Jakarta, Gizmologi – Hingga saat ini, masih ada beberapa wilayah di Aceh dan Sumatera yang sedang dalam proses pemulihan pascabencana banjir maupun tanah longsor beberapa bulan lalu. Dibutuhkan partisipasi dari berbagai pihak secara kolektif demi mempercepat proses pemulihan. Dan salah satu yang terbaru adalah usaha dari Fujifilm Indonesia, yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, memberikan fasilitas mobile x-ray di Aceh.
Ya, selain bergerak di bidang imaging, Fujifilm juga terus berinovasi dalam bidang lainnya termasuk healthcare, sehingga usaha kali ini sejalan dengan tujuan global perusahaan. Adanya bencana yang terjadi pada akhir November tahun kemarin telah berdampak pada ratusan ribu warga di Aceh maupun Sumatera Utara. Dan tidak hanya itu, menyebabkan sejumlah fasilitas kesehatan mengalami kerusakan hingga gangguan operasional—menimbulkan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
Menjadi salah satu tantangan utama, Fujifilm dan Kemenkes bekerjasama untuk memulihkan fasilitas layanan diagnostik bagi masyarakat terdampak, melalui penyediaan unit mobile x-ray di RSUD Langsa, Aceh. Solusi diagnostik yang memadai dan dapat dijangkau oleh pasien, dinilai dapat menjadi elemen penting dalam memastikan layanan kesehatan tetap berjalan di tengah proses pemulihan pascabencana.
Baca juga: FUJIFILM X-T30 III Hadir di Indonesia, Tawarkan Prosesor Hingga Film Simulation Baru
Sejalan dengan Tujuan Utama Kedua Pihak

Tidak hanya sejalan dengan tujuan global Fujifilm, usaha ini juga sesuai dengan upaya Kemenkes dalam memastikan keberlangsungan layanan kesehatan, sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi situasi krisis maupun pascabencana. Kerjasama kedua pihak telah ditandai lewat sesi penandatanganan perjanjian pada 7 April lalu.
Rizka Andalusia, Direktur Jenderal Farmasi dan Alkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan bila pihaknya akan terus mendorong penguatan fasilitas kesehatan, agar tetap mampu memberikan layanan yang optimal, termasuk dalam situasi kritis. “Dukungan teknologi seperti mobile x-ray system ini memberikan kemudahan bagi tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan secara cepat dan tepat di sisi pasien. Kami mengapresiasi dukungan Fujifilm Indonesia dalam meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah terdampak.”
Sementara itu, Masato Yamamoto, Presiden Direktur Fujifilm Indonesia mengatakan bila pemberian pengobatan bukanlah satu-satunya tantangan terbesar dalam situasi pascabencana, namun juga untuk memastikan diagnosis tetap bisa dilakukan secara instan dan akurat. “Kami melihat bahwa teknologi harus mampu beradaptasi dengan kondisi di lapangan dan harus dapat membantu tenaga kesehatan memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat.”
Bisa Dimanfaatkan dalam Kondisi yang Lebih Tidak Menentu

Solusi yang dihadirkan oleh Fujifilm yakni melalui teknologi diagnostik mobile x-ray system, dinilai bakal bermanfaat bagi masyarakat luas termasuk mereka yang masih terdampak bencana. Tidak hanya dapat dilakukan di ruangan radiologi, teknologi ini juga memungkinkan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan radiologi secara langsung di sisi tempat tidur pasien, sesuai namanya (mobile). Dinilai lebih tepat guna dalam situasi pemulihan pascabencana yang lebih tidak menentu.
Kehadiran mobile x-ray system hasil kolaborasi kedua pihak diharapkan dapat mendukung semua tenaga medis dalam memberikan penanganan kesehatan yang lebih responsif nan tepat guna, memastikan masyarakat bisa terus mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan. Menjadi bagian penting dalam membantu fasilitas kesehatan kembali beroperasi secara optimal.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



