenggam smartphone untuk menonton film favorit.
Sidik jari sudah tersemat dalam layar, karena POCO X8 Pro menggunakan 3D Ultra Sonic Fingerprint, sehingga tidak ada tempat tambahan di samping maupun belakang smartphone. Ini yang membuat POCO X8 Pro menjadi smartphone dengan physical button yang sedikit, dan tergolong sebagai smartphone ringkas.
Layar

POCO X8 Pro memiliki layar sebesar 6.59” 1.5K dengan tipe AMOLED 120Hz, sudah Dolby Vision dan mencakup HDR10+. Kemudian, resolusi layar mencapai 1268 x 2756px yang membuat layar terlihat jernih dan nyaman jika kamu gunakan untuk berbagai keperluan. Puncak kecerahan mencapai 2000nits, dan memang tidak seterang smartphone yang ada dikelasnya, tetapi sudah cukup untuk membantu kamu mengoperasikan smartphone walau terpapar sinar matahari langsung.
Dengan spesfikasi layar tersebut, saya mendapatkan kesan yang nyaman ketika sedang bermain game kompetitif sekalipun. Saya sebagian besar memainkan game Call of Duty Mobile, dan masih cukup nyaman karena adanya 120Hz sebagai kecepatan respon layar, sehingga pergerakan musuh dan pergerakan pribadi bisa terlihat cukup mulus. Kemudian, layar yang tergolong lebar ini membuat saya nyaman ketika sedang menonton film.
Layar juga sudah memiliki fitur Always-On-Display (AOD), sehingga ini membuat smartphone terlihat semakin elegan, dan ketika kamu sedang menguci smartphone, kamu masih bisa melihat jam dan juga berbagai notifikasi. Melihat dari kondisi dan perilaku konsumen, fitur ini menjadi fitur yang membuat smartphone menjadi terlihat premium. Perlu diingat, AOD sendiri menjadi fitur yang terkadang memakan baterai, tetapi karena POCO X8 Pro memiliki baterai besar, maka mengaktifkan fitur AOD tidak menjadi sebuah masalah.
Kamera

Memang POCO X8 Pro bukanlah smartphone yang berfokus ke kamera. Namun, smartphone ini memiliki kamera yang cukup “oke”. Menggunakan sensor kamera Sony IMX882 dengan OIS, dan lensa 50MP membuat POCO X8 Pro ini memiliki kualitas kamera yang tidak tergolong sebagai kamera “jelek”.
Lensa utama dari POCO X8 Pro ini bisa saja kamu manfaatkan untuk pengambilan foto sederhana, karena kualitas yang dihasilkan juga cukup bagus. Dynamic range dan kontras hingga white balance juga terlihat akurat. Nah, alhasil jepretan foto menjadi memiliki warna yang menyala dan terang, serta tajam. Jujur, ini cukup membuat saya pribadi kagum, karena untuk ukuran smartphone yang bukan fokus ke kamera, POCO bisa menghasilkan foto yang apik.






Untuk portrait sendiri bokkeh yang dihasilkan juga cukup natural, walau ada enhancement, tetapi tidak berlebihan. Jadi, kamu bisa memanfaatkan kamera POCO X8 Pro untuk membuat konten ringan atau mengabadikan berbagai momen sederhana. Zoom bisa mencapai 2x dan ultrawide 0.6x juga seringkali dimanfaatkan untuk mendapatkan hasil foto yang semakin lebar atau lebih dekat.

Kamera depan POCO X8 Pro juga memiliki kualitas yang cukup. Pada kamera depan mereka menawarkan 20MP yang membuat hasil cukup jernih dan cukup natural. Bahkan, POCO juga menyematkan berbagai fitur seperti Palm Shutter Voice Shutter dan Dynamic Shots.
Bagaimana untuk video? Kamu bisa mengambil video dengan kualitas 4K 60FPS. Sudah dibekali dengan gyro-EIS dan HDR10+. Terlihat POCO juga memperhatikan kualitas kamera walau performa menjadi primadona dan prioritas dari X8 Pro ini.
Fitur

Operating System POCO X8 Pro menggunakan Xiaomi HyperOS 3 dengan Android 16, sehingga kamu sudah mendapatkan berbagai fitur yang dimiliki oleh OS terbaru itu. Beberapa fitur dari HyperOS 3 adalah HyperIsland yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan floating window, dan berbagai HyperAI versi terbaru.
Membahas tentang HyperAI sendiri, kamu memungkinkan untuk melakukan ekspansi foto, menghapus objek, merangkum tulisan dari rekaman suara, serta AI Writing. Nah, fitur tersebut biasanya hadir untuk beberapa pilihan smartphone flagship, tetapi POCO membawa HyperOS 3 beserta dengan fitur-fitur lengkapnya untuk X Series terbaru ini.


