Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia gagal meraih medali emas di Asian Games 2026. Berhadapan dengan Myanmar, skuad Merah Putih harus takluk dari Negara Seribu Pagoda ini dengan skor 0-4 tanpa balas.
Bertanding dalam format best of 7 (Bo7), partai final yang digelar di Aichi Sky Expo Hall D hari ini, Kamis (1/10/2026), berjalan berat sebelah sejak game pertama berlangsung untuk timnas MLBB Indonesia.
Baca Juga: Samsung Galaxy Tab S12 Series Andalkan Performa Produktivitas dengan Dua Opsi Layar Besar
Terlihat Syauki “Nino” Fauzan Sumarno, Muhammad “Yazukee” Affan Wahyudi, Dalvin “Hijumee” Ramadhana Putra, Arifudin “Arfy” Dingarai Putra, dan Alexander “alekk” Owen Marcetami Buhe mengalami kesulitan bermain lepas.
Timnas Indonesia kerap berada dalam situasi dan kondisi tertekan, di mana para pemain lawan mampu menjelajah seluruh area map land of dawn dengan lebih bebas.
Tak hanya itu, draft pick hero pilihan Garuda Muda juga beberapa kali mampu di counter dengan sempurna lawan. Di sisi lain, Myanmar pun tampil lebih konsisten sejak gim pertama.
Walau sempat memberikan perlawanan, timnas Indonesia tidak mampu memanfaatkan momentum hingga Myanmar akhirnya mengamankan kemenangan 4-0 sekaligus merebut medali emas Asian Games 2026.
Meski gagal naik ke podium tertinggi, raihan medali perak menunjukkan Indonesia masih menjadi salah satu kekuatan utama Mobile Legends di tingkat internasional. Sepanjang turnamen, timnas memperlihatkan performa kompetitif saat menghadapi sejumlah tim unggulan Asia.
Timnas MLBB Indonesia Tambah Koleksi Medali dari Cabang Esports

Medali perak dari nomor MLBB menambah kontribusi esports untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Cabang esports kembali menjadi salah satu penyumbang prestasi setelah beberapa nomor pertandingan berlangsung sepanjang pekan terakhir.
Bagi komunitas MLBB Indonesia, hasil ini tentu meninggalkan rasa campur aduk. Di satu sisi, peluang timnas MLBB Indonesia meraih emas harus pupus di partai final. Namun di sisi lain, keberhasilan mencapai final dan membawa pulang medali perak tetap menjadi pencapaian yang layak diapresiasi.
Perjalanan timnas MLBB Indonesia juga menunjukkan regenerasi pemain Indonesia masih berjalan dengan baik. Dengan persaingan yang semakin ketat di level Asia, pengalaman tampil di panggung Asian Games dapat menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya.
Timnas MLBB ke Asian Games 2026, Nino dkk Bidik Emas

Syauki “Nino” Sumarno menyatakan dengan tegas dia dan rekan satu timnas MLBB Indonesia siap bertanding di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Pemain yang saat ini masih tergabung di tim esports Alter Ego tersebut menyebut, latihan fisik dan latih tanding bersama pelatih timnas MLBB membantu tim mempersiapkan diri untuk mengejar medali emas.
“Latihan dari Coach Eki bisa dibilang lumayan keras. Dari coach Mobile Legends juga sudah bagus banget. Jadi, kita sudah siap banget,” kata Nino dalam wawancara di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Asian Games 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Rentang tersebut merupakan jadwal keseluruhan pesta olahraga, bukan jadwal khusus pertandingan MLBB.
Bagi Nino, persiapan selama pelatnas terasa langsung dalam aktivitas sehari-hari. Ia mengaku lebih bugar dan tidak mudah lelah setelah mengikuti rutinitas latihan.
Nino: Timnas MLBB Percaya Diri Kejar Emas Asian Games 2026
Perubahan selama latihan turut memperkuat keyakinan Nino menghadapi persaingan. Ia menilai performa timnas MLBB Indonesia berkembang dan ingin membawa ke posisi pertama.

“Jujur, aku yakin banget karena dari latihan kita, aku melihat ada perubahan yang besar, terutama dari performa kita,” ujar Nino.
Ia mengaku ingin mengubah keadaan ketika timnas MLBB Indonesia, dalam penilaian Nino, lebih sering berada di posisi kedua atau ketiga.
“Jujur, aku merasa percaya diri banget bisa mendapatkan emas. Amin,” kata Nino.
Ambisi itu lebih tinggi daripada sasaran resmi yang dijelaskan Manajer Tim Nasional Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahalo. Menurut Glorya, pemerintah menargetkan satu emas melalui eFootball, sementara atlet dari nomor lain tetap ingin melampaui sasaran tersebut.
Adaptasi Albert untuk Maju Tampil di Timnas MLBB

Selain latihan, Nino membahas proses adaptasi Albert di timnas MLBB Indonesia. Ia menilai Albert perlu menyesuaikan diri dengan kelompok pemain yang sudah terbentuk. Pada saat yang sama, tim perlu membantu Albert agar mereka bisa bergerak bersama.
“Dia yang harus menyesuaikan ke kita, karena enggak mungkin lima orang ini menyesuaikan ke Albert. Yang pasti, kita harus menarik Albert supaya timnas ini maju bareng-bareng, enggak cuma membawa nama klub,” ujar Nino.
Menurut Nino, proses tersebut sejauh ini berjalan baik. Para pemain tetap memiliki porsi latihan bersama klub dan tim nasional. Kepentingan membawa nama Indonesia menjadi hal ia tekankan. Nino ingin timnas MLBB melangkah bersama meski para pemain juga memiliki tanggung jawab di klub.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

