Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Berusia Setahun, Aplikasi Pesan Instan Lokal ChatAja Raih 500 Ribu Pengguna

0 108

Kamu sudah tahu kalau ada aplikasi instant messaging lokal bernama ChatAja? Dari pengamatan di sekitar, sangat jarang yang memakainya. Meski demikian, diam-diam aplikasi yang genap berusia setahun ini sudah memiliki 500.000 pengguna.

Dirilis perdana pada September 2019, Reza Akhmad Gandara, yang sebelumnya bekerja sebagai strategic partnership di Telkom mendirikan aplikasi ChatAja. Mendapat dukungan dari Telkom, aplikasi ini pada awalnya diperuntukkan bagi pegawai di lingkungan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan ASN (Aparatur Sipil Negara). Sehingga tak heran jika cepat meraih angka 500 ribu pengguna di tahun pertama. Dengan enam kota dengan pengguna terbanyak (selain Jakarta) adalah Surabaya, Depok, Bandung, Makassar, Medan, dan Batam.

“Saya dan seluruh tim ChatAja merasa bangga telah dipercaya lebih dari 500 ribu pengguna di seluruh Indonesia dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dimulainya layanan ChatAja di Indonesia. Selanjutnya kami menargetkan 1 juta pengguna hingga akhir September, dan 2 juta pengguna di penghujung tahun sebagai pememacu kami untuk terus mengembangkan layanan ChatAja,” ungkap Reza Akhmad Gandara, Co-Founder & CEO ChatAja.

Dijelaskan lebih lanjut, sejak diluncurkan, ChatAja berfokus pada keamanan dan kedaulatan data. Hal ini ditegaskan oleh penggunaan server berbasis di Indonesia dan fitur Berkas Rahasia, sebuah layanan pesan terenkripsi untuk mengamankan pesan penting.

Baca juga: Paket Kuota Belajar 10GB Telkomsel Rp10 Bisa untuk Aplikasi Belajar Daring dan Konferensi Video

ChatAja Berusaha Memantaskan Diri dengan Berbagai Aplikasi dari Luar

ChatAja Aplikasi“Pada awalnya, ChatAja memang dirancang khusus untuk pegawai BUMN dan ASN. Namun ternyata publik merespon dengan antusias, Maka dari itu kami akhirnya memperluas fokus kami menjadi aplikasi pesan instan untuk seluruh masyarakat Indonesia,” imbuh Reza.

Ia menambahkan, melalui berbagai pengembangan fitur dan platform pada tahun pertamanya, ChatAja juga semakin memantaskan diri untuk berkompetisi dengan berbagai aplikasi pesan instan buatan luar, sambil tetap menjaga kedaulatan data dan informasi melalui platformnya. Selain itu ChatAja bersama Telkomsel meluncurkan promosi Kuota ChatAja Rp10,- yang dapat dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel.

Untuk meningkatkan kenyamanan, pada versi betanya ChatAja juga menghadirkan fitur Cloud Native yang dapat meringkankan beban penyimpanan di telepon selular serta mengurangi kebutuhan untuk backup data. Fitur Jelajah versi awal pun juga turut diluncurkan pada versi ini. Melalui Jelajah, pengguna dapat menikmati sajian berita juga game melalui akun resmi. Tak lupa ChatAja juga menghadirkan fitur bot builder dan bot API untuk memanjakan prosumers (pengguna tingkat lanjut) yang ingin menciptakan chatbot versi mereka sendiri.

ChatAja Perkaya Fitur

Setelah melalui berbagai penyesuaian dan pengembangan aplikasi versi beta, pada tanggal 14 Februari 2020 ChatAja akhirnya meluncurkan aplikasinya secara resmi ke khalayak umum di Google Play Store dan Apple Appstore. Pada peluncuran resminya, ChatAja juga memperbarui akun resmi di fitur Jelajah, termasuk meluncurkan layanan konseling gratis, Simply, hasil kolaborasi dengan Asosiasi Psikolog Sekolah Indonesia.

Kemudian ChatAja terus mengembangkan aplikasinya dimulai dari kerjasama dengan Mojitok, penyedia stiker digital asal Korea untuk fitur Stiker ChatAja. Kemudian kerjasama dengan sejumlah portal lowongan pekerjaan dari Indonesia untuk meluncurkan ChatAja Jobs di fitur Jelajah pada bulan Februari 2020.

Pada pembaruan ]selanjutnya di bulan April, ChatAja dibantu oleh Zookiz (Vietnam) untuk memperkaya koleksi stiker statis dan dinamis hingga mencapai lebih dari 100 buah. ChatAja juga menggandeng berbagai kantor berita untuk menghadirkan akun kanal ChatAja News. “Berkat kolaborasi-kolaborasi tersebut juga kami dapat menghadirkan berbagai fitur unggulan yang dapat mendorong kami untuk terus bersaing dengan berbagai aplikasi serupa buatan luar.”

Sebagai respon terhadap pandemi COVID-19, di bulan Mei 2020 ChatAja meluncurkan Tab Kesehatan dan Stiker Corona. Melalui berbagai stiker khusus tentang imbauan kesehatan tersebut, ChatAja berharap para pengguna dapat terus mengkomunikasikan protokol dan anjuran kesehatan dengan cara yang lebih menyenangkan. Sedangkan Tab Kesehatan pada fitur Jelajah dibuat untuk mempermudah pengguna mengakses berbagai informasi kesehatan, yang terdiri dari dua akun resmi dan dua kanal, termasuk layanan konseling gratis via chat, Simply.

Pada Agustus 2020, ChatAja meluncurkan pembaruan besar terbarunya, Tab Figur Publik di fitur jelajah. Melalui Tab Figur Publik, pengguna dapat merasakan serunya mengobrol dengan Raditya Dika, Rachel Vennya, Maell Lee, hingga Adinda Thomas, melalui empat akun resmi yang ditenagai oleh teknologi Chatbot AI yang dikembangkan oleh tim ChatAja. Melalui fitur ini pula ChatAja berhasil menjadi aplikasi pesan instan pertama buatan Indonesia yang mampu menghadirkan pengalaman ngobrol otentik yang ditenagai oleh teknologi AI.

Kemudian bertepatan dengan satu tahun, di bulan September ini ChatAja berkerja sama dengan Telkomsel meluncurkan promosi Kuota ChatAja Rp10. Kuota ini bisa dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel. Dengan membayar Rp10, pengguna nantinya akan dapat menikmati kuota 5GB yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh fitur ChatAja selama 30 hari.