Fitur lainnya datang dari gaming. POCO membawa Game Turbo yang memungkinkan kamu untuk memonitor secara real time terkait kondisi smartphone ketika kamu sedang bermain game. Ini menjadi fitur yang cukup membantu untuk mengetahui kondisi smartphone, terkhusus ketika kamu bermain game berat, karena dengan bermain game berat biasanya membutuhkan kinerja CPU yang optimal.
Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian desain, POCO X8 Pro memiliki fingerpint 3D Ultrasonic untuk memudahkan kamu dalam membuka smartphone dan meningkatkan keamanan. Selain itu, kamu juga bisa mendaftarkan wajah untuk membuka smartphone, ya mereka memiliki face-recognition.

Selain itu, fitur POCO X8 Pro yang berhasil menarik perhatian adalah Baclight Effects. Ya, ini merupakan sebuah fitur sederhana, tetapi membantu para pengguna untuk mengetahui notifikasi tanpa harus membuka layar smartphone. Kemudian, hadirnya Backlight Effects juga memberikan nilai tambah dari estetika karena adanya LED Light pada bagian kamera
Fitur speaker juga sudah mendapatkan kualitas Dolby Atmos, dan fitur seperti NFC juga sudah disematkan untuk memudahkan para pengguna dalam melakukan top-up uang elektronik dan melakukan berbagai transaksi yang sudah mendukung NFC. Nah, salah satu yang menurut saya cukup disayangkan adalah Dynamic RGB Lighting yang absen pada POCO X8 Pro, tetapi ada di POCO X8 Pro Max, walau ini tidak berpengaruh dengan performa, tetapi adanya RGB membuat smartphone ini bisa semakin agresif dari segi desain.
Performa

Dari segi performa, memang POCO X8 Pro cukup memprioritaskan performa. Kami menggunakan AnTuTu v11 untuk mengetahui performa dari smartphone ini. Selain itu, kami menggunakan game Call of Duty: Mobile untuk mendapatkan jawaban dari performa secara real-time.
Sebelum itu, POCO X8 Pro ini menggunakan MediaTek 8500-Ultra Flagship processor, dengan gabungan Mali-G720 untuk GPU-nya. Nah, jika diatas kertas memang smartphone tersebut secara khusus dirancang untuk memberikan performa maksimal untuk kebutuhan yang berat.
Selain dari gaming, tadi kami sempat menyinggung tentang fitur floating window. Nah, dengan menggunakan prosesor sekelas 8500-Ultra semakin memudahkan kamu untuk melakukan multitasking, sehingga ketika kamu menjalankan lebih dari 1 atau 2 aplikasi, smartphone masih tergolong mulus untuk memberikanmu kenyamanan.
Masuk ke bagian pengujian, kami mendapatkan skor AnTuTu mencapai 2.100.856 dan kami menguji tanpa menghubungkan smartphone dengan charger. Jadi, ketika kamu bermain game dengan tanpa nge-charge maka kamu masih bisa mendapatkan performa yang maksimal.
Kemudian, ketika saya bermain Call of Duty: Mobile, saya mendapatkan FPS rata-rata 60FPS dengan stabil. Nah, ini yang memang dicari oleh para gamer mobile, memang tidak terlalu tinggi, tetapi stabil. Lantas, ketika bermain game dengan kompetitif performa gamer juga tidak akan terganggu dengan drop-nya FPS.
Walau dengan FPS yang stabil dan performa yang dihasilkan dari POCO X8 Pro ini maksimal, apakah smartphone panas? Nah, pengalaman saya bermain selama 1 jam penuh dengan preset Ultra dan rata kanan, POCO X8 Pro ini menimbulkan temperatur yang hangat. Suhu ini masih tergolong masih toleransi. Ini bisa terwujud berkat adanya POCO 3D Dual-Layer IceLoop Cooling System.
Secara sederhana, teknologi POCO 3D Dual-Layer IceLoop Cooling System ini berfungsi untuk mendinginkan berbagai komponen, dan berperan agar komponen yang bekerja bisa menghasilkan performa yang optimal. Maka dari itu, smartphone tidak menimbulkan suhu yang panas secara berlebihan.
Baterai

Membahas tentang baterai, selain dari performa memang aspek ini menjadi salah satu yang diperhatikan oleh POCO. X8 Pro ini memiliki kapasitas baterai sebesar 6500mAh dengan daya pengisian 100W. Selain itu, tipe baterai yang digunakan adalah Silicon Carbon Battery. Faktanya adalah tipe baterai tersebut merupakan baterai yang sudah sering digunakan oleh berbagai jenis flagship, dan akan berpengaruh dari kesehatan dan daya tahan baterai.
Kapasitas baterai tersebut memang bukanlah yang terbesar di kelasnya, pengalaman saya bermain game bisa tahan 9 jam, dan ketika kamu hanya menggunakan untuk keperluan mendasar maka POCO X8 Pro ini memiliki baterai yang tahan hingga up to 20 jam.
POCO X8 Pro ini juga memiliki fitur Bypass Charging, dan biasanya fitur ini akan sangat berguna ketika kamu sering bermain game intens. Singkatnya, ini merupakan fitur yang memungkinkan kamu untuk bermain game sembari menghubungkan smartphone dengan charger. Namun, baterai tidak akan bertambah, karena POCO X8 Pro akan secara cerdas mengalokasikan daya ke prosesor dan komponen lain untuk menunjang performa menjadi lebih maksimal.
Nah, hadirnya Bypass charging juga berpengaruh dengan kesehatan baterai. Jadi, kamu tidak perlu khawatir dengan adanya permasalahan seperti overload charging atau baterai yang bocor karena kamu sebagai pengguna terlalu sering mengisi daya dan berakibat cycle charging yang terlampau tinggi.
Selain itu, fitur POCO X8 Pro yang tidak kalah penting juga datang dari fitur Reverse Charging. Nah, Reverse Charging ini bisa kamu manfaatkan saat keadaan darurat dan memungkinkan untuk mengisi gadget lain seperti TWS atau kipas portable. Ya, bisa dikatakan POCO X8 Pro bisa menjadi powerbank darurat.
Kesimpulan

