Jakarta, Gizmologi – Nampaknya ini merupakan bulan yang cukup sibuk bagi brand asal China satu ini. Ya, vivo sendiri baru saja memperkenalkan flagship terbaiknya untuk pasar global, sementara di Indonesia tengah menyiapkan kembalinya T Series. Namun lain halnya di negara asal, yang justru menghadirkan vivo Y600 Pro dengan kapasitas daya baterai yang sangat fantastis.
Ya, vivo Y600 Pro mengusung baterai lebih dari 10,000mAh, tergolong sangat besar dan jauh lebih lega dibandingkan generasi sebelumnya. Tren kapasitas baterai yang terus naik satu ini seolah menunjukkan bila permintaan akan smartphone dengan baterai tahan lama terus menarik perhatian konsumen, terutama di segmen menengah ke bawah. Selain aspek lain seperti desain, durabilitas, hingga performa.
Di Indonesia sendiri, sejumlah seri smartphone vivo telah hadir mengusung daya baterai cukup besar. Mulai dari vivo X300 yang bisa sematkan daya 6040mAh dalam dimensi bodi sangat kompak, maupun vivo Y31d Pro dengan kapasitas 7000mAh. Lantas apa saja benefit baterai lebih besar yang diusung vivo Y600 Pro dalam skenario penggunaan harian?
Baca juga: Resmi di Indonesia, Harga vivo Y31d Pro Mulai Rp4 Jutaan dengan Daya Tahan Ekstrem & Desain Satin 3D
Baterai vivo Y600 Pro Cukup Untuk Menelepon Non-Stop Hampir Dua Hari

Sebelum membahas daya tahannya, baterai vivo Y600 Pro yang berkapasitas 10200mAh berhasil dihadirkan lewat baterai silikon karbon generasi keempat, di mana komposisi silikonnya lebih tinggi dengan densitas energi yang juga lebih padat. Artinya? Daya baterai bisa lebih tinggi dalam dimensi fisik yang tetap relatif ramping atau kompak. Membuat dimensi bodi vivo Y600 Pro masih tergolong standar.
Smartphone ini memiliki ketebalan 8,15mm dengan bobot kisaran 220 gram, sementara ukuran bodinya memang tergolong bongsor, mengusung dimensi layar 6,83 inci di sisi depan. Layar vivo Y600 Pro sendiri mengusung panel AMOLED full HD+ 120Hz, dilengkapi dengan sensor kamera punch-hole 32MP di depan. Sistem keamanannya pun didukung oleh in-display fingerprint sensor.

Kembali ke baterai, daya vivo Y600 Pro disebut cukup untuk memutar musik sampai 115 jam, melakukan panggilan suara sampai 47 jam, akses video pendek sampai 28 jam, bermain game sampai 21 jam, hingga digunakan untuk navigasi sampai 16 jam. Tentu angka-angka tersebut terbilang fantastis, namun tidak hanya itu, vivo juga menjamin daya tahan pemakaiannya juga optimal.
Dalam kapasitasnya yang ekstra lega, baterai vivo Y600 Pro disebut bakal tetap memiliki persentase kesehatan daya 80% meski sudah digunakan selama enam tahun, alias setidaknya saat sudah mencapai hingga 1600 kali siklus pengisian. Untuk mengisi daya, vivo tetap sematkan teknologi 90W FlashCharge, sehingga pengguna tak perlu menunggu waktu begitu lama.
Pakai Chipset Baru dari MediaTek

Selain aspek daya, tidak ada yang begitu spesial pada spesifikasi vivo Y600 Pro. Smartphone ini hadir dengan cip Dimensity 7300e dari MediaTek, yang bisa dibilang versi lain dari seri 7300 standar, hanya saja dengan GPU yang sedikit lebih inferior serta optimalisasi daya lebih baik. Secara software, tentu sudah menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16, membawa sejumlah fitur pintar dan fitur ekstra khas smartphone baru vivo.
Di belakang, modul kamera lingkaran yang terlihat besar, sejatinya hanya menjadi rumah dari sensor utama 50MP f/1.8. Sementara sensor kedua sejatinya merupakan sensor inframerah, yang bisa dimanfaatkan untuk kendali perangkat rumah dan sejenisnya. Smartphone ini juga dirancang kuat, lengkap dengan sertifikasi hingga IP69.
Tersedia dalam empat opsi warna berbeda, harga vivo Y600 Pro di negara asalnya dibanderol mulai CNY2099 atau sekitar Rp5,3 jutaan, tersedia dalam opsi memori mulai 8+128GB hingga 12+512GB. Menurut Gizmo friends, perlukah vivo Indonesia menghadirkan opsi smartphone dengan kapasitas baterai sebesar ini?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



