Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Huawei Mate 30 Pro Usung Empat Kamera Ciamik dengan Harga Rp12 Jutaan

Stelah diluncurkan secara global pada September yang lalu, pertengahan bulan ini Huawei Mate 30 Pro resmi dipasarkan di Indonesia. Ponsel flagship tersebut masih menggunakan formula yang sama dengan seri sebelumnya, yaitu mengandalkan prosesor bertenaga HiSilicon Kirin dan kamera andal berteknologi Leica. Tentu saja semuanya adalah versi terbaru yang ditingkatkan kualitasnya.

Huawei Mate 30 Pro diperkuat dengan prosesor HiSilicon Kirin 990 yang performanya ngebut. Sedangkan pada bagian fotografi, memakai sistem empat kamera terbaru racikan kerja sama Huawei dan produsen kamera legendaris Leica. Bentuknya unik, yakni tampil dengan konsep ikonik berdesain Halo Ring yang melingkar pada kamera belakangnya.

“Kami senang bisa menghadirkan smartphone flagship kami di penghujung tahun 2019, Huawei Mate 30 akan menentukan standar baru bagi smartphone dalam hal performa, desain, serta teknologi fotografinya,” kata Deputi Country Director Huawei Consumer Business Group, Lo Khing Seng dalam acara peluncuran di Jakarta (14/11).

Harga Huawei Mate 30 Pro

Ponsel flagship premium tersebut dibanderol dengan harga Rp 12.499.000 yang diklaim lebih murah dari negara lain yang ada di Asia Tenggara. Sebagai perbandingan, Huawei P30 Pro pada saat penjualan perdana pada April yang lalu dibanderol dengan harga Rp12,999 juta. Dengan harga segitu, Huawei Mate 30 Pro lebih “pede” bersaing dengan ponsel premium lainnya di pasaran.

Konsumen yang tertarik bisa melakukan pre-order mulai tanggal 15 November hingga 22 November 2019 di 15 toko mitra yang terdaftar. Termasuk di Huawei Experience Store dan Erafone & Megastore yang tersebar di Jakarta, Serpong, Bandung, Surabaya, Bali, dan Solo.

Konsumen terpilih dapat melakukan pre-order dengan sejumlah bonus seperti tambahan garansi 12 bulan dan 3 bulan garansi layar, headset FreeLace dan casing ponsel, kupon Huawei senilai Rp 350 ribu untuk pembelian aplikasi di HUAWEI AppGallery, sertasubsidi hingga Rp 1 juta untuk program trade-in.

Pengambilan Mate 30 Pro sendiri baru akan dimulai pada 23-29 November.

Selanjutnya, Huawei akan membuka kesempatan untuk calon pembeli Mate 30 Pro berikutnya pada periode 30 November-31 Desember dengan penawaran bonus yaitu tambahan garansi 12 bulan dan 3 bulan garansi layar, 27W charger nirkabel dan casing ponsel, dan subsidi hingga Rp 500ribu untuk program trade-in. 

Selain HUAWEI Mate 30 Pro, pada akhir November Huawei akan meluncurkan berbagai perangkat lainnya untuk melengkapi ekosistem Huawei, antara lain FreeBuds 3, HUAWEI Watch GT 2 untuk seri perempuan, dan tablet Tab 5. 

Related Posts
1 daripada 219

Baca juga: Mengenal Huawei Mobile Services, Pengganti Play Store di Mate 30 Pro

Kelebihan dan kekurangan Huawei Mate 30 Pro

Huawei Mate 30 Pro SpesifikasiSejak diluncurkan, Huawei Mate 30 Pro disebut sebagai “kamera berponsel” terbaik di dunia. Bahkan laman pemeringkat kamera DxOMark memberikan skor 121, tertinggi saat diluncurkan, bagi sistem empat kamera yang dibenamkan Huawei pada Mate 30 Pro.

Sistem empat kamera tersebut terdiri dari dua kamera utama bersolusi 40 Megapixel (satu Cine Camera Ultra Wide Angle Lens dan 40 MP SuperSensing Camera,  8 MP Telephoto Lens, dan 3D Time of Light Camera untuk memberikan efek bokeh. 

Cine Camera Ultra Wide Huawei Mate 30 Pro mampu merekam video 4K/60fps. Teknologi ini juga mendukung video 4K di berbagai kondisi, seperti cahaya redup, ultra-wide, ataupun dengan teknik time-lapse. Sedangkan SuperSensing Camera dengan sensor 1/1.7 inci diklaim dapat menangkap 40% lebih banyak cahaya untuk memberikan hasil gambar optimal meskipun di kondisi minim cahaya.

Selain itu, Mate 30 Pro mengunggulkan fitur  slow-motion video hingga 7680 frame per detik dalam resolusi HD. Sementara kamera telefoto 8MP HUAWEI Telephoto Camera menawarkan 3x optical zoom, 5x Hybrid Zoom, dan hingga 30x Digital Zoom. Optical Image Stabilization (OIS) + AI Stabilization (AIS) serta 3D Depth Sensing, melengkapi teknologi fotografi yang ada di Mate 30 Pro.

Namun, kehadiran Mate 30 Pro bukan tanpa cela. Buntut dari perang dagang antara AS vs China, Mate 30 Pro terpaksa hadir di pasaran tanpa Google Mobile Services (GMS) yang tentu saja bakal membuat calon pemilik ponsel premium ini sedikit kerepotan.

Beberapa aplikasi yang berhubungan dengan GMS seperti Gmail dan Google Map bakalan sulit untuk berjalan secara normal. Sebagai solusi, Huawei telah menyematkan HUAWEI Mobile Services (HMS) untuk menutup celah tersebut.

HMS merupakan aplikasi dan layanan dari Huawei untuk ekosistem perangkat yang salah satunya menyediakan toko aplikasi Huawei AppGallery sebagai pengganti Google Play Store.

Lewat platform tersebut, pemilik Mate 30 Pro tetap dapat mencari dan mengunduh beragam aplikasi juga games layaknya di toko aplikasi milik Google itu. Sejak peluncuran global di bulan April 2018, AppGallery telah melayani lebih dari 300 juta pengguna aktif per bulannya di 170 negara dan wilayah. Pengunduhan yang terakumulasi telah mencapai 180 juta dalam setahun dan jumlah aplikasi yang diluncurkan di Huawei. (PNJ)

Spesifikasi Huawei Mate 30 Pro

Dimensi: 158.1mm(H) x 73.1mm (W) x 8.8mm (D) dan berat 198 gram
Prosesor: HUAWEI Kirin 990 2x Cortex-A76 Based 2.86GHz + 2x Cortex-A76 Based 2.09GHz + 4x Cortex-A55 1.86GHz
Sistem operasi: EMUI10 (based on Android 10)
Memori: 8GB RAM dan 256GB ROM
Kamera depan: 32MP, f/2.0 aperture
Kamera belakang: SuperSensing Cine Camera, 40MP SuperSensing Camera, f/1.6 aperture, with OIS 40MP Cine Camera, f/1.8 aperture, 8MP Telephoto Camera, f/2.4 aperture, with OIS, 3D Depth Sensing Camera, Dual LED flash, Laser Focus Sensor, Color Temperature Sensor
Layar: OLED Display, 6.53-inch4. Resolusi FHD+ (2400×1176) 6 Color gamut: 16.7 million colors, DCI-P3 Color Space
Security: 3D Face Unlock dan in display fingerprint. IP68 certification.
Baterai: 4500mAh dengan dukungan 40W Wired HUAWEI SuperCharge dan 27W Wireless HUAWEI SuperCharge, serta Wireless Reverse Charge