Pada akhirnya, POCO X8 Pro berhasil menjawab ekspektasi sebagai smartphone yang mengedepankan performa tanpa sepenuhnya mengorbankan aspek lain. Fokus utamanya memang jelas ada di sektor dapur pacu, dan itu terasa konsisten dari hasil benchmark hingga penggunaan nyata saat bermain game. Stabilitas FPS, kemampuan multitasking, serta dukungan fitur seperti Game Turbo membuat pengalaman gaming terasa solid dan minim gangguan.
Di sisi lain, POCO tetap mencoba menjaga identitasnya sebagai perangkat all-rounder. Layar yang nyaman, baterai besar dengan fast charging, hingga fitur-fitur berbasis AI di HyperOS 3 menjadi nilai tambah yang membuatnya tetap relevan untuk penggunaan harian di luar gaming. Kamera memang bukan yang paling menonjol, tetapi masih cukup bisa diandalkan untuk kebutuhan kasual, sehingga tidak terasa sebagai kompromi besar.
Namun, bukan berarti tanpa catatan. Desain yang cenderung simpel dan mudah meninggalkan noda, serta absennya beberapa elemen estetika seperti RGB lighting, bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna yang mencari tampilan lebih standout. Meski begitu, jika prioritas utama kamu adalah performa tinggi dengan daya tahan baterai yang kuat dalam satu paket, POCO X8 Pro tetap menjadi pilihan yang masuk akal di kelasnya.
Spesifikasi POCO X8 Pro

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | POCO X8 Pro |
| Released | 02 April, 2026 |
| Status | Available |
| Price | 5.799.000 |
Platform
| Chipset | MediaTek Dimensity 8500-Ultra |
| CPU | Octa-core CPU, up to 3.4GHz |
| GPU | Mali-G720 MC8 GPU |
| RAM (Memory) | 12GB |
| Storage | 512GB |
| External Storage | - |
| Operating System | - |
| User Interface | HyperOS 3 |
Design
| Dimensions | 157.53mm x 75.19mm x 8.38mm |
| Weight | 207 gram |
| Design Features |
IP68 dust and water resistance |
| Battery |
6500mAh (typ) 100W HyperCharge USB Type-C charging port Up to 27W reverse charging Supports PD3.0/PD2.0 Smart charging |
Display
| Screen Type | AMOLED display |
| Size and Resolution | 6.59" 1.5K 120Hz ultra-bright AMOLED display |
| Touch Screen | Yes |
| Features |
TÜV Rheinland Low Blue Light (Hardware Solution) Certified TÜV Rheinland Flicker Free Certified TÜV Rheinland Circadian Friendly Certified Dolby Vision® Corning Gorilla Glass 7i |
Network
| Network Frequency | 2G, 3G, 4G, 5G |
| SIM | Dual nano SIM, dual standby |
| Data Speed | HSPA 42.2/5.76 Mbps |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 50 MP, f/1.5, 26mm (wide), 1/1.95", 0.8µm, PDAF, OIS 8 MP, f/2.2, 15mm (ultrawide), 1/4.0", 1.12µm |
| Front | 20 MP, f/2.2, (wide), 1/4" |
| Flash | LED flash |
| Video | 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps, gyro-EIS, HDR10+ | 1080p@30/60fps |
| Camera Features |
Dynamic shots Motion capture Documents mode Motion tracking focus Portrait mode Pro mode50MP mode Voice shutter HDR Panorama |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct |
| Bluetooth | 6.0, A2DP, LE, aptX HD, LHDC 5, Auracast, ASHA |
| USB | USB Type-C 2.0, OTG |
| GPS | GPS (L1+L5), BDS (B1I+B1c+B2a), GALILEO (E1+E5a), QZSS (L1+L5), NavIC (L5), GLONASS |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | Yes |
| NFC | |
| Infrared | Yes |
Smartphone Features
| Multimedia Features | Stereo speakers |
| FM Radio | - |
| Web Browser | HTML5, Google Chrome |
| Messaging | SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM |
| Sensors | Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, compass, proximity |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



