Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ini Risiko Jika Membeli Ponsel Black Market

Sebagai pengguna smartphone tentunya ingin memiliki ponsel berkualitas tinggi. Tapi apa daya uang di dompet tidak mencukupi atau terbatas. Oleh karena itu, banyak orang yang melakukan jalan pintas. Mereka membeli ponsel black market (selundupan dari luar negeri) dengan harga miring.

Ponsel black market yang ilegal ini seringkali menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin membeli gawai dengan harga miring. Bagaimana tidak, dibandingkan dengan smartphone yang dijual secara resmi, ponsel black market dijual jauh lebih murah dan model baru lebih cepat masuk ketimbang smartphone bergaransi resmi.

Baca juga: Ponsel Ilegal Marak, Pemerintah Andalkan SIRINA untuk Monitor IMEI

Meskipun harga jual terbilang sangat murah, membeli ponsel black market ternyata menyimpan bahaya tersendiri. Nah kali ini Gizmin akan membahas bahaya dari membeli smartphone ilegal.

ponsel black market
ilustrasi ponsel

Ponsel black market tidak memiliki garansi resmi

Karena produk dari Black Market tidak melewati bea cukai berarti produk itu bisa dikatakan sebagai barang ilegal. Itu berarti kamu tidak akan mendapatkan garansi resmi jika membeli ponsel black market. Hal ini pastinya berisiko, karena garansi resmi sangat penting bagi pembeli. Jika nanti ada suatu masalah pada perangkat, dengan adanya garansi resmi bisa langsung mengajukan klaim ke pusat servis.

Risiko cepat rusak

Related Posts
1 daripada 15

Meskipun ponsel black market terlihat berkualitas, bukan berarti kamu sudah aman dari ancaman kerusakan. Jika ponsel sudah rusak, maka tidak akan mudah untuk memperbaikinya. Seperti yang Gizmin katakan sebelumnya, ponsel ilegal ini tidak mempunyai garansi dan umunya merupakan ponsel impor dari luar negeri.

Ponsel black market juga tidak ada kontrol kualitas dari penjual. Garansi biasanya paling lama 1 bulan. Bisa saja ponsel tersebut rekondisi atau bahkan palsu.

Keaslian spare part dan aksesori 

Aksesori biasanya kita dapatkan ketika kita memberi ponsel dan sudah tersedia di dalam kotaknya. Aksesori adalah salah satu hal yang penting bagi smartphone, misalnya charger. Memiliki smartphone bagus tanpa dibarengi dengan kabel charger yang bagus bisa berpotensi perangkat cepat rusak. Fungsi kabel charger sangat penting karena kamu akan selalu membutuhkan benda ini ketika kamu mengisi baterai smartphone.

Dengan membeli ponsel ilegal, tidak ada jaminan keaslian dari aksesori yang menyertai. Bahkan bisa saja spare part di dalamnya sudah diganti.

Rentan pemblokiran IMEI

Peredaran ponsel ilegal sudah sangat meresahkan bahkan merugikan negara. Akibat dari maraknya ponsel ilegal tersebut, negara menjadi kehilangan potensi pemasukan pajak yang ditaksir mencapai triliunan rupiah. Bukan hanya pemerintah, fenomana ponsel Black Market ini juga merugikan berbagai pihak termasuk pengembang teknologi, operator selular, dan konsumen.

Oleh sebab itu pemerintah tengah menggodok regulasi mengenai IMEI untuk mencegah beredarnya penjualan ponsel ilegal di Indonesia. Jadi jika kamu nanti bermaksud untuk membeli ponsel black market, terutama setelah tanggal 17 Agustus 2019, kemungkinan besar tidak akan bisa dipakai.

Jadi gimana nih? Apa Gizmolovers masih berminat membeli ponsel  black market?