Jakarta, Gizmologi – DJI resmi meluncurkan Osmo Pocket 4 di Indonesia (17/4), sebuah kamera gimbal saku yang mengusung sensor CMOS 1 inci dengan kemampuan merekam video 4K/240fps dan kualitas low-light superior. Peluncuran lini perangkat kamera baru ini membawa inovasi signifikan yang melanjutkan kesuksesan seri populer DJI sebelumnya.
“Kami melihat pergeseran yang semakin kuat di kalangan kreator, di mana kebutuhan tidak lagi sekadar pada perangkat yang ringkas, tetapi pada solusi imaging yang mampu menghadirkan kualitas profesional dalam berbagai situasi. Osmo Pocket 4 merepresentasikan evolusi tersebut—menggabungkan performa tinggi dengan kemudahan penggunaan dalam satu perangkat yang relevan untuk kebutuhan konten masa kini,” ujar Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle
Rahasia utama di balik ketajaman hasil gambar perangkat ini terletak pada penggunaan sensor CMOS 1 inci yang bekerja berdampingan dengan bukaan lensa atau aperture di angka f/2.0. Menghadirkan hasil potret yang ditangkap akan tetap jernih dan terlihat natural, bahkan ketika pengguna merekam dalam kondisi pencahayaan yang minim.
Secara visual, reproduksi warna yang dihasilkan akan terasa jauh lebih hidup berkat ketersediaan dukungan dynamic range seluas 14 stops serta profil warna tingkat lanjut 10-bit D-Log. Paduan teknologi sensor ini diyakini sangat ampuh dalam menyajikan gradasi warna yang kaya, terutama saat digunakan pada waktu senja atau dalam area dengan kontras cahaya yang tinggi.
Demi menjaga transisi pergerakan kamera tetap terasa sinematik, perangkat genggam ini telah dipersenjatai dengan sistem stabilisasi tiga sumbu atau three-axis stabilization. Fitur penyeimbang mekanis ini secara aktif meredam guncangan, sehingga kreator dapat merekam vlog maupun melakukan livestream dengan gambar yang stabil sambil berjalan.
Lebih canggih lagi, proses perekaman objek bergerak kini sangat dimanjakan oleh dukungan teknologi pelacakan terbaru dari DJI, yakni ActiveTrack 7.0. Keandalan algoritma pelacakan ini mampu secara konsisten melacak dan mengunci pergerakan subjek, bahkan ketika lensa kamera digunakan dalam posisi perbesaran 4x zoom.
Kecerdasan buatan pada perangkat juga mengambil peran penting dalam mengontrol fokus lensa, yang kini didukung oleh fitur Intelligent AutoFocus untuk memastikan subjek selalu terlihat tajam. Ketika pengguna mengaktifkan mode Subject Lock Tracking, kamera akan langsung mengunci target, dan pergantian subjek pun bisa dilakukan dengan instan hanya melalui satu ketukan jari di layar.
DJI juga membenamkan inovasi bernama Registered Subject Priority, sebuah fitur cerdas yang difungsikan untuk memprioritaskan ketajaman fokus pada wajah-wajah spesifik yang datanya telah didaftarkan. Perekaman jarak jauh pun kian mudah karena perangkat dapat membaca gestur fisik tubuh, seperti menggunakan pose telapak tangan (Palm Gesture) untuk memulai Active Track, atau pose dua jari (“V” Gesture) sebagai instruksi untuk mulai merekam.
Baca: DJI Avata 360, Jadi Standar Baru Dukung Perekaman Hingga 8K
Pilihan Paket DJI Osmo Pocket 4

Sektor desain bodi Osmo Pocket 4 dirombak agar lebih intuitif dan sepenuhnya ramah bagi pengguna, sehingga mampu mempercepat alur kerja kreatif di lapangan. Cara pengoperasiannya dirancang sangat instan; pengguna hanya butuh memutar bagian layar untuk langsung menyalakan mesin dan mulai merekam.
Pada area panel utama, DJI menambahkan dua unit tombol mekanis baru, yaitu tombol Zoom yang berfungsi untuk melompat dengan cepat ke perbesaran 2x atau 4x, serta tombol Custom Preset yang bisa diatur untuk mengakses fungsi favorit pengguna. Di samping itu, pergerakan kemiringan lensa kini dikontrol menggunakan 5D joystick terbaru yang dijamin sanggup memberikan tingkat presisi arah yang lebih mumpuni.
Satu hal yang paling menarik dari sisi arsitektur penyimpanan adalah kehadiran memori internal berukuran masif dengan kapasitas ruang kosong mencapai 107GB. Modul penyimpanan ini bahkan diklaim mampu menyajikan kecepatan transfer data hingga 800MB/s, yang secara praktis membebaskan para kreator dari ketergantungan absolut pada kartu memori eksternal.
Berbicara mengenai durasi operasional, efisiensi energi perangkat disokong oleh dukungan fast charging atau pengisian daya cepat, di mana baterai dapat terisi hingga kapasitas 80% hanya dalam kurun waktu 18 menit. Setelah terisi penuh, perangkat inovatif ini siap diandalkan untuk merekam berbagai kejadian penting dengan total waktu rekaman maksimal menembus angka 240 menit.
Bagi kalangan profesional maupun antusias gawai yang tertarik memilikinya, DJI membuka gerbang masa pre-order untuk pasar lokal mulai tanggal 16 hingga 29 April 2026, disusul ketersediaan ritel massal pada 30 April 2026. Perusahaan teknologi ini menghadirkan dua varian opsi paket pembelian di Indonesia untuk menjawab kebutuhan anggaran dan perlengkapan yang berbeda.
Paket standar dengan nama penawaran Osmo Pocket 4 Standard Combo resmi dibanderol dengan harga Rp 8.100.000. Sementara itu, bagi mereka yang mendambakan perlengkapan utilitas paling lengkap, tersedia paket Osmo Pocket 4 Creator Combo seharga Rp 10.300.000, yang sudah menyertakan deretan aksesori penunjang kelas atas, termasuk lensa sudut lebar, unit pemancar DJI Mic 3, tripod mini, serta sebuah modul lampu pengisi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



